Kompas.com - 14/05/2013, 14:59 WIB
|
EditorRusdi Amral

JAKARTA, KOMPAS.com — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) belum memutuskan sikap mengenai rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi beserta kompensasinya. PKS akan menentukan sikap setelah pemerintah menyampaikannya secara resmi di DPR.

"Kami menunggu penyampaian resmi dari pemerintah soal RAPBN-P 2013, termasuk opsi kenaikan harga BBM dan kompensasinya," kata Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid, Selasa (14/5/2013), di Jakarta.

Menurut Hidayat, dalam pertemuan partai-partai koalisi yang tergabung dalam Sekretariat Gabungan (Setgab), Senin (13/5/2013), partai-partai koalisi hanya mendengarkan pemaparan dari pemerintah soal rencana kenaikan harga BBM dan kompensasinya.

Seperti diberitakan, pemerintah berencana menaikkan harga BBM bersubsidi dari Rp 4.500 menjadi Rp 6.500 per liter. Pengurangan subsidi akan dialihkan untuk bantuan langsung sementara masyarakat dan pendidikan untuk rakyat miskin.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.