Gayus Belum Punya Teman di Lapas Gunung Sindur

Kompas.com - 24/09/2015, 20:02 WIB
Terpidana kasus mafia pajak, Gayus Halomoan Tambunan, sebelum menjalani pemeriksaan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta Selatan, Rabu (2/2/2011). Gayus akan menjalani pemeriksaan terkait kegiatan perpajakan yang ia lakukan selama menjabat sebagai pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak.  KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWANTerpidana kasus mafia pajak, Gayus Halomoan Tambunan, sebelum menjalani pemeriksaan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta Selatan, Rabu (2/2/2011). Gayus akan menjalani pemeriksaan terkait kegiatan perpajakan yang ia lakukan selama menjabat sebagai pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak.
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejak pindah ke Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Gayus Halomoan Partahanan Tambunan dikabarkan belum mempunyai teman.

Ia masih menjalani hukuman isolasi di sel barunya setelah ketahuan makan di restoran usai sidang gugatan cerai di Jakarta Utara. Ia belum diperkenankan berbaur, berbincang hingga sekedar ngopi bersama napi lain yang kebanyakan terseret kasus narkoba.

"Tadi setelah shalat Idul Adha dia langsung masuk lagi ke kamar bloknya. Dia belum bisa berkenalan dengan napi lain karena lagi masa isolasi. Itu perintah pimpinan. Saya hanya menjalankan perintah, saya dibayar rakyat untuk melaksanakan perintah dan aturan yang ada," kata Kepala Lapas Gunung Sindur, Edi Sigit Budiman, saat dihubungi Tribunnews, Kamis (24/9/2015).

Sejak tiba di Lapas Gunung Sindur dari Lapas Sukamiskin, Bandung, Selasa (22/9/2015), Gayus ditempatkan di satu kamar di Blok A yang berkapasitas 108 napi. Dia penghuni satu-satunya di blok tersebut.

"Sampai hari ini dia masih masih diisolasi di Blok A. Dia sendirian di blok itu, belum ada napi lain. Blok tersebut direncanakan untuk napi para bandar narkoba," ujar Edi.

"Tapi, sekarang belum ada napi bandar narkoba di blok itu, kalau di blok lain sudah ada, sudah terisi. Kalau dibilang kasihan yah tidak, karena saya hanya menjalankan perintah pimpinan," ucapnya. (Abdul Qodir)

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X