Kompas.com - 05/08/2013, 10:40 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri


JAKARTA, KOMPAS.com
— Menteri Agama Suryadharma Ali mengatakan, ledakan di Vihara Ekayana merupakan tindakan teror yang ingin membuat umat beragama terpecah belah. Namun, ia yakin kalau umat Islam dan Buddha tidak akan terpengaruh dengan kejadian seperti itu.

"Ini jelas teror. Teror ini luar biasa. Tidak bisa ditebak," ujar Suryadharma kepada wartawan di Vihara Ekayana, Jakarta Barat, Senin (5/8/2013).

Menurutnya, solidaritas yang dilakukan pelaku yang diduga membela Rohingya bukan solidaritas yang positif. Bahkan, pelaku menginginkan adanya konflik antar-umat beragama.

Dia juga menegaskan bahwa umat Islam dan Buddha di Indonesia tidak pernah ada konflik. Selama ini, kedua umat itu hidup rukun berdampingan dengan damai.

Menurut Suryadharma, tindakan pelaku pengeboman pada Minggu malam itu sudah mencoreng kesucian Ramadhan. Ia berharap agar hukum tetap ditegakkan. Dia mengimbau masyarakat untuk tidak terpancing dengan munculnya gerakan-gerakan semacam itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.