Memindahkan Ibu Kota adalah Cara Pengecut

Kompas.com - 24/05/2014, 17:14 WIB
Pengamat Komunikasi Politik, Tjipta Lesmana, seusai konferensi pers KOMPAS.com/Rahmat FiansyahPengamat Komunikasi Politik, Tjipta Lesmana, seusai konferensi pers "Survei Persepsi Masyarakat Tentang Bernegara dan Konvensi Partai Demokrat" oleh Reform Institute di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (18/12/2013).
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorGlori K. Wadrianto
JAKARTA, KOMPAS.com - Pengamat komunikasi politik Tjipta Lesmana mengatakan, tak seharusnya ibu kota negara dipindahkan hanya karena masalah kemacetan yang tak kunjung terselesaikan.

Ia pun menilai, rencana pemindahan ibu kota merupakan rencana dari para pengecut yang mencoba lari dari masalah.

"Konsepnya jangan memindahkan ibu kota. Bagi saya ini konsep yang pengecut. Saya menetang keras. Kalau ada permasalahan, kita harus berani menghadapinya. Kalau pindah ibu kota itu lari dari permasalahan," kata Tjipta dalam acara "Kompasiana Nangkring Bareng PT JM", di Kuningan City, Jakarta, Sabtu (24/5/2014).

Menurut Tjipta, daripada memindahkan ibu kota, lebih baik pemerintah pusat ikut mendukung pemerintah provinsi DKI Jakarta. Salah satunya adalah dengan membatasi jumlah kendaraan pribadi.

Tak hanya itu, ia juga meminta agar dilakukan percepatan pembangunan berbagai moda transportasi yang beragam. Salah satunya adalah mempercepat pembangunan proyek monorel yang saat ini tak kunjung dimulai. Proyek ini terkendala karena belum dilakukannya penandatangan perjanjian kerja sama antara Pemprov DKI dan PT Jakarta Monorail (JM).

"MRT bagus, busway bagus, monorel juga bagus. Pertanyaan dasarnya adalah, kita butuh monorel apa tidak? Kalau dari saya, Jakarta sangat butuh monorel karena kemacetan yang ada saat ini sangat gila sekali," tegasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

33.429 Calon Jemaah Tak Penuhi Syarat Usia Umrah di Masa Pandemi

33.429 Calon Jemaah Tak Penuhi Syarat Usia Umrah di Masa Pandemi

Nasional
Akhir Pelarian Hiendra Soenjoto, Tersangka Penyuap Eks Sekretaris MA Nurhadi

Akhir Pelarian Hiendra Soenjoto, Tersangka Penyuap Eks Sekretaris MA Nurhadi

Nasional
404.048 Kasus Covid-19 di Indonesia, Satgas Ingatkan 54 Daerah yang 10 Minggu Nyaman di Zona Oranye

404.048 Kasus Covid-19 di Indonesia, Satgas Ingatkan 54 Daerah yang 10 Minggu Nyaman di Zona Oranye

Nasional
[POPULER NASIONAL] Kemitraan AS-Indonesia Dinilai Cukup Penting | Polri Dianggap Berlebihan dalam Lindungi Nama Presiden

[POPULER NASIONAL] Kemitraan AS-Indonesia Dinilai Cukup Penting | Polri Dianggap Berlebihan dalam Lindungi Nama Presiden

Nasional
Melihat Kans Gibran di Pilkada Solo, Akankah Mudah Putra Presiden Lawan Orang Biasa?

Melihat Kans Gibran di Pilkada Solo, Akankah Mudah Putra Presiden Lawan Orang Biasa?

Nasional
Intensifnya Pertemuan Indonesia-AS: Permintaan 'True Friend', Investasi, dan Laut China Selatan

Intensifnya Pertemuan Indonesia-AS: Permintaan "True Friend", Investasi, dan Laut China Selatan

Nasional
Peringatan Maulid Nabi, Jokowi Ingatkan Kepedulian Sosial di Masa Pandemi

Peringatan Maulid Nabi, Jokowi Ingatkan Kepedulian Sosial di Masa Pandemi

Nasional
Polri Tangkap Oknum Petugas Lapas Pekanbaru, Diduga Kurir Narkoba di Jaringan Dikendalikan Napi

Polri Tangkap Oknum Petugas Lapas Pekanbaru, Diduga Kurir Narkoba di Jaringan Dikendalikan Napi

Nasional
Pemuda dan Masa Depan Indonesia

Pemuda dan Masa Depan Indonesia

Nasional
54 Wilayah Ini Zona Oranye Covid-19 Selama 10 Minggu, Satgas Nilai akibat Merasa Nyaman

54 Wilayah Ini Zona Oranye Covid-19 Selama 10 Minggu, Satgas Nilai akibat Merasa Nyaman

Nasional
8 Bulan Buron, Begini Kronologi Penangkapan Tersangka Penyuap Nurhadi

8 Bulan Buron, Begini Kronologi Penangkapan Tersangka Penyuap Nurhadi

Nasional
Tangkap Tersangka Penyuap Nurhadi, KPK Amankan Kendaraan dan Alat Komunikasi

Tangkap Tersangka Penyuap Nurhadi, KPK Amankan Kendaraan dan Alat Komunikasi

Nasional
Ada 4 Kabupaten/Kota Belum Catat Pasien Covid-19 yang Sembuh, Ini Alasannya

Ada 4 Kabupaten/Kota Belum Catat Pasien Covid-19 yang Sembuh, Ini Alasannya

Nasional
Pilkada Mojokerto, Saat Adik Menaker Ida Fauziyah Dampingi Petahana...

Pilkada Mojokerto, Saat Adik Menaker Ida Fauziyah Dampingi Petahana...

Nasional
KPK Tahan Hiendra Soenjoto, Tersangka Penyuap Nurhadi untuk 20 Hari ke Depan

KPK Tahan Hiendra Soenjoto, Tersangka Penyuap Nurhadi untuk 20 Hari ke Depan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X