Kementerian PAN-RB: PNS yang Ikut Konvensi Demokrat Tak Harus Mundur

Kompas.com - 17/09/2013, 15:46 WIB
Para kandidat yang diundang dalam Konvensi Capres Demokrat KOMPAS IMAGESPara kandidat yang diundang dalam Konvensi Capres Demokrat
Penulis Ihsanuddin
|
EditorCaroline Damanik

JAKARTA, KOMPAS.com — Para peserta Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat yang berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS) tidak harus mundur dari jabatannya. Hal ini disampaikan Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Tasdik Kinanto, Selasa (17/9/2013) di Jakarta.

Menurut Tasdik, peserta Konvensi Demokrat tidak harus mundur dari PNS karena penyelenggaraan konvensi sendiri merupakan model baru yang belum diatur oleh undang-undang.

"Jadi konvensi ini kan model baru, belum ada dan diatur undang-undangnya. Jadi sah-sah saja," kata Tasdik.

Tasdik juga menilai, seseorang baru diharuskan melepas jabatannya di pemerintahan jika sudah berstatus sebagai calon presiden. Status sebagai peserta konvensi calon presiden dari suatu partai, menurutnya, berbeda dengan status calon presiden.


"Jadi nanti kalau sudah menang dan benar-benar diusung sebagai calon presiden, baru harus mundur dan melepas jabatannya. Kalau masih statusnya peserta konvensi, tidak masalah," jelas Tasdik.

Seperti diketahui, dalam perhelatan Konvensi Demokrat, terdapat dua nama yang berstatus sebagai PNS. Mereka adalah Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat Dino Patti Djalal dan Anggota Badan Pemeriksa Keuangan Ali Masykur Musa. Dino sendiri mengaku sudah mengirim surat kepada Kementerian Luar Negeri dan mengaku siap mundur apabila diperlukan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X