Ini Estimasi Pengerahan Massa Prabowo-Hatta di Bundaran HI

Kompas.com - 22/07/2014, 11:43 WIB
Polisi berjaga di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta Pusat, Selasa (22/7/2014). Kepolisian menurunkan 3.421 personel dengan 25 personel pengamanan dalam KPU, 54 personel bantuan Pemda DKI untuk mengantisipasi gangguan keamanan di sekitar KPU saat pengumuman hasil pilpres. TRIBUNNEWS/HERUDINPolisi berjaga di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta Pusat, Selasa (22/7/2014). Kepolisian menurunkan 3.421 personel dengan 25 personel pengamanan dalam KPU, 54 personel bantuan Pemda DKI untuk mengantisipasi gangguan keamanan di sekitar KPU saat pengumuman hasil pilpres.
Penulis Jessi Carina
|
EditorFarid Assifa

JAKARTA, KOMPAS.com — Sekitar 19.340 pendukung calon presiden dan wakil presiden nomor urut 1, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, akan melakukan aksi di Bundaran HI, Selasa (22/7/2014). Mereka akan memulai aksinya kira-kira pada pukul 14.00 WIB.

"Estimasi massa yang akan bergerak hari ini sekitar 19.340 orang," ujar Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia Said Iqbal melalui keterangan persnya, Selasa (22/7/2014).

Beikut massa yang diperkirakan akan hadir dalam aksi di Bundaran HI siang ini:

1. KSPI meliputi FSPMI, SPN, Garda Metal FSPMI, FSPMI Tangerang Raya, dan FSPMI Kawasan KBI Purwakarta, dengan estimasi jumlah pendukung 10.000 orang.

2. Srikandi Center, FBR, Relawan Komando, FKPPI, Laskar Merah Putih, Anak Muda, Komunitas Pendukung Prabowo, Relawan Purnawirawan Baret Merah, Gardu Prabowo, GL-Pro Prabowo, Relawan Sayap Kanan Tanah Air, Jarnus, FKPPI Tangerang, Asril Tanjung Center, Ikatan Dai Muda, Anak Bangsa Sejati, Komunitas Komnas Pertanahan, Komunitas Setia Prabowo, Gerakan Buruh Tani, Labati, Keluarga Tim-Tim, Laskar Daeng 08, LMP, Forkabi, Astakira, Laskar Prabowo, FBB Forum Betawi Bersatu, Relawan Pemulung, dengan estimasi massa sekitar 3.000 orang.

3. Gerakan Rakyat Indoesia Baru dengan estimasi 300 orang.

4. Tunas Indonesia Raya (Tidar) dan Sahabat Prabowo dengan estimasi 3.000 orang.

5. Gema Keadilan dan Garda Sayap PKS dengan estimasi 2.000 orang.

6. Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia (Pekat) dengan estimasi 250 orang.

7. Banteng Anti Jokowi (Bajak) dengan estimasi 60 orang.

8. Gerakan Ormas Islam Bersatu (GOIB) dengan estimasi 100 orang.

9. Aliansi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jakarta Raya, Gerakan Reformasi Islam (Garis), Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi (Amuk), Pemuda Rakyat Anti Korupsi (Permak), dengan estimasi 500 orang.

10. Banteng Keadilan Rakyat (Bakar) dengan estimasi 100 orang.

11. Dewan Rakyat Jakarta dengan estimasi sekitar 30 orang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kukuh Ingin Bentuk Pansus Jiwasraya, Demokrat: Kami Ingin Bongkar

Kukuh Ingin Bentuk Pansus Jiwasraya, Demokrat: Kami Ingin Bongkar

Nasional
Kejagung Sita Perhiasan dan Jam Tangan Tersangka Kasus Jiwasraya

Kejagung Sita Perhiasan dan Jam Tangan Tersangka Kasus Jiwasraya

Nasional
Migrant Care: 8 Perempuan WNI Diduga Jadi Korban Perdagangan Orang di Malaysia

Migrant Care: 8 Perempuan WNI Diduga Jadi Korban Perdagangan Orang di Malaysia

Nasional
Firli Ditantang BW Ramu Strategi Antikorupsi, KPK: Kita Buktikan dengan Kerja

Firli Ditantang BW Ramu Strategi Antikorupsi, KPK: Kita Buktikan dengan Kerja

Nasional
Jimly Asshiddiqie Minta Pendemo Tak Anti Omnibus Law, tetapi Pantau Isinya

Jimly Asshiddiqie Minta Pendemo Tak Anti Omnibus Law, tetapi Pantau Isinya

Nasional
Pelajar Bunuh Begal, Kejagung Sebut Jaksa Tak Bisa Buktikan Pasal Pembunuhan Berencana

Pelajar Bunuh Begal, Kejagung Sebut Jaksa Tak Bisa Buktikan Pasal Pembunuhan Berencana

Nasional
Wakil Komisi III: Kami Tolak Semua Calon Hakim Agung jika Tak Layak

Wakil Komisi III: Kami Tolak Semua Calon Hakim Agung jika Tak Layak

Nasional
Dugaan Keterlibatan Eks Menag, KPK Pelajari Putusan Sidang Romahurmuziy

Dugaan Keterlibatan Eks Menag, KPK Pelajari Putusan Sidang Romahurmuziy

Nasional
Kuasa Hukum Sebut Heru Hidayat Tak Sembunyikan Aset di Luar Negeri

Kuasa Hukum Sebut Heru Hidayat Tak Sembunyikan Aset di Luar Negeri

Nasional
KPK Dalami Aliran Suap Harun Masiku ke Wahyu Setiawan

KPK Dalami Aliran Suap Harun Masiku ke Wahyu Setiawan

Nasional
Bupati Lebak Libatkan Badan Geologi untuk Relokasi Warga

Bupati Lebak Libatkan Badan Geologi untuk Relokasi Warga

Nasional
Respons Puan Maharani soal Tantangan Jokowi Rampungkan Omnibus Law dalam 100 Hari

Respons Puan Maharani soal Tantangan Jokowi Rampungkan Omnibus Law dalam 100 Hari

Nasional
Bupati Lebak Masih Tunggu Kajian Badan Geologi untuk Relokasi Korban Banjir Bandang

Bupati Lebak Masih Tunggu Kajian Badan Geologi untuk Relokasi Korban Banjir Bandang

Nasional
KPK: Seluruh Menteri dan Wamen yang Baru Sudah Setor LHKPN

KPK: Seluruh Menteri dan Wamen yang Baru Sudah Setor LHKPN

Nasional
Kuasa Hukum Tersangka Kasus Jiwasraya Belum Berencana Ajukan Praperadilan

Kuasa Hukum Tersangka Kasus Jiwasraya Belum Berencana Ajukan Praperadilan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X