Kata Kapolri, Tewasnya Siyono Buat Sulit Telusuri Gudang Senjata Jamaah Islamiyah

Kompas.com - 20/04/2016, 14:28 WIB
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti Ambaranie Nadia K.MKapolri Jenderal Badrodin Haiti
|
EditorSandro Gatra

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Polri Jenderal Pol Badrodin Haiti mengatakan bahwa kematian terduga teroris asal Klaten, Siyono, merupakan satu kejadian yang sama sekali tidak diinginkan oleh pihaknya.

Pasalnya, menurut Badrodin, Siyono menyimpan banyak informasi yang dibutuhkan, termasuk soal penyimpanan senjata api yang diberikan oleh Awang alias Cenlung.

Awang merupakan Kepala Divisi Investigasi kelompok Jamaah Islamiyah yang berhasil ditangkap di Temanggung, Jawa Tengah, pada 7 Maret 2016.

Dari tangan Awang, Siyono diduga menerima dua pucuk senjata api laras pendek dan lima butir peluru. (baca: Ini Alasan Polri Ingin Periksa Ayah Siyono dalam Sidang Etik Densus 88)


Dari hasil pemeriksaan Siyono, senjata tersebut telah diberikan kepada Tomi Giri alias Pak Pendek yang tinggal di sekitar terminal Krisak, Wonogiri, Jawa Tengah.

Namun, Siyono meninggal setelah ditangkap oleh Densus 88 Polri.

"Meninggalnya Siyono merupakan satu kejadian yang sama sekali tidak diinginkan oleh Polri, mengingat yang bersangkutan menyimpan banyak informasi yang dibutuhkan," ujar Badrodin dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR RI di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/4/2016).

Badrodin menjelaskan, Siyono merupakan kunci bagi kepolisian untuk mengungkap jaringan terorisme, khususnya jaringan Jamaah Islamiyah. (baca: Ketua Pansus: Revisi UU Anti-Terorisme Akan Berkaca Kasus Siyono)

Dengan demikian, kata Badrodin, kematian Siyono membuat Kepolisian sulit untuk akses informasi yang seharusnya bisa diperoleh dari Siyono.

Menurut Badrodin, Siyono merupakan salah satu pemimpin Jamaah Islamiyah yang mengetahui letak gudang persenjataan kelompoknya yang sudah dikumpulkan sejak peristiwa bom Bali.

"Meninggalnya Siyono, akses informasi yang seharusnya bisa diperoleh menjadi hilang," ungkap Badrodin.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X