Kegiatan Padat, Pemred dan Redaktur "Obor Rakyat" Absen dari Panggilan Penyidik

Kompas.com - 07/07/2014, 12:21 WIB
Pemimpin Redaksi Obor Rakyat, Setyardi Budiono. Kompas.com/SABRINA ASRILPemimpin Redaksi Obor Rakyat, Setyardi Budiono.
|
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com — Pemimpin Redaksi Obor Rakyat Setyardi Budiono dan redakturnya, Darmawan Sepriyossa, hari ini tidak dapat memenuhi panggilan penyidik Badan Reserse Kriminal Polri. Kuasa hukum mereka, Hinca Panjaitan, mengatakan, keduanya tidak hadir karena kesibukan masing-masing. "Hari ini beliau (Setyardi) tidak bisa hadir, Darmawan juga. Alasannya, kesibukan rutinitas sehari-hari saja," ujar Hinca di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (7/7/2014).

Hinca mengatakan, dirinya mendatangi Bareskrim untuk memberi tahu penyidik bahwa keduanya tidak dapat memenuhi panggilan. Ia menambahkan, panggilan Setyardi dan Darmawan berikutnya akan dijadwalkan ulang oleh penyidik.

Untuk diketahui, Setyardi kini menjabat sebagai deputi staf khusus presiden bidang pembangunan daerah dan otonomi daerah. Ia juga menjabat sebagai komisaris PT Perkebunan Nusantara XIII. Sementara itu, Darmawan merupakan redaktur pelaksana portal berita Inilah.com.

Ketika ditanya mengenai rencana penerbitan Obor Rakyat edisi selanjutnya, Hinca membenarkan hal itu. Namun, ia enggan menjawab banyak. "Informasinya, itu rencananya. Tapi kan itu urusan mereka," kata Hinca.


Sebelumnya, Bareskrim Polri menetapkan Setyardi dan Darmawan sebagai tersangka atas terbitnya tabloid Obor Rakyat pada Jumat (4/7/2014). Mereka dijerat Pasal 18 ayat (1) dan (2) juncto Pasal 9 Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Setyardi dan Darmawan dianggap menyalahi undang-undang tersebut karena Obor Rakyat tidak memiliki badan hukum sehingga terancam sanksi denda maksimal Rp 100 juta.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X