Beredar, Video Diduga Buronan Teroris Santoso di Youtube

Kompas.com - 09/07/2013, 19:46 WIB
Seorang lelaki yang diduga buronan teroris Santoso alias Abu Wardah di Youtube. youtubeSeorang lelaki yang diduga buronan teroris Santoso alias Abu Wardah di Youtube.
|
EditorHindra Liauw
JAKARTA, KOMPAS.com — Seseorang yang diduga buronan teroris Santoso alias Abu Wardah tiba-tiba muncul dalam video di Youtube. Video "Seruan01" tersebut diunggah oleh akun Al Himmah pada 6 Juli 2013.

Video itu diawali tampilan judul "Risalah kepada umat Islam di Kota Poso" dan tertulis nama Syaikh Abu Wardah Santoso. Dalam video berdurasi 6 menit 2 detik itu, seseorang yang diduga Santoso menyampaikan seruan jihad. "Antum (Anda) tidak perlu ragu ketika menghadapi Densus 88. Antum harus semangat," ujar seseorang yang diduga Santoso dalam video tersebut.

Video itu terlihat diambil di tengah hutan dengan latar belakang pepohonan rindang. Dia ditemani dua orang yang mengenakan penutup muka dan memegang senjata laras panjang. Adapun Santoso hanya mengenakan pakaian hitam dan memegang senjata api.

Dalam video itu juga tertulis Mujahidin Indonesia Timur. Bagian awal juga menampilkan jasad seseorang mengenakan pakaian TNI. Video tersebut terdengar sangat provokatif karena Santoso mengajak para pengikutnya untuk tetap eksis melawan Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal (Pol) Boy Rafli Amar saat dikonfirmasi mengaku belum melihat video tersebut. "Saya belum lihat. Belum bisa kita pastikan Santoso atau bukan," kata Boy saat dihubungi, Selasa (9/7/2013).

Santoso merupakan buronan teroris yang telah lama dicari pihak kepolisian. Santoso selalu disebut-sebut terlibat serangkaian aksi teror di Poso, Sulawesi Tengah, karena dia pernah memimpin pelatihan teror di sana.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X