Diam-diam, Surya Paloh Temui Jokowi di Istana

Kompas.com - 12/07/2016, 18:50 WIB
Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (paling kiri ke kanan) di Kantor DPP Partai Nasdem, Gondangdia, Jakarta, Selasa (7/6/2016) KOMPAS.com/Nabilla TashandraKetua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (paling kiri ke kanan) di Kantor DPP Partai Nasdem, Gondangdia, Jakarta, Selasa (7/6/2016)
Penulis Ihsanuddin
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (12/7/2016). Pertemuan Jokowi dan Surya Paloh ini tidak ada dalam jadwal resmi kegiatan Jokowi.

Agenda dari Biro Pers Istana Kepresidenan hanya menyebutkan bahwa Jokowi memiliki agenda "intern" sepanjang hari Selasa ini. Kedatangan Surya juga tak diketahui awak media karena yang bersangkutan tidak lewat pintu belakang tempat para tamu biasanya hadir.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari petugas di Istana, Surya Paloh datang sendirian ke Istana melalui pintu samping dekat Wisma Negara yang steril dari pantauan wartawan.

(Baca: Jokowi: Ah, Saya Jadi Ingat "Reshuffle" Kabinet...)


Surya Paloh tiba seorang diri pada pukul 13.30 WIB dan langsung bertemu empat mata dengan Jokowi.

Ketua DPP Nasdem Irma Suryani Chaniago membenarkan pertemuan Jokowi dan Surya Paloh. Menurut dia, kunjungan Surya ke Istana untuk silaturahim pasca-hari raya Idul Fitri.

"Halalbihalal. Silaturahim biasa saja sih kata Bang Surya," kata Irma saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa sore.

(Baca: Kata Tjahjo Kumolo Ihwal "Reshuffle" Kabinet)

Irma memastikan pertemuan tersebut bukan terkait dengan reshuffle kabinet. Sebab, Nasdem sebagai partai pendukung pemerintah mengerti reshuffle adalah hak prerogatif Presiden.

"Kalau soal reshuffle itu kan hak Presiden. Nasdem taat kok dengan aturan main yang menjadi domain Presiden," ucap dia.

Selain memanggil Surya Paloh, hari ini Jokowi juga memanggil Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator bidang Ekonomi Darmin Nasution, dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X