Polemik Ketua DPR di Kampanye Donald Trump Jadi Ujian MKD DPR

Kompas.com - 05/09/2015, 19:20 WIB
Ketua DPR Setya Novanto dan Donald Trump APKetua DPR Setya Novanto dan Donald Trump
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi II DPR Budiman Sudjatmiko mengatakan, kehadiran pemimpin legislatif dalam acara kampanye bakal calon presiden Amerika Serikat Donald Trump menjadi momentum menguji transparansi dan integritas Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

"Ini kasus besar, mari kita jadikan momentum ini untuk menguji MKD DPR, bisa tidak kasus ini selesai," kata Budiman dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (5/9/2015).

Dia mengatakan, ujian MKD DPR atas kasus ini dapat mendorong perbaikan DPR ke arah lebih baik. Sebab, kasus ini sudah meluas menjadi skala internasional.

Para anggota dewan mengritik kehadiran para pemimpin DPR dalam acara kampanye bakal calon presiden AS Donald Trump dan akan mengajukan kasus ini ke MKD DPR.


"Kami akan mengajukan ke Mahkamah Kehormatan Dewan. Ini bukan serangan pribadi, tapi ini dilakukan agar ada pertanggungjawaban," kata anggota Komisi I DPR RI Charles Honoris.

Sedangkan anggota Komisi II DPR Diah Pitaloka menyebut langkah elite DPR itu melanggar kode etik anggota dewan, integritas dan kredibilitas citra lembaga di dunia internasional. "Bicara martabat, ini perlu ditindaklanjuti untuk diajukan ke Mahkamah Kehormatan Dewan," kata dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X