Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ini Cara Fadel Muhammad Luluhkan DPR

Kompas.com - 02/11/2012, 22:38 WIB
Sabrina Asril

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Umum Partai Golkar Fadel Muhammad mengaku pernah memiliki pengalaman melakukan rapat yang alot dengan Komisi IV DPR RI saat masih menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan pada tahun 2009-2011. Untuk meluluhkan hati para anggota dewan, Fadel mengaku tak perlu memberikan uang pelicin. Tetapi, ia mengaku kerap mentraktir para anggota dewan makan di luar Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

"Saya pernah di DPR sampai deadlock, sampai nggak jadi rapat beberapa kali. Caranya sih nggak pakai uang seperti yang ramai sekarang ini. Tapi saya lobi bicara, saya traktir makan anggota-anggota dewan itu," ujar Fadel, Jumat (2/11/2012), di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta.

Politisi yang juga mantan Gubernur Gorontalo itu mengaku setelah acara makan-makan itu, para anggota dewan yang sebelumnya keras akhirnya melunak. Saat melakukan kunjungan bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Fadel juga mengaku hanya membiayai konsumsi dan penginapan anggota dewan selama kunjungan di daerah.

"Tapi ongkos jalan, mereka bayar sendiri," ujar Fadel lagi.

Menurut Fadel, praktik-praktik anggota DPR yang meminta jatah belum pernah dialaminya. Fadel melihat hal ini karena kementeriannya hanya mengelola anggaran Rp triliun. "Orang bilang kita menteri kering, anggarannya kecil. Jadi mereka (anggota DPR) juga tidak terlalu melirik ke kita," imbuhnya lagi.

Lebih lanjut, Fadel menilai pernyataan Dahlan Iskan soal oknum anggota DPR yang memeras BUMN seharusnya segera diselesaikan dengan mengungkapkannya. Dengan demikian, hal ini tidak menimbulkan prasangka termasuk ke politisi Golkar yang kini menjadi anggota dewan.

Menurut Fadel, anggota Komisi III DPR dari partainya yakni Bambang Soesatyo kesal bukan main dengan adanya pesan gelap yang memaparkan inisial-inisial politisi yang kerap meminta jatah.

"Dia kesal karena disebut-sebut BS. Jadi tolong Pak Dahlan kalau memang punya keberanian diungkap saja," kata Fadel.

Berita terkait dapat diikuti dalam topik:
Dahlan Iskan Versus DPR

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
    Video rekomendasi
    Video lainnya


    Terkini Lainnya

    Jabat Tangan Puan dan Jokowi di Tengah Isu Tak Solidnya Internal PDI-P

    Jabat Tangan Puan dan Jokowi di Tengah Isu Tak Solidnya Internal PDI-P

    Nasional
    Saat Anak Buah Biayai Keperluan Pribadi SYL, Umrah hingga Servis 'Mercy'

    Saat Anak Buah Biayai Keperluan Pribadi SYL, Umrah hingga Servis "Mercy"

    Nasional
    26 Tahun Reformasi: Robohnya Etika Bernegara

    26 Tahun Reformasi: Robohnya Etika Bernegara

    Nasional
    Soal Perintah 'Tak Sejalan Silakan Mundur', SYL: Bukan Soal Uang, Tapi Program

    Soal Perintah "Tak Sejalan Silakan Mundur", SYL: Bukan Soal Uang, Tapi Program

    Nasional
    Rosan Ikut di Pertemuan Prabowo-Elon Musk, Bahas Apa?

    Rosan Ikut di Pertemuan Prabowo-Elon Musk, Bahas Apa?

    Nasional
    [POPULER NASIONAL] MPR Bakal Temui Amien Rais | Anies Pertimbangkan Maju Pilkada Jakarta

    [POPULER NASIONAL] MPR Bakal Temui Amien Rais | Anies Pertimbangkan Maju Pilkada Jakarta

    Nasional
    MK Putus 207 Sengketa Pileg Hari Ini hingga Besok

    MK Putus 207 Sengketa Pileg Hari Ini hingga Besok

    Nasional
    Tanggal 24 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

    Tanggal 24 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

    Nasional
    Anies Pertimbangkan Maju Pilkada DKI, PKS: Kita Lagi Cari yang Fokus Urus Jakarta

    Anies Pertimbangkan Maju Pilkada DKI, PKS: Kita Lagi Cari yang Fokus Urus Jakarta

    Nasional
    Momen Menarik di WWF Ke-10 di Bali: Jokowi Sambut Puan, Prabowo Dikenalkan sebagai Presiden Terpilih

    Momen Menarik di WWF Ke-10 di Bali: Jokowi Sambut Puan, Prabowo Dikenalkan sebagai Presiden Terpilih

    Nasional
    Perkenalkan Istilah ‘Geo-cybernetics’, Lemhannas: AI Bikin Tantangan Makin Kompleks

    Perkenalkan Istilah ‘Geo-cybernetics’, Lemhannas: AI Bikin Tantangan Makin Kompleks

    Nasional
    Megawati Disebut Lebih Berpeluang Bertemu Prabowo, Pengamat: Jokowi Akan Jadi Masa Lalu

    Megawati Disebut Lebih Berpeluang Bertemu Prabowo, Pengamat: Jokowi Akan Jadi Masa Lalu

    Nasional
    Laporkan Dewas ke Bareskrim, Wakil Ketua KPK Bantah Dirinya Problematik

    Laporkan Dewas ke Bareskrim, Wakil Ketua KPK Bantah Dirinya Problematik

    Nasional
    Kolaborasi Pertamina–Mandalika Racing Series Dukung Pembalap Muda Bersaing di Kancah Internasional

    Kolaborasi Pertamina–Mandalika Racing Series Dukung Pembalap Muda Bersaing di Kancah Internasional

    Nasional
    Harkitnas, Fahira Idris Tekankan Pentingnya Penguasaan Iptek untuk Capai Visi Indonesia Emas 2045

    Harkitnas, Fahira Idris Tekankan Pentingnya Penguasaan Iptek untuk Capai Visi Indonesia Emas 2045

    Nasional
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    komentar di artikel lainnya
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Close Ads
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com