Istana: Fitra Tak Pantas Tanyakan "Open House" Istana - Kompas.com

Istana: Fitra Tak Pantas Tanyakan "Open House" Istana

Kompas.com - 19/08/2012, 17:08 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha mengatakan, Sekretariat Nasional Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Seknas Fitra) tak pantas menanyakan soal acara open house di Istana Negara, Jakarta, Minggu (19/8/2012), yang disebut menghabiskan dana Rp 1,5 miliar.

Open house di Istana Negara, kata Julian, digelar sebagai bentuk perhatian Presiden terhadap warga yang ingin bersilaturahim dengannya dan keluarga. "Jadi, ini bukan inisiatif yang tidak ada alasan. Tradisi ini berlangsung setiap tahun. Jadi, kami kira tidak logis dan pantas menanyakan hal-hal yang tidak substansial," kata Julian kepada para wartawan di Istana Negara, Jakarta, Minggu.

Terkait acara ini, Fitra mencatat anggaran penyelenggaraan open house di Istana mencapai Rp 1,5 miliar. Anggaran ini digunakan untuk jamuan Presiden dengan para menteri, pimpinan lembaga tinggi negara, dan duta-duta besar sebesar Rp 606.150.000.

Selanjutnya, Istana Presiden menganggarkan Rp 172.250.000 untuk jamuan bagi pejabat dan karyawan Sekretariat Kepresidenan. Selanjutnya, anggaran pekerjaan pengadaan jamuan snack dan minuman sebesar Rp 452.000.000. Untuk pemasangan dan pembongkaran tenda, Istana menganggarkan Rp 385.104.500.

Julian menambahkan, Istana Kepresidenan tidak memiliki kewajiban untuk menanggapi pernyataan Fitra bahwa anggaran tersebut terlalu mengada-ada, jauh dari instruksi Presiden soal gerakan penghematan. Ketika dikonfirmasi kebenaran biaya acara open house, Julian mengaku tak memiliki data soal itu.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorA. Wisnubrata
    Komentar

    Terkini Lainnya

    Prabowo Sering Ajak Anies Ngobrol, tetapi Bukan soal Cawapres...

    Prabowo Sering Ajak Anies Ngobrol, tetapi Bukan soal Cawapres...

    Nasional
    Kesalahan Warga Setiap Kali Melihat Lokasi Kejahatan...

    Kesalahan Warga Setiap Kali Melihat Lokasi Kejahatan...

    Megapolitan
    Calon Jemaah Haji yang Wafat sebelum Berangkat Kini Bisa Digantikan Keluarganya

    Calon Jemaah Haji yang Wafat sebelum Berangkat Kini Bisa Digantikan Keluarganya

    Nasional
    Di Persidangan, Bos First Travel Akan Beberkan soal Aset yang Dibekukan

    Di Persidangan, Bos First Travel Akan Beberkan soal Aset yang Dibekukan

    Nasional
    Rela Antre Berjam-jam demi 'Es Kepal Milo' yang Viral di Medsos...

    Rela Antre Berjam-jam demi "Es Kepal Milo" yang Viral di Medsos...

    Megapolitan
    Elektabilitas Ridwan Kamil-Uu Turun di Survei Indo Barometer, Apa Sebabnya?

    Elektabilitas Ridwan Kamil-Uu Turun di Survei Indo Barometer, Apa Sebabnya?

    Nasional
    Unjuk Rasa, Massa di Aceh Tuntut Eksekusi Cambuk Tetap Digelar di Ruang Terbuka

    Unjuk Rasa, Massa di Aceh Tuntut Eksekusi Cambuk Tetap Digelar di Ruang Terbuka

    Regional
    Banyak Penumpang Southwest Tak Pakai Masker Oksigen dengan Benar

    Banyak Penumpang Southwest Tak Pakai Masker Oksigen dengan Benar

    Internasional
    Ini yang Harus Dilakukan Jokowi agar Pemangkasan 14 Proyek Tak Jadi Titik Lemah

    Ini yang Harus Dilakukan Jokowi agar Pemangkasan 14 Proyek Tak Jadi Titik Lemah

    Nasional
    Mengamuk dan Melukai 3 Warga, Seekor Kerbau Ditembak Polisi

    Mengamuk dan Melukai 3 Warga, Seekor Kerbau Ditembak Polisi

    Regional
    5 Pengakuan Bimanesh soal Fredrich dan Kejanggalan Perawatan Setya Novanto

    5 Pengakuan Bimanesh soal Fredrich dan Kejanggalan Perawatan Setya Novanto

    Nasional
    Tahap Dua Penataan Tanah Abang, dari Blok G hingga 'Skybridge'

    Tahap Dua Penataan Tanah Abang, dari Blok G hingga "Skybridge"

    Megapolitan
    Penutupan Sense Karaoke di Mangga Dua yang Berjalan Tanpa Perlawanan

    Penutupan Sense Karaoke di Mangga Dua yang Berjalan Tanpa Perlawanan

    Megapolitan
    Sidang Dokter Bimanesh Sutarjo Akan Hadirkan Setya Novanto

    Sidang Dokter Bimanesh Sutarjo Akan Hadirkan Setya Novanto

    Nasional
    Korban Tewas Akibat Miras Oplosan di Indonesia 112 Orang

    Korban Tewas Akibat Miras Oplosan di Indonesia 112 Orang

    Regional

    Close Ads X