Kompas.com - 02/08/2013, 14:28 WIB
Foto Dok: Kapolda Sumut, Irjen Oegroseno, seusai menyambangi Mapolresta Medan, Rabu (15/9/2010), untuk mempertanyakan perkembangan pengungkapan kasus perampokan Bank CIMB Niaga Cabang Aksara Medan.

TRIBUN MEDAN/DENI SYAFRIZAL DAULAYFoto Dok: Kapolda Sumut, Irjen Oegroseno, seusai menyambangi Mapolresta Medan, Rabu (15/9/2010), untuk mempertanyakan perkembangan pengungkapan kasus perampokan Bank CIMB Niaga Cabang Aksara Medan.
Penulis Dani Prabowo
|
EditorCaroline Damanik

JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah dilantik sebagai Wakil Kepala Polri, Komjen Oegroseno mengungkapkan sejumlah strategi yang disiapkan Polri menjelang Pemilu 2014 mendatang. Salah satu strateginya adalah menempatkan satu polisi di satu desa untuk mengamati kondisi di desa tersebut.

"Jadi diharapkan untuk polisi yang ada di desa ini dapat melihat sindrom serta gejala-gejala apa yang akan terjadi saat pemilu. Kemudian segera dilaporkan agar segera dicarikan obatnya," kata Oegroseno seusai acara pelantikan dirinya di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (2/8/2013).

Oegroseno mengatakan, strategi itu sebenarnya telah direncanakan sejak lama oleh Kapolri Jenderal (Pol) Timur Pradopo. Dengan penerapan strategi, persoalan yang terjadi seperti pada pelaksanaan pemilu-pemilu sebelumnya diharapkan tidak lagi terulang.

"Jangan seperti 2004 dan 2009, yang sudah terjadi baru dicarikan obatnya. Ini prioritas untuk 2014," ujarnya.

Selain itu, Oegroseno berharap agar nantinya polisi yang akan terjun di lapangan dapat menjadi polisi yang utuh, yaitu aparat yang dapat menjawab semua persoalan yang terjadi di lapangan dengan baik.

"Ini yang diciptakan bersama, jadi jika ditanya apa pun, ini harus bisa dijawab," katanya.

Sementara itu, saat disinggung rencananya untuk memulai blusukan ala Gubernur DKI Jakarta, Oegroseno enggan membeberkannya.

"Setiap saat. Jangan ditentukan, nanti ketahuan. Namanya blusukan. Nanti malam boleh blusukan," selorohnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Virtual Sudah Kirim Peringatan ke 200 Akun Media Sosial

Polisi Virtual Sudah Kirim Peringatan ke 200 Akun Media Sosial

Nasional
MUI: Vaksinasi Covid-19 Tidak Batalkan Puasa, Kondisi Kesehatan Tetap Diperhatikan

MUI: Vaksinasi Covid-19 Tidak Batalkan Puasa, Kondisi Kesehatan Tetap Diperhatikan

Nasional
Keaslian Rumah Achmad Soebardjo Diharapkan Tidak Berubah Setelah Ganti Pemilik

Keaslian Rumah Achmad Soebardjo Diharapkan Tidak Berubah Setelah Ganti Pemilik

Nasional
[POPULER NASIONAL] Kemenag Gelar Sidang Isbat | Gatot Nurmantyo dan Rizieq Shihab Dinilai Layak Jadi Presiden

[POPULER NASIONAL] Kemenag Gelar Sidang Isbat | Gatot Nurmantyo dan Rizieq Shihab Dinilai Layak Jadi Presiden

Nasional
Latar Belakang Seragam Baru Satpam Berwarna Coklat seperti Seragam Polisi...

Latar Belakang Seragam Baru Satpam Berwarna Coklat seperti Seragam Polisi...

Nasional
Cerita tentang Menteri yang Menangis, Mengiba, Minta Masuk dalam Kabinet Jokowi

Cerita tentang Menteri yang Menangis, Mengiba, Minta Masuk dalam Kabinet Jokowi

Nasional
Kemenkes: Vaksinasi Covid-19 Mencapai 15,1 Juta Dosis

Kemenkes: Vaksinasi Covid-19 Mencapai 15,1 Juta Dosis

Nasional
Puan Ajak Masyarakat Jadikan Ibadah Puasa sebagai Momentum Tingkatkan Takwa dan Kepedulian

Puan Ajak Masyarakat Jadikan Ibadah Puasa sebagai Momentum Tingkatkan Takwa dan Kepedulian

Nasional
Jokowi: Selamat Menunaikan Ibadah Puasa, Semoga Negeri ini Dijauhkan dari Penyakit dan Bencana

Jokowi: Selamat Menunaikan Ibadah Puasa, Semoga Negeri ini Dijauhkan dari Penyakit dan Bencana

Nasional
Kasus Suap Pajak di Kalsel, KPK Cari Truk yang Diduga Bawa Barang Bukti

Kasus Suap Pajak di Kalsel, KPK Cari Truk yang Diduga Bawa Barang Bukti

Nasional
Penyuap Juliari Batubara Akui Ada Istilah Bina Lingkungan di Kemensos

Penyuap Juliari Batubara Akui Ada Istilah Bina Lingkungan di Kemensos

Nasional
Jokowi Sebut Perkembangan Ekonomi Digital Indonesia Tercepat di Asia Tenggara

Jokowi Sebut Perkembangan Ekonomi Digital Indonesia Tercepat di Asia Tenggara

Nasional
Moeldoko Sebut Masa Transisi Pengelolaan TMII Sudah Dimulai

Moeldoko Sebut Masa Transisi Pengelolaan TMII Sudah Dimulai

Nasional
Pro-Kontra Peleburan Kemenristek ke Kemendikbud: Kepentingan Investasi hingga Peningkatan Peran Dikti

Pro-Kontra Peleburan Kemenristek ke Kemendikbud: Kepentingan Investasi hingga Peningkatan Peran Dikti

Nasional
Ada Istilah 'Titipan Pak Menteri' di Sidang Kasus Korupsi Bansos Covid-19 yang Libatkan Juliari Batubara

Ada Istilah "Titipan Pak Menteri" di Sidang Kasus Korupsi Bansos Covid-19 yang Libatkan Juliari Batubara

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X