Kompas.com - 27/04/2014, 11:03 WIB
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Youtube/Istana KepresidenanPresiden Susilo Bambang Yudhoyono.
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono tiba-tiba berbicara di tengah jalannya acara debat antarkandidat, di Hotel Sahid, Jakarta, Minggu (27/4/2014). SBY meminta semua kader dan orang yang hadir di lokasi untuk tertib dan menyimak semua gagasan yang disampaikan masing-masing kandidat.

"Tolong, debat ini sangat penting, jadi semuanya harap tertib, agar ada bisa kita dengarkan dan ada pilihan tepat setelahnya," kata SBY.

Ia mengatakan, dirinya juga berharap semua orang yang hadir hari ini dapat menyaksikan acara deba tsecara utuh sampai selesai. Ia meminta tak ada tindakan apapun yang dilakukan para pendukung atau kader selain menyimak gagasan dari semua kandidat. "Silakan tepuk tangan, tapi nanti saat selesai. Supaya bisa terdengar jelas," ujarnya.

Sebelum SBY berbicara, agenda debat baru saja dimulai dengan dua kandidat yang menjawab pertanyaan panelis tentang pertumbuhan ekonomi, yaitu Irman Gusman, dan Hayono Isman. Saat Hayono tampil, pendukungnya melontarkan yel-yel yang terdengar oleh seluruh orang di dalam acara debat kandidat itu.

Konvensi capres Demokrat memasuki babak-babak akhir sebelum penentuan pemenang. Hari ini, debat pamungkas digelar dan dihadiri oleh Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

Konvensi ini berlangsung dalam tiga tahap. Yaitu tahap sosialisasi, debat antarkandidat, dan tahap penentuan pemenangnya. Pemenang konvensi diputuskan oleh Majelis Tinggi Partai Demokrat dengan mempertimbangkan laporan dari komite konvensi.

Komite konvensi adalah tim yang bertanggungjawab pada pelaksanaan konvensi. Tim ini berasal dari internal dan eksternal Partai Demokrat dengan berbagai latar belakang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dilaporkan Pegawai yang Tak Lolos TWK, Pimpinan KPK: Kami Hormati

Dilaporkan Pegawai yang Tak Lolos TWK, Pimpinan KPK: Kami Hormati

Nasional
Jokowi: 10 Provinsi Pertumbuhan Ekonominya Positif, 24 Lainnya Negatif Semua

Jokowi: 10 Provinsi Pertumbuhan Ekonominya Positif, 24 Lainnya Negatif Semua

Nasional
Jokowi: Mobilitas Warga di Tempat Wisata Tinggi Sekali Selama Lebaran

Jokowi: Mobilitas Warga di Tempat Wisata Tinggi Sekali Selama Lebaran

Nasional
Okupansi Hotel di 4 Provinsi Naik 43 hingga 80 Persen, Jokowi Singgung 'Gas dan Rem'

Okupansi Hotel di 4 Provinsi Naik 43 hingga 80 Persen, Jokowi Singgung "Gas dan Rem"

Nasional
Vaksinasi Covid-19 Tahap 3 Akan Dimulai di 4 Kota Besar, Jakarta Jadi Pilot Project

Vaksinasi Covid-19 Tahap 3 Akan Dimulai di 4 Kota Besar, Jakarta Jadi Pilot Project

Nasional
Jokowi Minta Pemda Tekan Keterisian RS Rujukan Covid-19 hingga di Bawah 50 Persen

Jokowi Minta Pemda Tekan Keterisian RS Rujukan Covid-19 hingga di Bawah 50 Persen

Nasional
Covid-19 Melonjak di Negara Tetangga, Jokowi: Hati-hati Pandemi Gelombang Kedua

Covid-19 Melonjak di Negara Tetangga, Jokowi: Hati-hati Pandemi Gelombang Kedua

Nasional
Polri Masih Perbaiki Berkas Perkara Unlawful Killing Laskar FPI

Polri Masih Perbaiki Berkas Perkara Unlawful Killing Laskar FPI

Nasional
Tingkatkan Akurasi Data Penyaluran Bansos, Kemensos Manfaatkan Sistem Digital

Tingkatkan Akurasi Data Penyaluran Bansos, Kemensos Manfaatkan Sistem Digital

Nasional
Jokowi: Hati-hati, Kasus Aktif Covid-19 Meningkat di 15 Provinsi

Jokowi: Hati-hati, Kasus Aktif Covid-19 Meningkat di 15 Provinsi

Nasional
Kuasa Hukum RJ Lino Minta Majelis Hakim Nyatakan Penyidikan yang Dilakukan KPK Tidak Sah

Kuasa Hukum RJ Lino Minta Majelis Hakim Nyatakan Penyidikan yang Dilakukan KPK Tidak Sah

Nasional
Jokowi: Jumlah Warga yang Nekat Mudik Ternyata Masih Banyak, 1,5 Juta

Jokowi: Jumlah Warga yang Nekat Mudik Ternyata Masih Banyak, 1,5 Juta

Nasional
Jokowi Akui Tracing dan Treatment dalam Penanganan Covid-19 Lemah

Jokowi Akui Tracing dan Treatment dalam Penanganan Covid-19 Lemah

Nasional
Jokowi: Semakin Banyak Testing Covid-19 Semakin Baik

Jokowi: Semakin Banyak Testing Covid-19 Semakin Baik

Nasional
Vaksin Covid-19 Novavax dan Pfizer Tiba Juni-Juli untuk Program Vaksinasi Pemerintah

Vaksin Covid-19 Novavax dan Pfizer Tiba Juni-Juli untuk Program Vaksinasi Pemerintah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X