Jokowi Kaget Elektabilitasnya di Jakarta Merosot

Kompas.com - 16/06/2014, 15:21 WIB
Calon Presiden nomor urut 2 Joko Widodo memberikan visi misi dalam debat capres 2014 putaran kedua, di Hotel Gran Melia, Kuningan, Jakarta, Minggu (15/6/2014). KOMPAS.COM/RODERICK ADRIAN MOZESCalon Presiden nomor urut 2 Joko Widodo memberikan visi misi dalam debat capres 2014 putaran kedua, di Hotel Gran Melia, Kuningan, Jakarta, Minggu (15/6/2014).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Calon presiden Joko Widodo mengakui bahwa elektabilitasnya di DKI Jakarta kian tergerus dibandingkan rivalnya, Prabowo Subianto.

"Survei kita untuk Jakarta pada hari-hari terakhir memang kalah. Saya sendiri kaget," ujar dia di Rumah Koalisi, Jalan Borobudur 18, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (16/6/2014) siang.

Jokowi mengatakan, sebelum pencapresan, elektabilitasnya masih sekitar 74 persen. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, tingkatannya kian menurun. Jokowi memprediksi, pemilih di DKI Jakarta, terutama kelas menengah ke bawah, terpengaruh isu-isu miring tentangnya.

"Namun, saya masih meyakini, infrastruktur yang kita punya di PKB, Nasdem, Hanura, PKPI, saya masih yakin di Jakarta bisa kita ambil. Kan ini belum kerja relawan juga," lanjut Jokowi.


Kehadiran Jokowi di Rumah Koalisi tersebut untuk menggelar rapat bersama para pengurus inti pemenangan. Sejumlah tokoh hadir dalam acara itu, antara lain Ketua DPD PDI Perjuangan Boy Sadikin dan Ketua DPD Hanura Muhammad Ongen Sangaji.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X