Kompas.com - 08/02/2013, 11:52 WIB
Penulis Icha Rastika
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum diinformasikan telah menjadi tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi. Anas disebut sebagai tersangka dalam kasus penerimaan gratifikasi saat dia masih menjabat anggota Dewan Perwakilan Rakyat.

"Iya, bukan Hambalang, gratifikasi," ujar seorang sumber internal KPK kepada wartawan, Jumat (8/2/2013).

Bukan hanya satu orang, informasi ini juga ditegaskan seorang sumber lainnya. Namun, Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas menyanggah informasi yang menyebutkan Anas menjadi tersangka. "Tidak benar," kata Busyro.

Adapun Wakil Ketua KPK lainnya, Zulkarnain, enggan berkomentar kepada wartawan. "Saya no comment dulu (tidak berkomentar), nanti ada waktunya diumumkan oleh bagian humas," ujarnya.

Pengacara Anas, Firman Wijaya, saat dihubungi wartawan, mengaku belum mendapatkan kabar soal penetapan Anas sebagai tersangka. Firman juga mengaku belum dapat surat pemberitahuan mengenai pencegahan Anas bepergian ke luar negeri. "Belum ada soal itu," katanya.

Menurut Firman, kabar mengenai penetapan Anas sebagai tersangka ini hanyalah upaya politis yang mencoba untuk mengintervensi penegakan hukum di KPK. Padahal, lanjutnya, proses hukum harus melalui parameter yang jelas. KPK harus dapat menunjukkan bukti yang memperlihatkan keterlibatan Anas.

"Saya melihat pressure (tekanan) politik yang coba intervensi proses hukum. Proses hukum yang ada, kan, parameternya jelas, acuannya putusan pengadilan, itu bukti yuridis, tetapi sampai saat ini belum ada yang dipidana," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Selamat dari Kecelakaan Saat Reli, Bamsoet: Allah Masih Melindungi Saya

    Selamat dari Kecelakaan Saat Reli, Bamsoet: Allah Masih Melindungi Saya

    Nasional
    UPDATE 27 November: Indonesia Baru Capai Vaksinasi 44,97 Persen dari Target Herd Immunity

    UPDATE 27 November: Indonesia Baru Capai Vaksinasi 44,97 Persen dari Target Herd Immunity

    Nasional
    Update 27 November: Positivity Rate Kasus Harian Covid-19 Sebesar 0,21 Persen

    Update 27 November: Positivity Rate Kasus Harian Covid-19 Sebesar 0,21 Persen

    Nasional
    Update 27 November: Ada 5.397 Suspek Covid-19 di Indonesia

    Update 27 November: Ada 5.397 Suspek Covid-19 di Indonesia

    Nasional
    Menpan RB Larang ASN Cuti pada 24 Desember 2021-2 Januari 2022

    Menpan RB Larang ASN Cuti pada 24 Desember 2021-2 Januari 2022

    Nasional
    Update 27 November: Bertambah 11, Total 143.807 Orang Meninggal Dunia akibat Covid-19

    Update 27 November: Bertambah 11, Total 143.807 Orang Meninggal Dunia akibat Covid-19

    Nasional
    Jokowi: Target Vaksinasi Covid-19 yang Ditetapkan WHO Sulit Tercapai di Akhir 2021

    Jokowi: Target Vaksinasi Covid-19 yang Ditetapkan WHO Sulit Tercapai di Akhir 2021

    Nasional
    Kapolri Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Serentak Indonesia di Bogor

    Kapolri Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Serentak Indonesia di Bogor

    Nasional
    Cerita Guru Honorer di Ende yang 7 Bulan Belum Terima Gaji ...

    Cerita Guru Honorer di Ende yang 7 Bulan Belum Terima Gaji ...

    Nasional
    Update 27 November: 8.226 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

    Update 27 November: 8.226 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

    Nasional
    Bamsoet Jadi Navigator Sean Gelael Saat Kecelakaan Reli di Meikarta

    Bamsoet Jadi Navigator Sean Gelael Saat Kecelakaan Reli di Meikarta

    Nasional
    Update 27 November: Kasus Baru Covid-19 Tercatat di 26 Provinsi, DIY Catat Penambahan Tertinggi

    Update 27 November: Kasus Baru Covid-19 Tercatat di 26 Provinsi, DIY Catat Penambahan Tertinggi

    Nasional
    Update 27 November: Bertambah 260, Total Kasus Covid-19 yang Sembuh Mencapai 4.103.639

    Update 27 November: Bertambah 260, Total Kasus Covid-19 yang Sembuh Mencapai 4.103.639

    Nasional
    Bamsoet Kecelakaan Saat Reli di Meikarta, Kondisinya Tidak Luka-luka

    Bamsoet Kecelakaan Saat Reli di Meikarta, Kondisinya Tidak Luka-luka

    Nasional
    Update 27 November: 404 Kasus Baru Covid-19 di Indonesia, Total Jadi 4.255.672

    Update 27 November: 404 Kasus Baru Covid-19 di Indonesia, Total Jadi 4.255.672

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.