Kompas.com - 25/11/2013, 10:07 WIB
Kapolri Jenderal Sutarman bergoyang bersama 140 pasukan Satgas FPU (Formed Police Unit) Indonesia VI, Selasa (5/11/2013). Pasukan ini nantinya akan berafiliasi dengan United Nations Hybrid Operation in Darfur (UNAMID) untuk bertugas di Darfur, Sudan. kompas.com/dani prabowoKapolri Jenderal Sutarman bergoyang bersama 140 pasukan Satgas FPU (Formed Police Unit) Indonesia VI, Selasa (5/11/2013). Pasukan ini nantinya akan berafiliasi dengan United Nations Hybrid Operation in Darfur (UNAMID) untuk bertugas di Darfur, Sudan.
Penulis Dani Prabowo
|
EditorSandro Gatra

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Polri Jenderal Pol Sutarman melepas kontingen Satgas Formed Police Unit (FPU) Indonesia VI yang akan menjalankan misi perdamaian PBB di Darfur, Sudan. Satgas tersebut akan bertugas selama satu tahun bersama pasukan United Nations African Union Hybrid Mission in Darfur (UNAMID) lainnya.

"Kita (sudah) siapkan beberapa bulan untuk persiapan, penguatan lapangan, peralatan, senjata, kendaraan dan misi kemanusiaan serta misi penyelamatan. Itu seluruhnya kita latih dengan baik," kata Kapolri saat melepas kontingen tersebut di Ruang Rupatama Mabes Polri, Senin (25/11/2013).

Kapolri mengatakan, ada 140 personel yang dikirim, terdiri dari 100 personel taktis dan 40 personel pendukung. Mereka telah menjalani pelatihan selama tiga bulan.

Ia menambahkan, memiliki pengalaman sebagai pasukan penjaga perdamaian merupakan hal yang luar biasa dan membanggakan. Pasalnya, mereka akan mendapat pengetahuan yang banyak dari anggota Kepolisian negara lain.

"Minimal, dia memiliki pengalaman yang cukup dibanding yang lain. Bagaimana atasi konflik, kekerasan, itu bekal bagi pengalaman, karir dan penugasan," katanya.

Kapolri berharap semua anggota Polri yang dikirim dapat menjalankan misinya dengan baik. Pasalnya, tak hanya menjadi pasukan perdamaian, mereka bertindak sebagai perwakilan Indonesia di internasional.

"Jaga sikap dan perilaku karena perbuatan saudara akan berpengaruh pada citra negara Indonesia," pungkas Kapolri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi: Kita Harus Menata Ulang Ketahanan Kesehatan Global

Jokowi: Kita Harus Menata Ulang Ketahanan Kesehatan Global

Nasional
Menlu Retno: Kesetaraan Vaksin Covid-19 Jadi Ujian Moral Terbesar Saat Ini

Menlu Retno: Kesetaraan Vaksin Covid-19 Jadi Ujian Moral Terbesar Saat Ini

Nasional
Jokowi di Sidang Umum PBB: Kita Harus Serius Lawan Terorisme hingga Perang

Jokowi di Sidang Umum PBB: Kita Harus Serius Lawan Terorisme hingga Perang

Nasional
Wapres Ma'ruf Amin Dijadwalkan Hadiri Vaksinasi Bagi 10.000 Pekerja Media yang Diselenggarakan KG dan Dewan Pers

Wapres Ma'ruf Amin Dijadwalkan Hadiri Vaksinasi Bagi 10.000 Pekerja Media yang Diselenggarakan KG dan Dewan Pers

Nasional
Ini Daftar Hari Libur Nasional 2022

Ini Daftar Hari Libur Nasional 2022

Nasional
Di PBB, Menlu Sampaikan Keprihatinannya atas Diskriminasi Penerimaan Vaksin Covid-19 di Afrika

Di PBB, Menlu Sampaikan Keprihatinannya atas Diskriminasi Penerimaan Vaksin Covid-19 di Afrika

Nasional
Jadi Tersangka Suap, Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur Punya Harta Rp 478 Juta

Jadi Tersangka Suap, Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur Punya Harta Rp 478 Juta

Nasional
Jubir Pemerintah: Pakai Masker Berlaku untuk Semua Level PPKM

Jubir Pemerintah: Pakai Masker Berlaku untuk Semua Level PPKM

Nasional
Berstatus Tersangka Suap Dana Hibah BNPB, Andi Merya Nur Baru 3 Bulan Menjabat sebagai Bupati Kolaka Timur

Berstatus Tersangka Suap Dana Hibah BNPB, Andi Merya Nur Baru 3 Bulan Menjabat sebagai Bupati Kolaka Timur

Nasional
Jokowi: Ekonomi Global Hanya Bisa Pulih jika Pandemi Terkendali

Jokowi: Ekonomi Global Hanya Bisa Pulih jika Pandemi Terkendali

Nasional
Panglima TNI dan Panglima SAF Gelar Pertemuan Virtual, Bahas Penanganan Pandemi hingga Kontraterorisme

Panglima TNI dan Panglima SAF Gelar Pertemuan Virtual, Bahas Penanganan Pandemi hingga Kontraterorisme

Nasional
Jokowi di Sidang PBB: Kemampuan Vaksinasi Covid-19 Antarnegara Masih Timpang, Politisasi Masih Terjadi

Jokowi di Sidang PBB: Kemampuan Vaksinasi Covid-19 Antarnegara Masih Timpang, Politisasi Masih Terjadi

Nasional
Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur Diduga Minta Uang Rp 250 Juta Proyek Dana Hibah BNPB

Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur Diduga Minta Uang Rp 250 Juta Proyek Dana Hibah BNPB

Nasional
Indonesia Kini Bebas Zona Merah Covid-19

Indonesia Kini Bebas Zona Merah Covid-19

Nasional
Saat WHO Ingatkan Indonesia Belum Keluar dari Bahaya Covid-19

Saat WHO Ingatkan Indonesia Belum Keluar dari Bahaya Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.