Ini Solusi Jenderal Gatot soal Perkelahian Prajurit TNI

Kompas.com - 01/07/2015, 22:28 WIB
Jenderal TNI Gatot Nurmantyo kompas.com/dani prabowoJenderal TNI Gatot Nurmantyo
Penulis Ihsanuddin
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menilai, bentrok yang kerap terjadi antara prajurit TNI dan anggota Polri, atau antara sesama prajurit TNI, sangat berkaitan dengan kedisiplinan. Ke depan, dia janji akan meningkatkan disiplin prajurit dengan menanamkan pendidikan sejak dini.

"Penanaman disiplin saat pendidikan sudah harus dibiasakan dulu. Contoh rambutnya saja tidak sesuai ketentuan, kita beri sanksi," kata Gatot seusai menjalani uji kepatutan dan kelayakan, di Komisi I DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/7/2015).

Selain saat pendidikan, tambah dia, disiplin juga harus terus ditanamkan di setiap kesatuan. Komandan satuan harus memastikan setiap prajuritnya tidak membuat ulah.

"Kalau ada perkelahian, berarti satuan itu tidak profesional, pemimpinnya tidak benar," kata Kepala Staf Angkatan Darat ini.

Gatot menjelaskan, prajurit yang dipilih TNI bukan orang sembarangan. TNI memilih prajurit yang berjiwa petualang dan siap bertempur. Untuk itu, disiplin prajurit harus ditingkatkan agar jiwa bertempur yang dimiliki tidak disalahgunakan.

"Kalau orang biasa, perang takut. Kalau prajurit disuruh perang dia senang," ujarnya. 

Pada uji kelayakan dan kepatutan hari ini, Komisi I secara aklamasi menyetujui Gatot sebagai Panglima TNI. Gatot akan menggantikan Panglima TNI Jenderal Moeldoko yang akan pensiun pada 1 Agustus mendatang.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X