Mahasiswi Cantik Itu Bukan Bagian dari Gratifikasi Seksual - Kompas.com

Mahasiswi Cantik Itu Bukan Bagian dari Gratifikasi Seksual

Kompas.com - 31/01/2013, 10:59 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Mahasiswi cantik berusia 19 tahun yang ikut ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi bersama AF, orang dekat Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaaq, bukan merupakan bagian dari gratifikasi seksual. 

AF bukan pejabat atau penyelenggara negara sehingga tak bisa dijerat dengan ketentuan gratifikasi dalam bentuk layanan seksual.

Direktur Gratifikasi KPK Giri Suprapdiono memastikan, M bukanlah bagian dari gratifikasi seksual. "Ini bukan diberikan ke penyelenggara negara atau pegawai negeri. Kecuali ada penyelenggara negara yang ikut menikmati, baru masuk gratifikasi," ujar Giri di Jakarta, Kamis (31/1/2013).

M ikut ditangkap KPK bersama AF di Hotel Le Meridien. Penyidik KPK menangkap keduanya setelah AF diketahui menerima uang suap senilai Rp 1 miliar dari Direktur PT Indoguna Utama Juard Effendi dan Arya Abdi Effendi.

M akhirnya dipulangkan KPK pukul 02.00 tadi. Berdasarkan pemeriksaan KPK, M tak terkait dengan kasus suap soal kuota impor daging sapi ini.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    PenulisKhaerudin
    EditorMarcus Suprihadi
    Komentar

    Terkini Lainnya

    Anies: Jakarta Fair di Kemayoran Kondisinya Aman dan Stabil

    Anies: Jakarta Fair di Kemayoran Kondisinya Aman dan Stabil

    Megapolitan
    Ini Perbedaan Teknik Informatika dan Sistem Informasi

    Ini Perbedaan Teknik Informatika dan Sistem Informasi

    Edukasi
    PP Muhammadiyah Minta Agar Istilah Radikalisasi Dihapus di RUU Antiterorisme

    PP Muhammadiyah Minta Agar Istilah Radikalisasi Dihapus di RUU Antiterorisme

    Nasional
    Pesona Masjid Besar Suruh, Sisa Kejayaan Zaman Mataram 2 Abad Silam

    Pesona Masjid Besar Suruh, Sisa Kejayaan Zaman Mataram 2 Abad Silam

    Regional
    Jebol Tembok Kantor Pegadaian di Bekasi dan Depok, Pelaku Pura-pura Sewa Kontrakan

    Jebol Tembok Kantor Pegadaian di Bekasi dan Depok, Pelaku Pura-pura Sewa Kontrakan

    Megapolitan
    KPU Sebut Logistik Kotak Suara Pilkada 2018 Telah Tersebar di Semua Daerah

    KPU Sebut Logistik Kotak Suara Pilkada 2018 Telah Tersebar di Semua Daerah

    Nasional
    Kata Pimpinan KPK, Mantan Napi Koruptor Bisa 'Nyaleg' Asalkan...

    Kata Pimpinan KPK, Mantan Napi Koruptor Bisa "Nyaleg" Asalkan...

    Nasional
    Dahnil: RUU Antiterorisme Seperti Menyeret ke Orde Baru...

    Dahnil: RUU Antiterorisme Seperti Menyeret ke Orde Baru...

    Nasional
    Bawa Pistol Sambil Mengajar, Guru SD di OKU Timur DItangkap Polisi

    Bawa Pistol Sambil Mengajar, Guru SD di OKU Timur DItangkap Polisi

    Regional
    'Bila Gubernur Mau Datang Beri Bantuan, Lebih Baik dalam Bentuk Finansial'

    "Bila Gubernur Mau Datang Beri Bantuan, Lebih Baik dalam Bentuk Finansial"

    Megapolitan
    KPK Tangkap Bupati dan 9 Orang di Buton Selatan

    KPK Tangkap Bupati dan 9 Orang di Buton Selatan

    Nasional
    Saat Jokowi Menguji Anak-anak Muda Visioner Melafalkan Pancasila...

    Saat Jokowi Menguji Anak-anak Muda Visioner Melafalkan Pancasila...

    Nasional
    Pria yang Hina Jokowi Dalam Sebuah Video Disebut Akan Serahkan Diri

    Pria yang Hina Jokowi Dalam Sebuah Video Disebut Akan Serahkan Diri

    Megapolitan
    Jaringan Kemendagri Terputus 2 Minggu, Ribuan Warga Perbatasan Nunukan Tidak Bisa Cetak E-KTP

    Jaringan Kemendagri Terputus 2 Minggu, Ribuan Warga Perbatasan Nunukan Tidak Bisa Cetak E-KTP

    Regional
    Ali Mochtar Ngabalin Jadi Tenaga Ahli KSP, Ini Kata Airlangga Hartarto

    Ali Mochtar Ngabalin Jadi Tenaga Ahli KSP, Ini Kata Airlangga Hartarto

    Nasional

    Close Ads X