"Perang Mulut", Akil Mochtar dan Rachmat Yasin Disanksi Tak Boleh Dijenguk 1 Bulan

Kompas.com - 11/08/2014, 14:06 WIB
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar menjalani sidang dengan agenda putusan terkait kasus dugaan suap dalam penanganan sengketa pilkada di MK, di Pengadilan Tipikor, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (30/6/2014). Akil divonis hukuman penjara seumur hidup sesuai dengan tuntutan jaksa. WARTA KOTA/HENRY LOPULALANMantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar menjalani sidang dengan agenda putusan terkait kasus dugaan suap dalam penanganan sengketa pilkada di MK, di Pengadilan Tipikor, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (30/6/2014). Akil divonis hukuman penjara seumur hidup sesuai dengan tuntutan jaksa.
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Ketua Mahkamah Konstitutsi Akil Mochtar (AM) dan Bupati Bogor Rachmat Yasin (RY) perang mulut di Rumah Tahanan (Rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta. Mereka akhirnya dikenakan sanksi tidak boleh dijenguk selama satu bulan.

"Karutan (Kepala Rutan)-nya membenarkan ada 'keributan mulut' antara AM dan RY. Keduanya diberi sanksi untuk tidak boleh dijenguk selama sebulan," ujar Juru Bicara KPK Johan Budi saat dikonfirmasi, Senin (11/8/2014).

Johan mengatakan, keributan itu terjadi pada pekan lalu. Namun, Johan mengaku tak tahu penyebab keributan tersebut. Ia juga tak tahu penyebab terjadinya adu mulut antara kedua tahanan itu.

"Saya tidak tahu detailnya," kata Johan.

Rachmat merupakan tersangka kasus dugaan suap pengurusan izin alih fungsi hutan lindung. Sementara itu, Akil merupakan terpidana kasus suap pengurusan sengketa pemilihan kepala daerah (pilkada) di Mahkamah Konstitusi. Akil telah divonis hukuman penjara seumur hidup.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X