Sutarman Janji Tuntaskan Kasus Korupsi di Tubuh Polri

Kompas.com - 14/11/2013, 12:13 WIB
Komisaris Jenderal Sutarman resmi menjabat Kepala Polri menggantikan Jenderal (Pol) Timur Pradopo setelah dilantik oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Jakarta, Jumat ( 25/10/2013 ) sore. KOMPAS.COM/Sandro GatraKomisaris Jenderal Sutarman resmi menjabat Kepala Polri menggantikan Jenderal (Pol) Timur Pradopo setelah dilantik oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Jakarta, Jumat ( 25/10/2013 ) sore.
Penulis Dani Prabowo
|
EditorCaroline Damanik

DEPOK, KOMPAS.com — Kapolri Jenderal Pol Sutarman berjanji akan mengusut tuntas persoalan korupsi yang terjadi di dalam internal Polri. Tak hanya kasus korupsi yang terjadi di tingkat polsek saja, tetapi juga kasus korupsi yang terjadi di tingkat pusat.

"Kita menyelidiki sinyalemen adanya anggota kita yang terlibat (korupsi). Kasus-kasus yang belum terungkap masih dalam proses," kata Sutarman seusai kegiatan HUT Brimob Polri ke-68 di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kamis (14/11/2013).

Sutarman menegaskan, Polri akan maksimal dalam menyelesaikan persoalan korupsi. Tak hanya persoalan yang terjadi di dalam tubuh Polri, tetapi juga persoalan korupsi di instansi atau lembaga negara lain seperti Ditjen Pajak, Ditjen Bea dan Cukai, bahkan Kejaksaan.

Meski begitu, lanjut Sutarman, penyelesaian kasus korupsi bukanlah persoalan mudah. Diperlukan kerja sama antarlembaga untuk dapat mencari dan membuktikan sebuah alat bukti sebelum menjerat seorang tersangka terlibat kasus korupsi atau tidak.

"Ini harus diselidiki lagi karena pembuktian korupsi tidak mudah, dan kita bekerja sama dengan instansi lain seperti BPKP, IT BPK, dan nanti hasil penyidikan (diberikan) ke Jaksa Penuntut Umum sehingga hasil penyidkan alat bukti dan tersangka lengkap," katanya.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X