Upaya Rekonsiliasi Dibalas Pemecatan, Priyo Sebut Kubu Aburizal Durhaka

Kompas.com - 08/12/2014, 21:20 WIB
Politisi Partai Golkar Priyo Budi Santoso Kompas.com/SABRINA ASRILPolitisi Partai Golkar Priyo Budi Santoso
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Umum Partai Golkar versi Musyawarah Nasional IX Partai Golkar di Ancol, Priyo Budi Santoso mempertanyakan pemecatan sejumlah kader Golkar yang tidak mendukung Munas Bali. Ia menyebutnya sebagai tindakan yang durhaka. Padahal, kata Priyo, kubunya telah mengupayakan upaya rekonsiliasi agar Partai Golkar bersatu.

"Bukankah ini durhaka atau semacam Malin Kundang?" ujar Priyo di Gedung Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, Senin (8/12/2014).

Priyo mengatakan, satu-satunya cara untuk menyelamatkan Partai Golkar adalah melakukan rekonsiliasi. Namun, kata Priyo, sambutan dari kubu Aburizal Bakrie justru berupa pemecatan terhadap sejumlah kader, termasuk dia. Bahkan, tiga pimpinan ormas pendiri Golkar pun tak luput dari pemecatan.

"Bahkan untuk pertama kalinya dalam sejarah Partai Golkar, tiga pimpinan ormas pendiri partai dipecat," kata Priyo.

Priyo menyebutkan, dalam Munas di Bali, Aburizal memecat dia yang merupakan Ketua Umum Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR), Ketua Umum Kosgoro 57 Agung Laksono, dan Ketua Presidium SOKSI Lawrence Siburian.

"Golkar sebaai partai besar di republik ini sekarang terguncang karena kelakuan para pemimpinnya justru pada menit-menit terakhir dari kepemimpinan Pak Aburizal telah melakukan hal-hal yang menurut pandangan kami tidak patut dilakukan," kata Priyo.

Adapun, kader Golkar yang dipecat dalam Munas di Bali adalah Ace Hasan Syadzili, Lamhot Sinaga, Melchias Markus Mekeng, Andi Sinulingga, Lawrence Siburian, Agun Gunandjar Sudarsa, Leo Nababan, Agung Laksono, Priyo Budi Santoso, Yorrys Raweyai, Ibnu Munzir, Djasri Marin, Zainudin Amali, Ricky Rahmadi Kusumonegoro, Juslin Nasution, Agus Gumiwang, dan Nusron Wahid.

Alasan pemecatan karena mereka dianggap tidak memenuhi perintah partai. Salah satunya membentuk Presidium Penyelamat Partai Golkar.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X