Cukup Bukti, KPK Akan Tetapkan Tersangka Kasus Hambalang - Kompas.com

Cukup Bukti, KPK Akan Tetapkan Tersangka Kasus Hambalang

Kompas.com - 20/06/2012, 19:54 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Komisi Pemberantasan Korupsi telah memiliki cukup bukti terkait dengan perkara dugaan korupsi dalam proyek pusat olahraga di Bukit Hambalang, Sentul, Bogor, Jawa Barat. Dalam waktu dekat, KPK bakal menetapkan tersangka dalam perkara itu.

"Tunggulah satu-dua minggu ini, kemungkinan besar kasus ini akan ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan. Kalau sudah ditingkatkan ke penyidikan, tentunya sudah ada tersangka," kata Ketua KPK Abraham Samad di Gedung Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/6/2012).

Namun, Abraham belum bersedia mengungkap pihak mana yang bakal dijadikan tersangka. Menurut dia, kemungkinan pihak yang terjerat adalah penyelenggara negara.

Abraham memastikan pihaknya tidak akan menutup-nutupi keterlibatan pihak tertentu dalam perkara itu. Bahkan, ia mengatakan, pihaknya tidak ragu menjerat orang yang paling hebat di negara ini jika memang cukup bukti.

Seperti diberitakan, KPK memulai penyelidikan Hambalang sejak Agustus 2011. Hingga kini, KPK telah lebih dari tiga kali melakukan gelar perkara. Yang menjadi konsentrasi pemeriksaan KPK adalah soal konstruksi (bangunan) dan pengadaan barang.

KPK menduga ada pelanggaran dalam proses subkontrak proyek kepada sejumlah perusahaan, termasuk PT Dutasari Citralaras yang mendapat pekerjaan proyek senilai Rp 300 miliar. Perusahaan tersebut diurus Mahfud Suroso, yang disebut sebagai orang dekat Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Hingga akhir 2008 , istri Anas, Athiyyah Laila, menjadi komisaris di PT Dutasari Citralaras.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorPepih Nugraha

    Terkini Lainnya

    Selain Korban Tewas, Ledakan Sumur Minyak di Aceh Timur Akibatkan 19 Orang Luka dan 5 Rumah Terbakar

    Selain Korban Tewas, Ledakan Sumur Minyak di Aceh Timur Akibatkan 19 Orang Luka dan 5 Rumah Terbakar

    Regional
    Sandiaga: Saya Alami Sendiri di Pilkada 2017, Netralitas ASN DKI Sangat Luar Biasa

    Sandiaga: Saya Alami Sendiri di Pilkada 2017, Netralitas ASN DKI Sangat Luar Biasa

    Megapolitan
    Polisi Lacak Nomor Telepon Penipu yang Ancam Adik Kwik Kian Gie

    Polisi Lacak Nomor Telepon Penipu yang Ancam Adik Kwik Kian Gie

    Megapolitan
    Sumur Minyak di Aceh Timur Meledak, 10 Orang Dilaporkan Tewas

    Sumur Minyak di Aceh Timur Meledak, 10 Orang Dilaporkan Tewas

    Regional
    Hitung Kerugian Negara, BPKP DKI Audit Proyek Jalan Nangka Depok

    Hitung Kerugian Negara, BPKP DKI Audit Proyek Jalan Nangka Depok

    Megapolitan
    Jokowi Akui Bertemu Alumni 212, Ingin Jaga Silaturahim

    Jokowi Akui Bertemu Alumni 212, Ingin Jaga Silaturahim

    Nasional
    Trump: Kim Jong Un Sangat Terbuka dan Terhormat

    Trump: Kim Jong Un Sangat Terbuka dan Terhormat

    Internasional
    Ketua DPR Anggap Tak Ada Urgensi Bentuk Pansus Tenaga Kerja Asing

    Ketua DPR Anggap Tak Ada Urgensi Bentuk Pansus Tenaga Kerja Asing

    Nasional
    Jokowi Sebut Ada Kepentingan Politis di Balik Isu Tenaga Kerja Asing

    Jokowi Sebut Ada Kepentingan Politis di Balik Isu Tenaga Kerja Asing

    Nasional
    Penipu Rp 50 Juta Pura-pura Jadi Kwik Kian Gie yang Sedang Disandera

    Penipu Rp 50 Juta Pura-pura Jadi Kwik Kian Gie yang Sedang Disandera

    Megapolitan
    Pemerintah Filipina Deportasi Biarawati asal Australia

    Pemerintah Filipina Deportasi Biarawati asal Australia

    Internasional
    Cegah Masuknya Pasukan Asing, TNI AL Gorontalo Tanam Mangrove

    Cegah Masuknya Pasukan Asing, TNI AL Gorontalo Tanam Mangrove

    Regional
    Bertemu Maman, Ojek 'Online' yang Gratiskan Tarif ke Pelajar hingga Penumpang yang Pergi Ibadah

    Bertemu Maman, Ojek "Online" yang Gratiskan Tarif ke Pelajar hingga Penumpang yang Pergi Ibadah

    Megapolitan
    Siapkan Pendidikan Anak yang Berkualitas

    Siapkan Pendidikan Anak yang Berkualitas

    BrandzView
    Simulasi 'Force Down', TNI AU Turun Paksa Pesawat Asing di Lanud Rsn Pekanbaru

    Simulasi "Force Down", TNI AU Turun Paksa Pesawat Asing di Lanud Rsn Pekanbaru

    Regional

    Close Ads X