Kompas.com - 02/08/2016, 13:13 WIB
|
EditorSandro Gatra

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu PDI Perjuangan Gembong Warsono mengatakan, mekanisme penentuan nama calon gubernur DKI Jakarta di internal PDI-P belum rampung.

PDI-P, kata dia, masih mencermati dinamika politik yang terjadi di lapangan. PDI-P masih mencermati beberapa nama.

Selain enam nama calon yang sudah diserahkan kepada Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri, ada pula tokoh lain.

(baca: Jika PDI-P Dukung Ahok-Djarot, Hanura Yakin Tak Akan Ada Saingan)

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan dan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Budi Waseso turut dicermati PDI-P.

"Semua masih dalam pantauan, yang muncul di masyarakat. Risma muncul dari masyarakat, Anies Baswedan, beliau juga muncul dari masyarakat. Ada beberapa elemen yang menginginkan Anies untuk maju. Buwas juga, termasuk Pak Ahok juga," tutur Gembong saat dihubungi, Selasa (2/8/2016).

"Jadi, kalau gelombang harapan masyarakat tinggi, mengapa tidak dipertimbangkan?" kata dia.

 

(baca: Menurut Ketua DPP PDI-P Ini, Ahok Tak Masuk Pertimbangan Megawati)

Adapun dua kader PDI-P yang dianggap sebagai calon kuat untuk menjadi penantang Ahok, kata Gembong, adalah Boy Sadikin dan Djarot Saiful Hidayat.

Namun, untuk pengumuman nama calon yang akan diusung, PDI-P masih menunggu waktu yang tepat.

"Itu kewenangan DPP, menunggu momentum terbaik," kata Gembong.

Kompas TV Makna Ucapan Ahok Tentang Risma
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.