Kompas.com - 26/02/2015, 12:41 WIB
Ketua Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais (dua kanan) bersama Ketua Umum PAN Hatta Rajasa (dua kiri), Ketua DPP PAN Zulkifli Hasan (kiri), dan Wakil Ketua Umum Drajad Wibowo menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN 2015 di Kantor DPP PAN, Jakarta, Rabu (7/1/2015). Rakernas tersebut diselenggarakan sebagai persiapan menuju Kongres PAN April mendatang. TRIBUNNEWS / DANY PERMANAKetua Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais (dua kanan) bersama Ketua Umum PAN Hatta Rajasa (dua kiri), Ketua DPP PAN Zulkifli Hasan (kiri), dan Wakil Ketua Umum Drajad Wibowo menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN 2015 di Kantor DPP PAN, Jakarta, Rabu (7/1/2015). Rakernas tersebut diselenggarakan sebagai persiapan menuju Kongres PAN April mendatang.
|
EditorLaksono Hari Wiwoho


JAKARTA, KOMPAS.com - Posisi Hatta Rajasa dalam bursa pemilihan Ketua Umum PAN ada di atas kandidat lainnya, Zulkifli Hasan. Hal itu terungkap berdasarkan sensus yang dilakukan Centre for Strategic and International Studies (CSIS) pada semua ketua PAN di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Peneliti Departemen Politik CSIS, Arya Fernandes, menjelaskan, dari sensus yang dilakukan, diperoleh data bahwa 42,77 persen ketua PAN di tingkat kabupaten/kota mendukung Hatta Rajasa melanjutkan kepemimpinannya di PAN. Hanya 38,64 persen ketua PAN di tingkat kabupaten/kota yang mendukung Zulkifli Hasan.

Suara lainnya terpecah untuk Dradjad Wibowo sebanyak 2,27 persen, Taufik Kurniawan sebesar 0,62 persen, Viva Yoga Mauladi sejumlah 0,41 persen, dan lainnya.

Sementara itu, dukungan untuk Hatta dan Zulkifli dari ketua PAN di tingkat provinsi masih berimbang. Hatta dan Zulkifli masing-masing mendapat dukungan dari 38,24 persen ketua PAN di tingkat provinsi, sedangkan responden lain tak memberikan jawaban.

"Dukungan sementara, Pak Hatta masih di atas angin setidaknya sampai saat wawancara dilakukan. Masih ada waktu menuju kongres, data ini bisa tetap dan bisa berubah," kata Arya, saat menyampaikan hasil sensus CSIS, di Jakarta, Kamis (26/2/2015).

Di lokasi yang sama, Kepala Departemen Politik CSIS Philips J Vermonte mengungkapkan, CSIS bekerja sama dengan Cyrus Network dalam melakukan sensus. Responden yang menjadi target adalah ketua PAN di 34 provinsi dan di 514 kabupaten/kota.

Hasil akhirnya, sensus berhasil mewawancarai ketua PAN di 28 provinsi dan di 484 kabupaten/kota. Sensus dilakukan melalui wawancara tatap muka pada 16-19 Februari 2015 dan melibatkan 500 peneliti.

"Ini bukan sampling, yang kita kejar adalah ketua, mereka yang punya suara dalam kongres. Dari studi ini, kita bisa memetakan pola dukungan sementara," ucap Philips.

Kongres PAN akan digelar di Bali pada 28 Februari - 2 Maret 2015. Sejauh ini, Hatta dan Zulkifli menjadi kandidat kuat yang akan bertarung dalam kongres tersebut.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

ICW Sebut Ada Upaya Peretasan dalam Konferensi Pers soal Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK

ICW Sebut Ada Upaya Peretasan dalam Konferensi Pers soal Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK

Nasional
Eks Ketum FPI dan Panitia Maulid Dituntut 1,5 Tahun Penjara di Kasus Kerumunan Rizieq Shihab

Eks Ketum FPI dan Panitia Maulid Dituntut 1,5 Tahun Penjara di Kasus Kerumunan Rizieq Shihab

Nasional
Kasus Kerumunan Petamburan, Rizieq Dituntut 2 Tahun Penjara

Kasus Kerumunan Petamburan, Rizieq Dituntut 2 Tahun Penjara

Nasional
Jokowi Minta TWK Tak Jadi Dasar Berhentikan Pegawai KPK, WP: Alhamdulilah, Terima Kasih Pak Presiden

Jokowi Minta TWK Tak Jadi Dasar Berhentikan Pegawai KPK, WP: Alhamdulilah, Terima Kasih Pak Presiden

Nasional
Jokowi Arahkan Tindaklanjuti 75 Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK, Ini kata BKN

Jokowi Arahkan Tindaklanjuti 75 Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK, Ini kata BKN

Nasional
Pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong Dimulai Selasa, Salah Satunya di Kawasan Industri Jababeka

Pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong Dimulai Selasa, Salah Satunya di Kawasan Industri Jababeka

Nasional
Nilai Distribusi Vaksin di Dunia Tak Merata, Ketua DPR: Perlu Solidaritas Global

Nilai Distribusi Vaksin di Dunia Tak Merata, Ketua DPR: Perlu Solidaritas Global

Nasional
Anggota Dewas KPK Setuju Pernyataan Presiden Jokowi Terkait TWK Pegawai KPK

Anggota Dewas KPK Setuju Pernyataan Presiden Jokowi Terkait TWK Pegawai KPK

Nasional
7 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Kirim Surat Keberatan ke Firli Cs

7 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Kirim Surat Keberatan ke Firli Cs

Nasional
Alasan Jaksa Tuntut Rizieq 10 Bulan Penjara di Kasus Kerumunan Megamendung

Alasan Jaksa Tuntut Rizieq 10 Bulan Penjara di Kasus Kerumunan Megamendung

Nasional
Polri: Munarman Ditahan Sejak 7 Mei 2021 dan Boleh Dikunjungi

Polri: Munarman Ditahan Sejak 7 Mei 2021 dan Boleh Dikunjungi

Nasional
Pernyataan Jokowi Dinilai Kuatkan Dugaan TWK Hanya Digunakan Untuk Singkirkan Punggawa KPK

Pernyataan Jokowi Dinilai Kuatkan Dugaan TWK Hanya Digunakan Untuk Singkirkan Punggawa KPK

Nasional
Antisipasi Lonjakan Covid-19, RSD Wisma Atlet Siapkan hingga 10.000 Tempat Tidur

Antisipasi Lonjakan Covid-19, RSD Wisma Atlet Siapkan hingga 10.000 Tempat Tidur

Nasional
Jaksa Tuntut Rizieq Shihab 10 Bulan Penjara dalam Kasus Kerumunan Megamendung

Jaksa Tuntut Rizieq Shihab 10 Bulan Penjara dalam Kasus Kerumunan Megamendung

Nasional
Nasdem: Dukungan Indonesia untuk Palestina Harus Berlanjut Tanpa Henti hingga Perdamaian Terwujud

Nasdem: Dukungan Indonesia untuk Palestina Harus Berlanjut Tanpa Henti hingga Perdamaian Terwujud

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X