Sumaryoto: Rudy Cium Tangan Saya - Kompas.com

Sumaryoto: Rudy Cium Tangan Saya

Kompas.com - 28/11/2012, 19:56 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Anggota Komisi XI DPR Sumaryoto mengaku pernah bertemu dengan Direktur Utama PT Merpati Nusantara Airlines Rudy Setyopurnomo di luar agenda resmi. Namun, Sumaryoto mengaku pertemuan itu atas permintaan Rudy. Ia pun menilai semua tudingan adalah karangan belaka.

"Itu cerita bohong semua. Di situ banyak kata-kata, tetapi itu baru bagi saya. Saya tidak tahu itu," ucap Sumaryoto, Rabu (28/11/2012), di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat hari ini melakukan konfrontasi antara Sumaryoto dan Rudy untuk mengungkap perbedaan pandangan keduanya terkait pertemuan-pertemuan di luar agenda resmi DPR. Menurut Sumaryoto, di dalam konfrontasi tadi, Rudy mengaku menerima pesan singkat darinya.

"Saya tegaskan saya tidak pernah SMS dan telepon ke dia (Rudy). Dia sampaikan itu ada permintaan, tetapi tidak ada bukti," imbuhnya.

Kendati demikian, Sumaryoto mengakui adanya pertemuan dengan Rudy beberapa kali di luar agenda resmi DPR. Pertemuan itu, diakuinya, atas desakan dari Rudy yang berkali-kali meminta bertemu. "Sampai di Komodo, dia ciumi tangan saya. Saya nggak tahu maksudnya apa," ujarnya.

Pertemuan lain, lanjutnya, terjadi pada tanggal 26 September 2012 lalu saat perayaan ulang tahun Merpati. Ketika itu, Sumaryoto mengaku bertemu Rudy dan Dirut Merpati lama Sardjono Jhony. Saat berbincang dengan Rudy, Sumaryoto menuturkan ada istri Rudy di sana.

"Ada istrinya tanggal 26 September. Masa saya mau peras-peras di depan istri dia? Saya bilang, ini semua rekaan. Sementara untuk tanggal 8 Oktober, saya sedang ada di Semarang," imbuhnya.

Baca juga:
Hatta: Lagi-lagi Dahlan Iskan Salah
Linda Megawati: Saya Terpukul Disebut Pemeras
BK Konfrontasi Dirut Merpati dengan Sumaryoto
BK Minta Dahlan Cari Bukti Hukum Pemerasan BUMN
Diperiksa BK 2 Jam, Dirut Merpati Bungkam
Mantan Dirut Merpati Bantah Ada Pemerasan
Hatta: Dahlan seperti Anjing Menggonggong, Kafilah Berlalu

Berita terkait dapat diikuti dalam topik:
Dahlan Iskan Versus DPR


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorHindra

    Close Ads X