Calon Perseorangan di Pekalongan Gugur di Tahap Verifikasi Administrasi

Kompas.com - 08/08/2015, 01:03 WIB
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hadar Nafis Gumay, saat ditemui di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Jumat (29/5/2015). KOMPAS.com/Abba GabrillinKomisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hadar Nafis Gumay, saat ditemui di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Jumat (29/5/2015).
|
EditorFidel Ali Permana


JAKARTA, KOMPAS.com
- Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Pekalongan, Sujaka Martana dan Fauzi Umarlahi, dinyatakan gugur dalam tahap verifikasi administrasi. Keduanya tidak menyerahkan perbaikan syarat administrasi selama tiga hari waktu perbaikan yang diberikan Komisi Pemilihan Umum.

"Informasi di Kota Pekalongan, dari empat pasangan bakal calon, hanya 3 yang mengembalikan perbaikan administrasi," ujar Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay, saat ditemui di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2015).

Sesuai tahapan pencalonan kepala daerah, Jumat merupakan hari terakhir perbaikan syarat administrasi oleh masing-masing pasangan bakal calon. Selain melakukan pemeriksaan berkas administrasi, KPU daerah juga memeriksa hasil tes kesehatan para bakal calon.

Hadar mengatakan, hingga batas akhir penyerahan dokumen perbaikan, pada pukul 16.00, pasangan Sujaka dan Fauzi tidak juga datang ke KPU setempat untuk memenuhi persyaratan. Dengan demikian, pasangan tersebut secara tidak langsung telah dinyatakan gugur dari pencalonan.

"Secara otomatis pasangan itu tidak memenuhi syarat, tetapi pengumuman secara formal mengenai pembatalan pencalonan akan ditetapkan KPUD pada tanggal 24 Agustus 2015," kata Hadar.

Pasangan Sujaka dan Fauzi adalah satu-satunya pasangan yang mendaftar secara perseorangan di Kota Pekalongan. Meski mengalami pengurangan jumlah pasangan calon, pelaksanaan pilkada di Pekalongan belum berpotensi mengalami penundaan, karena masih terdapat tiga pasangan calon lainnya yang mendaftar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Begini Gejala Ringan, Sedang, dan Berat Pasien Omicron

Begini Gejala Ringan, Sedang, dan Berat Pasien Omicron

Nasional
Nama Ahok Masuk Bursa Pimpin IKN, PKS Ingatkan Jokowi Hal-hal Ini

Nama Ahok Masuk Bursa Pimpin IKN, PKS Ingatkan Jokowi Hal-hal Ini

Nasional
PDI-P Lebih Pertimbangkan Ahok Pimpin IKN, Hasto: Bu Risma Memenuhi Kualifikasi, tapi...

PDI-P Lebih Pertimbangkan Ahok Pimpin IKN, Hasto: Bu Risma Memenuhi Kualifikasi, tapi...

Nasional
Marak Spekulan Tanah di IKN, Pemerintah Siapkan PP Pertanahan

Marak Spekulan Tanah di IKN, Pemerintah Siapkan PP Pertanahan

Nasional
Singapura Bisa Latihan Militer di Langit Indonesia, Effendi Simbolon: Kenapa Dikasih?

Singapura Bisa Latihan Militer di Langit Indonesia, Effendi Simbolon: Kenapa Dikasih?

Nasional
PTM 100 Persen Masih Berjalan, PGRI: Tak Ada Artinya Kalau Keselamatan Anak dan Guru Terancam

PTM 100 Persen Masih Berjalan, PGRI: Tak Ada Artinya Kalau Keselamatan Anak dan Guru Terancam

Nasional
Ruang Udara Kecil Jadi Pertimbangan, Singapura Juga Boleh Latihan di Langit RI Saat Era Soeharto

Ruang Udara Kecil Jadi Pertimbangan, Singapura Juga Boleh Latihan di Langit RI Saat Era Soeharto

Nasional
Kabareskrim: Panggilan Kedua untuk Edy Mulyadi Akan Disertai Perintah Membawa

Kabareskrim: Panggilan Kedua untuk Edy Mulyadi Akan Disertai Perintah Membawa

Nasional
Kebakaran Landa Permukiman di Sawah Besar, 240 Jiwa Mengungsi

Kebakaran Landa Permukiman di Sawah Besar, 240 Jiwa Mengungsi

Nasional
Kasus Covid-19 Naik, Ketua IDAI: Ruang Perawatan Khusus Anak di RS Dibuka Lagi

Kasus Covid-19 Naik, Ketua IDAI: Ruang Perawatan Khusus Anak di RS Dibuka Lagi

Nasional
Saat Eks Dirjen Kemendagri Diduga Minta 'Uang Pelicin' agar Dana PEN Kolaka Timur Bisa Cair...

Saat Eks Dirjen Kemendagri Diduga Minta "Uang Pelicin" agar Dana PEN Kolaka Timur Bisa Cair...

Nasional
Pusako: Jika Koruptor Rp 50 Juta Dibiarkan, maka Akan Timbul Budaya Korupsi Baru

Pusako: Jika Koruptor Rp 50 Juta Dibiarkan, maka Akan Timbul Budaya Korupsi Baru

Nasional
UU IKN Diterima Setneg, Faldo: Setelah Diteken, Bisa Lanjut Dibahas Turunannya

UU IKN Diterima Setneg, Faldo: Setelah Diteken, Bisa Lanjut Dibahas Turunannya

Nasional
Kemenkes Pastikan Seluruh Biaya Perawatan Pasien Covid-19 Gratis Ditanggung Negara

Kemenkes Pastikan Seluruh Biaya Perawatan Pasien Covid-19 Gratis Ditanggung Negara

Nasional
KSAU Sebut Pesawat Tempur TNI AU Kini Tak Harus Izin Singapura jika Melintasi Kepri

KSAU Sebut Pesawat Tempur TNI AU Kini Tak Harus Izin Singapura jika Melintasi Kepri

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.