Wall Street Ditutup Turun - Kompas.com

Wall Street Ditutup Turun

Kompas.com - 21/03/2012, 07:18 WIB

NEW YORK, KOMPAS.com — Saham-saham di Wall Street membukukan kerugian moderat pada Selasa (20/3/2012) waktu setempat (Rabu pagi WIB), di tengah kekhawatiran tentang pendinginan pertumbuhan ekonomi di China dan data bervariasi pada sektor konstruksi perumahan AS yang bermasalah.

Indeks Dow Jones Industrial Average merosot 68,94 poin (0,52 persen) menjadi berakhir pada 13.170,19. Indeks S&P 500 kehilangan 4,23 poin (0,30 persen) menjadi 1.405,52, sedangkan indeks komposit teknologi berat Nasdaq berkurang 4,17 poin (0,14 persen) menjadi 3.074,15.

Kemerosotan Wall Street menggemakan kerugian di pasar ekuitas Eropa dan Asia, setelah raksasa pertambangan BHP Billiton Australia pada Selasa memperingatkan bahwa permintaan bijih besi China tampaknya datar, meningkatkan kekhawatiran pertumbuhan di ekonomi terbesar kedua dunia itu.

"Kekhawatiran pertumbuhan China didorong oleh BHP Billiton yang mencatat sebuah perlambatan permintaan baja dari China dan sebuah kelompok industri China memperingatkan tentang penjualan mobil di negara itu," kata analis Charles Schwab.

Sementara itu, sebuah laporan Departemen Perdagangan AS yang bervariasi menunjukkan "housing start" (jumlah unit perumahan yang pembangunannya dimulai setiap bulan) turun 1,1 persen pada Februari dari lonjakan kuat pada Januari, sementara izin mendirikan bangunan naik ke tingkat tertinggi pada 2008.

Pada Senin, Dow ditutup sedikit lebih tinggi, tetapi S&P 500 dan Nasdaq naik ke tertinggi baru multitahun, sebagian terangkat oleh berita tentang rencana pembagian dividen besar dan pembelian kembali saham oleh Apple. Saham Apple, yang ditutup di atas 600 dollar AS untuk pertama kalinya pada Senin, menguat 0,8 persen menjadi 605,96 dollar AS.
    
Dalam Dow, Alcoa turun 1,5 persen, sementara Caterpillar merosot 2,6 persen setelah penjualan yang mengecewakan Wall Street. Sementara Walt Disney Company tergelincir 0,5 persen setelah memperingatkan box-office, film fantasi petualangan John Carter gagal, diperkirakan akan kehilangan 200 juta dollar AS.

Perhiasan kelas atas Tiffany & Company berbinar, sahamnya melompat 6,7 persen setelah melaporkan pendapatan kuartalan yang kuat.

CVR Energy turun 2,0 persen menjadi 26,55 dollar AS. Perusahaan itu menolak investor AS Carl Icahn yang tidak meminta penawaran tender 30 dollar AS per saham pada Senin.


EditorErlangga Djumena

Terkini Lainnya

Bayi Usia 10 Hari Ini Torehkan Sejarah di Kongres AS

Bayi Usia 10 Hari Ini Torehkan Sejarah di Kongres AS

Internasional
Cerita Penjual 'Es Kepal Milo' yang Berdiri 8 Jam Melayani Pembeli

Cerita Penjual "Es Kepal Milo" yang Berdiri 8 Jam Melayani Pembeli

Megapolitan
Prabowo Sering Ajak Anies Ngobrol, tetapi Bukan soal Cawapres...

Prabowo Sering Ajak Anies Ngobrol, tetapi Bukan soal Cawapres...

Nasional
Kesalahan Warga Setiap Kali Melihat Lokasi Kejahatan...

Kesalahan Warga Setiap Kali Melihat Lokasi Kejahatan...

Megapolitan
Calon Jemaah Haji yang Wafat sebelum Berangkat Kini Bisa Digantikan Keluarganya

Calon Jemaah Haji yang Wafat sebelum Berangkat Kini Bisa Digantikan Keluarganya

Nasional
Di Persidangan, Bos First Travel Akan Beberkan soal Aset yang Dibekukan

Di Persidangan, Bos First Travel Akan Beberkan soal Aset yang Dibekukan

Nasional
Rela Antre Berjam-jam demi 'Es Kepal Milo' yang Viral di Medsos...

Rela Antre Berjam-jam demi "Es Kepal Milo" yang Viral di Medsos...

Megapolitan
Elektabilitas Ridwan Kamil-Uu Turun di Survei Indo Barometer, Apa Sebabnya?

Elektabilitas Ridwan Kamil-Uu Turun di Survei Indo Barometer, Apa Sebabnya?

Nasional
Unjuk Rasa, Massa di Aceh Tuntut Eksekusi Cambuk Tetap Digelar di Ruang Terbuka

Unjuk Rasa, Massa di Aceh Tuntut Eksekusi Cambuk Tetap Digelar di Ruang Terbuka

Regional
Banyak Penumpang Southwest Tak Pakai Masker Oksigen dengan Benar

Banyak Penumpang Southwest Tak Pakai Masker Oksigen dengan Benar

Internasional
Ini yang Harus Dilakukan Jokowi agar Pemangkasan 14 Proyek Tak Jadi Titik Lemah

Ini yang Harus Dilakukan Jokowi agar Pemangkasan 14 Proyek Tak Jadi Titik Lemah

Nasional
Mengamuk dan Melukai 3 Warga, Seekor Kerbau Ditembak Polisi

Mengamuk dan Melukai 3 Warga, Seekor Kerbau Ditembak Polisi

Regional
5 Pengakuan Bimanesh soal Fredrich dan Kejanggalan Perawatan Setya Novanto

5 Pengakuan Bimanesh soal Fredrich dan Kejanggalan Perawatan Setya Novanto

Nasional
Tahap Dua Penataan Tanah Abang, dari Blok G hingga 'Skybridge'

Tahap Dua Penataan Tanah Abang, dari Blok G hingga "Skybridge"

Megapolitan
Penutupan Sense Karaoke di Mangga Dua yang Berjalan Tanpa Perlawanan

Penutupan Sense Karaoke di Mangga Dua yang Berjalan Tanpa Perlawanan

Megapolitan

Close Ads X