Diprediksi, Puncak Arus Balik Terjadi pada Hari Minggu

Kompas.com - 09/08/2013, 16:55 WIB
Kendaraan melintasi ruas jalan lingkar Nagreg, Bandung, Jawa Barat, Selasa (30/7/2013). Lingkar Nagreg merupakan jalur yang biasa digunakan sebagai jalur arus balik dari Jawa Tengah menuju Bandung. KOMPAS IMAGES/VITALIS YOGI TRISNA Kendaraan melintasi ruas jalan lingkar Nagreg, Bandung, Jawa Barat, Selasa (30/7/2013). Lingkar Nagreg merupakan jalur yang biasa digunakan sebagai jalur arus balik dari Jawa Tengah menuju Bandung.
|
EditorCaroline Damanik

KARAWANG, KOMPAS.com - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memprediksi puncak arus balik Lebaran 2013 akan terjadi pada hari Minggu (11/8/2013). Perjalanan pemudik diduga akan meningkat mulai Jumat (9/8/2013) malam.

"Puncak arus balik diperkirakan hari Minggu. Karena kan para pegawai negeri masuk Senin (12/8/2013)," ujar Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pujdi Hartanto di sela-sela pantauan kesiapan arus balik Lebaran di Tol Cikampek, Karawang, Jumat (9/8/2013).

Dia menyampaikan, meski demikian, arus balik masih akan terus mengalir hingga Minggu (19/8/2013) pekan depan. Pasalnya, lanjut Pudji, pegawai swasta dan pelajar masih libur dalam satu pekan ke depan.

"Pegawai swasta dan anak sekolah masih libur, jadi masih bisa juga tersebar sampai dengan Sabtu dan Minggu berikutnya," tuturnya.

Ia mengatakan, pada hari kedua Lebaran, sudah ditemukan beberapa pemudik yang mulai melakukan perjalanan pulang menuju Jakarta. Namun, katanya, peningkatan signifikan baru akan terjadi Jumat malam nanti.

"Baru satu atau dua kendaraan. Indikasinya kan meletakkan barang-barang di atas mobil. Kami dapat informasi dari petugas di Jawa Tengah, baru satu atau dua kendaraan yang balik. Kira-kira, baru nanti malam arus balik akan dimulai," ungkap Pudji.

Disampaikannya, karena belum ada peningkatan arus lalu lintas balik Lebaran, jajarannya saat ini masih terfokus melakukan pengamanan lalu lintas pada jalur rekreasi, pemakaman dan pemukiman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Konsentrasi masih pada jalur rekreasi, tempat ziarah, pemukiman untuk silaturahmi. Arus balik sendiri belum," tukasnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wapres: RI Harus Miliki Kapasitas Pelopori 'Halal System'

Wapres: RI Harus Miliki Kapasitas Pelopori "Halal System"

Nasional
Pegang Presidensi G20, Indonesia Akan Beri Perhatian Khusus ke Negara Pasifik Selatan

Pegang Presidensi G20, Indonesia Akan Beri Perhatian Khusus ke Negara Pasifik Selatan

Nasional
Hidupkan Ekonomi Nasional, Wapres: Perlu Fokus pada Sektor Berpeluang Tumbuh Positif

Hidupkan Ekonomi Nasional, Wapres: Perlu Fokus pada Sektor Berpeluang Tumbuh Positif

Nasional
Pemerintah Siapkan Skenario Booster Vaksin Covid-19 untuk 2022

Pemerintah Siapkan Skenario Booster Vaksin Covid-19 untuk 2022

Nasional
Kabareskrim Sebut Polisi Sudah Ungkap 13 Kasus Pinjol Ilegal, Total Ada 57 Tersangka

Kabareskrim Sebut Polisi Sudah Ungkap 13 Kasus Pinjol Ilegal, Total Ada 57 Tersangka

Nasional
Dewas Diminta Segera Investigasi Dugaan Pelanggaran Etik Wakil Ketua KPK Lili Pintauli

Dewas Diminta Segera Investigasi Dugaan Pelanggaran Etik Wakil Ketua KPK Lili Pintauli

Nasional
Hari Santri Nasional, Berawal dari Resolusi Jihad yang Kelak Memicu Pertempuran 10 November

Hari Santri Nasional, Berawal dari Resolusi Jihad yang Kelak Memicu Pertempuran 10 November

Nasional
Syarat PCR untuk Naik Pesawat, Pimpinan Komisi IX: Lebih Baik Mencegah daripada Mengobati

Syarat PCR untuk Naik Pesawat, Pimpinan Komisi IX: Lebih Baik Mencegah daripada Mengobati

Nasional
Dilaporkan ke Dewas Lagi, Lili Pintauli Didesak Mundur sebagai Pimpinan KPK

Dilaporkan ke Dewas Lagi, Lili Pintauli Didesak Mundur sebagai Pimpinan KPK

Nasional
Mahfud MD Pastikan Tak Akan Berhenti Tindak Tegas Pinjol Ilegal

Mahfud MD Pastikan Tak Akan Berhenti Tindak Tegas Pinjol Ilegal

Nasional
Pacaran Pakai Mobil Patroli, Bripda Arjuna Bagas Segera Disidang

Pacaran Pakai Mobil Patroli, Bripda Arjuna Bagas Segera Disidang

Nasional
Warga Didorong Berani Lapor Polisi jika Diteror Pinjol Ilegal, LPSK Akan Dilibatkan

Warga Didorong Berani Lapor Polisi jika Diteror Pinjol Ilegal, LPSK Akan Dilibatkan

Nasional
Mahfud Terima Laporan Warga Bunuh Diri karena Diteror Pinjol Ilegal

Mahfud Terima Laporan Warga Bunuh Diri karena Diteror Pinjol Ilegal

Nasional
Imparsial Kritik Surat Peringatan Plt Bupati Sintang soal Pembongkaran Masjid Ahmadiyah

Imparsial Kritik Surat Peringatan Plt Bupati Sintang soal Pembongkaran Masjid Ahmadiyah

Nasional
Dukung Pemerintah Perangi Mafia Tanah, LPSK Siap Lindungi Korban

Dukung Pemerintah Perangi Mafia Tanah, LPSK Siap Lindungi Korban

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.