Kompas.com - 21/02/2014, 09:53 WIB
Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo TRIBUNNEWS/DANY PERMANASekjen PDIP Tjahjo Kumolo
|
EditorCaroline Damanik

JAKARTA, KOMPAS.com —Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo menegaskan bahwa pemilihan Wisnu Sakti Buana sebagai Wakil Wali Kota Surabaya bukanlah keputusan partainya. Ia menyebutkan bahwa keputusan itu mutlak menjadi wewenang dan tanggung jawab DPRD Kota Surabaya.

"Soal pelantikan pengisian jabatan kosong wakil wali kota ada pada mekanisme DPRD Surabaya," kata Tjahjo, Jumat (21/2/2014).

Dengan begitu, kata Tjahjo, kepada semua pihak yang tak puas dengan keputusan tersebut, ia menyarankan untuk melayangkan protes kepada DPRD Kota Surabaya. Tjahjo menolak jika partainya dikait-kaitkan dan dianggap ikut merekomendasikan Wisnu untuk mengisi posisi tersebut. Posisi PDI-P hanya memilih dan mendukung Tri Rismaharini sebagai Wali Kota Surabaya.

"Partai tidak bisa ikut campur, itu kewenangan DPRD. Kalau ada yang tidak puas atas proses tersebut, ya sampaikan saja ke DPRD Surabaya," ujarnya.

Seperti diketahui, kisruh di Pemerintahan Kota Surabaya menjadi perhatian publik setelah Risma mempertanyakan keabsahan pelantikan Wisnu. Risma telah mengadukan kegamangannya kepada pimpinan DPR dan berharap juga dapat mencurahkan langsung kepada Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri.

Di sisi lain, PDI-P menyatakan, masalah yang dihadapi Risma telah selesai. Partai berharap Risma dapat teguh dan terus menjalankan tugasnya sebagai pemimpin Kota Surabaya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi: Semoga Pelantikan Pengurus Jadi Momentum Energi Baru untuk PKP

Jokowi: Semoga Pelantikan Pengurus Jadi Momentum Energi Baru untuk PKP

Nasional
Atlet Paralimpiade Indonesia Berjaya di Tokyo, Ini Janji Mensos untuk Mereka

Atlet Paralimpiade Indonesia Berjaya di Tokyo, Ini Janji Mensos untuk Mereka

Nasional
Oktober, Fitur PeduliLindungi Ada di Gojek, Tokopedia, hingga Jaki

Oktober, Fitur PeduliLindungi Ada di Gojek, Tokopedia, hingga Jaki

Nasional
Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Dijemput KPK, MKD: Di Luar Dugaan Kami

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Dijemput KPK, MKD: Di Luar Dugaan Kami

Nasional
Wapres Ingatkan Revisi UU ASN Jangan Sampai Lemahkan Reformasi Birokrasi

Wapres Ingatkan Revisi UU ASN Jangan Sampai Lemahkan Reformasi Birokrasi

Nasional
Kuasa Hukum ICW dan Fatia Datangi Komnas HAM, Minta Perlindungan Pekerja HAM

Kuasa Hukum ICW dan Fatia Datangi Komnas HAM, Minta Perlindungan Pekerja HAM

Nasional
Dijemput Penyidik KPK, Azis Syamsuddin Tiba di Gedung Merah Putih

Dijemput Penyidik KPK, Azis Syamsuddin Tiba di Gedung Merah Putih

Nasional
Puan: Vaksin Kita Banyak, Jangan Sampai Tidak Disuntikkan

Puan: Vaksin Kita Banyak, Jangan Sampai Tidak Disuntikkan

Nasional
Ketua KPK: Azis Syamsuddin Sudah Dibawa ke Gedung KPK

Ketua KPK: Azis Syamsuddin Sudah Dibawa ke Gedung KPK

Nasional
Kemenkes: Hampir 9.000.000 Orang yang Gunakan PeduliLindungi

Kemenkes: Hampir 9.000.000 Orang yang Gunakan PeduliLindungi

Nasional
Epidemiolog Sebut Masih Banyak Masyarakat di Papua Percaya Covid-19 dari Roh Jahat

Epidemiolog Sebut Masih Banyak Masyarakat di Papua Percaya Covid-19 dari Roh Jahat

Nasional
Beri Apresiasi Atlet Paralimpiade, Mensos Risma Janji Bangun Tempat Latihan

Beri Apresiasi Atlet Paralimpiade, Mensos Risma Janji Bangun Tempat Latihan

Nasional
KTP Dinilai Bisa Jadi Alternatif agar Warga Bisa Beraktivitas meski Tak Punya Aplikasi PeduliLindungi

KTP Dinilai Bisa Jadi Alternatif agar Warga Bisa Beraktivitas meski Tak Punya Aplikasi PeduliLindungi

Nasional
KPK Geledah 3 Lokasi di Probolinggo Terkait Dugaan Suap Jual Beli Jabatan

KPK Geledah 3 Lokasi di Probolinggo Terkait Dugaan Suap Jual Beli Jabatan

Nasional
Dilantik Jadi Jubir Kantor Pemberantasan Korupsi, Febri Diansyah: Gedung Merah Putih Dibajak

Dilantik Jadi Jubir Kantor Pemberantasan Korupsi, Febri Diansyah: Gedung Merah Putih Dibajak

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.