Gerindra: Koalisi dengan Golkar Banyak Untungnya dan Tidak Ada Ruginya

Kompas.com - 05/05/2014, 13:07 WIB
Bakal calon presiden dari Partai Golkar dan Gerindra, Aburizal Bakrie dan Prabowo Subianto, saat bertemu melakukan penjajakan koalisi, di Jakarta, Selasa (29/4/2014). KOMPAS.com/Indra AkuntonoBakal calon presiden dari Partai Golkar dan Gerindra, Aburizal Bakrie dan Prabowo Subianto, saat bertemu melakukan penjajakan koalisi, di Jakarta, Selasa (29/4/2014).
|
EditorSandro Gatra


BOGOR, KOMPAS.com -- Partai Gerindra ingin berkoalisi dengan Partai Golkar untuk menghadapi Pemilu Presiden 2014. Sejumlah pertemuan antara kedua partai telah dilakukan untuk memastikan peluang itu benar-benar terwujud.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan, Golkar merupakan partai besar yang akan sangat memengaruhi konstelasi politik nasional. Dengan begitu, Gerindra merasa beruntung jika ke depan koalisi Gerindra-Golkar dapat diwujudkan.

"Banyak untungnya dan tidak ada ruginya," kata Fadli di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Senin (5/5/2014).

Fadli menegaskan, Gerindra terus melakukan komunikasi dengan semua partai politik yang memiliki peluang untuk diajak berkoalisi. Hal ini sejalan dengan keinginan Gerindra membangun koalisi gemuk untuk memenangi pilpres dan menciptakan soliditas antara pemerintah dan parlemen.

"Kita tidak bicara pribadi-pribadi, kita bicara bangsa ke depan," tandasnya.

Sebelumnya, bakal calon presiden dari Partai Golkar, Aburizal Bakrie alias Ical, menemui bakal calon presiden dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Pertemuan digelar di kediaman Prabowo di Desa Bojong Koneng, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Senin siang.

Prabowo telah lebih dulu menemui Ical pada Selasa (29/4/2014). Dalam pertemuan itu, keduanya terlibat pembicaraan politik terkait peta koalisi jelang Pemilu Presiden 2014.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X