Kompas.com - 14/04/2015, 15:23 WIB
Drone atau pesawat tanpa awak dilengkapi dengan kamera terbang di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (12/11/2014). KOMPAS.COM / KRISTIANTO PURNOMODrone atau pesawat tanpa awak dilengkapi dengan kamera terbang di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (12/11/2014).
EditorFidel Ali Permana

BANDUNG, KOMPAS.com — Otoritas pengamanan Peringatan Ke-60 Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung melarang penggunaan drone atau helicam dalam peliputan seremoni KAA di kawasan ring satu Gedung Merdeka Kota Bandung, 24 April 2015.

"Peliputan di ring satu dalam acara seremoni napak tilas jalan kaki dari Hotel Homan ke Gedung Merdeka tidak boleh menggunakan drone," kata Kapolda Jabar Irjen Mochammad Iriawan pada Apel Siaga Pengamanan Peringatan Ke-60 KAA di Lapangan Gasibu Kota Bandung, Selasa (14/4/2015).

Menurut dia, penggunaan perangkat itu tidak diperbolehkan karena berbagai pertimbangan, baik keamanan, ketertiban, maupun dalam menjaga suasana seremoni yang akan diikuti delegasi dari 109 negara Asia-Afrika itu.

Dia mengatakan, peliputan disiapkan di sudut-sudut yang sudah ditetapkan dan sudah dikoordinasikan dengan Paspampres, dan dilakukan pewarta yang memiliki kartu khusus peliput KAA.

"Pengamanan KAA di ring satu akan ditangani Paspampres. Meski demikian, kesiagaan tetap berlaku ring dua dan tiga, serta melakukan pengamanan secara intensif. Biar acaranya satu hari, tetapi pengamanan kami lakukan intensif sejak jauh hari dan melibatkan semua satuan kewilayahan," kata Mochammad Iriawan.

Dia menyebutkan, Polda Jabar akan mendirikan posko media center khusus untuk memberikan informasi bagi awak media ataupun masyarakat dalam mendukung seremoni tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satgas: Masyarakat Harus Siapkan Diri Hidup Berdampingan dengan Covid-19

Satgas: Masyarakat Harus Siapkan Diri Hidup Berdampingan dengan Covid-19

Nasional
Kemenag Bertemu Dubes Arab Saudi, Bahas Penyelenggaraan Umrah 1443 Hijriah

Kemenag Bertemu Dubes Arab Saudi, Bahas Penyelenggaraan Umrah 1443 Hijriah

Nasional
Sejumlah Kabupaten/Kota di Provinsi dengan Angka Kematian Tinggi Tak Jalankan PPKM Level 4, Satgas: Ini Alarm untuk Pemda Setempat

Sejumlah Kabupaten/Kota di Provinsi dengan Angka Kematian Tinggi Tak Jalankan PPKM Level 4, Satgas: Ini Alarm untuk Pemda Setempat

Nasional
Satgas: Kasus Covid-19 Meningkat di Kalimantan Timur, Sumatera Utara, dan Riau

Satgas: Kasus Covid-19 Meningkat di Kalimantan Timur, Sumatera Utara, dan Riau

Nasional
Ahli Sebut Masyarakat Belum Perlu Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga, Nakes Saja

Ahli Sebut Masyarakat Belum Perlu Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga, Nakes Saja

Nasional
Antibodi Vaksin Sinovac Memang Turun Setelah 6 Bulan, tapi Masih Cukup Lawan Virus Corona

Antibodi Vaksin Sinovac Memang Turun Setelah 6 Bulan, tapi Masih Cukup Lawan Virus Corona

Nasional
Viral Foto Vaksin Dosis Ketiga untuk Influencer, Satgas Covid-19: 'Booster' Vaksin Hanya bagi Nakes

Viral Foto Vaksin Dosis Ketiga untuk Influencer, Satgas Covid-19: "Booster" Vaksin Hanya bagi Nakes

Nasional
Banding Ditolak, Ini Jawaban Kuasa Hukum Napoleon Bonaparte soal Lanjut Kasasi

Banding Ditolak, Ini Jawaban Kuasa Hukum Napoleon Bonaparte soal Lanjut Kasasi

Nasional
KPK Eksekusi Eks Kadis PUPR Lampung Selatan Hermansyah Hamidi ke Rutan Klas IA Bandar Lampung

KPK Eksekusi Eks Kadis PUPR Lampung Selatan Hermansyah Hamidi ke Rutan Klas IA Bandar Lampung

Nasional
Skoliosis Dapat Disembuhkan dengan Penanganan Tepat, Ini Penjelasannya

Skoliosis Dapat Disembuhkan dengan Penanganan Tepat, Ini Penjelasannya

Nasional
YLBHI: Ada 202 Kasus Pelanggaran HAM Kepolisian Sepanjang 2019-2021

YLBHI: Ada 202 Kasus Pelanggaran HAM Kepolisian Sepanjang 2019-2021

Nasional
Satgas: Tes Antigen sebagai Diagnosis Covid-19 Hanya jika Alat Diagnostik Terbatas

Satgas: Tes Antigen sebagai Diagnosis Covid-19 Hanya jika Alat Diagnostik Terbatas

Nasional
Tolak Fasilitas Isoman di Hotel, Politisi Demokrat: Anggota DPR Mampu Bayar Sendiri

Tolak Fasilitas Isoman di Hotel, Politisi Demokrat: Anggota DPR Mampu Bayar Sendiri

Nasional
Matakin Ingatkan Pemerintah Agar Tak Ada Penyelewengan Bansos Covid-19

Matakin Ingatkan Pemerintah Agar Tak Ada Penyelewengan Bansos Covid-19

Nasional
Anggota Komisi I Sebut Ada Sejumlah Kesalahan yang Dilakukan 2 Oknum TNI AU Terkait Kekerasan di Papua

Anggota Komisi I Sebut Ada Sejumlah Kesalahan yang Dilakukan 2 Oknum TNI AU Terkait Kekerasan di Papua

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X