Senjata Milik Santoso Ditemukan Berdasarkan Informasi Istrinya

Kompas.com - 26/07/2016, 23:05 WIB
Senjata api jenis SS2-V2 yang ditemukan tim Satgas Ops Tinombala 2016 di hutan Poso, Selasa (26/7/2016). Senjata itu ditinggalkan oleh istri Santoso dalam pelariannya sejak Senin (25/7/2016). DOK. SATGAS OPS TINOMBALA 2016Senjata api jenis SS2-V2 yang ditemukan tim Satgas Ops Tinombala 2016 di hutan Poso, Selasa (26/7/2016). Senjata itu ditinggalkan oleh istri Santoso dalam pelariannya sejak Senin (25/7/2016).
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Personel TNI, Tim Alfa 29 Yonif 515/Raider Kostrad berhasil menemukan senjata milik Santoso Abu Wardah, pimpinan Mujahidin Indonesia Timur (MIT), yang tewas ditembak beberapa waktu lalu.

"Senjata yang ditemukan itu adalah jenis SS2 V4 dengan nomor senjata 015700," ujar Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Tatang Sulaiman, melalui siaran pers, Selasa (26/7/2016).

Senjata itu ditemukan Selasa pukul 13.20 WITA di area lokasi tanah longsor yang berjarak 50 meter dari pinggir sungai Tambarana Poso, Sulawesi Tengah.

Saat ditemukan, senjata itu disandarkan pada sebuah pohon.

Tatang menjelaskan, keberadaan senjata milik Santoso itu diketahui berdasarkan informasi dari Jumiatun Muslim, istri Santoso, yang ditangkap, beberapa waktu lalu.

Dengan pendekatan komunikasi, tim berhasil mengorek informasi soal keberadaan senjata Santoso.

"Awalnya Jumiatun lupa (keberadaan senjata Santoso) karena terakhir itu dia lihat malam hari dan dia sudah lelah membawa senjata yang berat. Tapi akhirnya kami menemukan," ujar Tatang.

Selain mengorek keberadaan senjata Santoso yang dikabarkan masih tersebar di sejumlah tempat, TNI juga menggali informasi soal keberadaan kelompok teroris yang masih tersisa di pegunungan itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berkas Perkara Terasangka Petrus Edy Susanto Diserahkan Penyidik ke Jaksa

Berkas Perkara Terasangka Petrus Edy Susanto Diserahkan Penyidik ke Jaksa

Nasional
Berkas Perkara Eks Pejabat Wijaya Karya I Ketut Suarbawa Dinyatakan Lengkap

Berkas Perkara Eks Pejabat Wijaya Karya I Ketut Suarbawa Dinyatakan Lengkap

Nasional
Menurut Komnas HAM, Ini Isu yang Picu Pelanggaran Kebebasan Berpendapat

Menurut Komnas HAM, Ini Isu yang Picu Pelanggaran Kebebasan Berpendapat

Nasional
Jokowi Pilih 'Nusantara' Jadi Nama Ibu Kota Baru, Pansus RUU IKN Beri Catatan

Jokowi Pilih "Nusantara" Jadi Nama Ibu Kota Baru, Pansus RUU IKN Beri Catatan

Nasional
Kejagung Periksa 3 Saksi Kasus Proyek Penyewaan Satelit di Kemenhan

Kejagung Periksa 3 Saksi Kasus Proyek Penyewaan Satelit di Kemenhan

Nasional
Update 17 Januari: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 57,69 Persen

Update 17 Januari: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 57,69 Persen

Nasional
Menpan RB: Rekrutmen ASN pada 2022 Difokuskan pada PPPK, Khususnya Guru dan Nakes

Menpan RB: Rekrutmen ASN pada 2022 Difokuskan pada PPPK, Khususnya Guru dan Nakes

Nasional
Ibu Kota 'Nusantara' Disebut Akan Lebih Banyak Pakai APBN, Kepala Bappenas: Saya Belum Baca

Ibu Kota "Nusantara" Disebut Akan Lebih Banyak Pakai APBN, Kepala Bappenas: Saya Belum Baca

Nasional
Update 17 Januari: 269.513 Spesimen Diperiksa, 'Positivity Rate' 3,7 Persen

Update 17 Januari: 269.513 Spesimen Diperiksa, "Positivity Rate" 3,7 Persen

Nasional
DPP PDI-P Undang Erick Thohir, Siti Nurbaya, dan Teten Masduki ke Diskusi di Sekolah Partai

DPP PDI-P Undang Erick Thohir, Siti Nurbaya, dan Teten Masduki ke Diskusi di Sekolah Partai

Nasional
Merasa Difitnah Pelapor di Kasus Terorisme, Munarman Akan Tuntut di Akhirat

Merasa Difitnah Pelapor di Kasus Terorisme, Munarman Akan Tuntut di Akhirat

Nasional
Tak Merasa Disindir Anies, PSI: Harusnya Balasannya Memastikan Sirkuit Formula E Tepat Waktu

Tak Merasa Disindir Anies, PSI: Harusnya Balasannya Memastikan Sirkuit Formula E Tepat Waktu

Nasional
Satgas: Penonton MotoGP Mandalika 2022 Akan Karantina dengan Sistem 'Bubble'

Satgas: Penonton MotoGP Mandalika 2022 Akan Karantina dengan Sistem "Bubble"

Nasional
Komnas HAM: Sepanjang 2020-2021 Pelanggaran Kebebasan Berpendapat Paling Banyak Terjadi di Ruang Digital

Komnas HAM: Sepanjang 2020-2021 Pelanggaran Kebebasan Berpendapat Paling Banyak Terjadi di Ruang Digital

Nasional
Siap-siap, Ini Bocoran Jadwal Pemindahan ASN ke Ibu Kota Negara Baru 'Nusantara'

Siap-siap, Ini Bocoran Jadwal Pemindahan ASN ke Ibu Kota Negara Baru "Nusantara"

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.