KPK Lanjutkan Gelar Perkara Kasus Century

Kompas.com - 13/02/2012, 12:43 WIB
Penulis Icha Rastika
|
EditorHeru Margianto

JAKARTA, KOMPAS.com — Komisi Pemberantasan Korupsi kembali melakukan gelar perkara kasus bailout Bank Century, Senin (13/2/2012). Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan KPK. Belum ditemukan indikasi tindak pidana korupsi dan tersangka terkait penggelontoran dana talangan Rp 6,7 triliun itu.

"Masih diperdalam, ekspos dilanjutkan hari ini," kata Juru Bicara KPK Johan Budi, di Jakarta, Senin (13/2/2012).

Jumat (10/2/2012), jajaran pimpinan KPK melakukan gelar perkara untuk melihat perkembangan penyelidikan kasus ini. Ketua KPK Abraham Samad, belum mau mengungkapkan perkembangan penyelidikan kasus bailout Bank Century.

"Soal hasil dan perkembangannya, nanti akan disampaikan oleh Johan (Johan Budi, Juru Bicara KPK), karena nanti kita akan ekspos," kata Abraham, Jumat lalu.

Kasus bailout Bank Century memasuki babak baru setelah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyerahkan audit forensik ke Komisi Pemberantasan Korupsi. Ada dua temuan menarik dari audit forensik BPK ini. Pertama, adanya aliran dana Bank Century ke PT Media Nusa Pradana (Jurnal Nasional). Kedua, ada aliran dana ke seseorang berinisial HEW, yang diduga politisi Partai Demokrat.

Dua temuan BPK ini dianggap dapat mengungkap hubungan istimewa antara pemilik Bank Century dengan HEW dan hubungan antara nasabah terbesar bank itu, Budi Sampoerna dan PT Media Nusa Pradana. Sejauh ini, KPK belum menemukan indikasi tindak pidana korupsi atas bailout Bank Century.

Sementara, DPR menemukan lebih kurang 60 pelanggaran pada saat proses merger, pengucuran fasilitas pinjaman jangka panjang (FPJP), hingga penetapan status Bank Century yang perlu di-bailout.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Cerita Jokowi Tak Bisa Realisasikan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Sejak Jabat Wali Kota

    Cerita Jokowi Tak Bisa Realisasikan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Sejak Jabat Wali Kota

    Nasional
    Pekerja Asing Bisa Ikut Vaksinasi Gotong Rotong, Ini Syaratnya

    Pekerja Asing Bisa Ikut Vaksinasi Gotong Rotong, Ini Syaratnya

    Nasional
    Anggota Komisi I: Tidak Boleh Ada Tindakan Rasialisme terhadap Warga Papua

    Anggota Komisi I: Tidak Boleh Ada Tindakan Rasialisme terhadap Warga Papua

    Nasional
    Kadin: Industri Manufaktur di Jabodetabek Prioritas Vaksinasi Gotong Royong

    Kadin: Industri Manufaktur di Jabodetabek Prioritas Vaksinasi Gotong Royong

    Nasional
    Wujudkan Pengolahan Sampah Ramah Lingkungan, Risma Dapat Acungan Dua Jempol dari Jokowi

    Wujudkan Pengolahan Sampah Ramah Lingkungan, Risma Dapat Acungan Dua Jempol dari Jokowi

    Nasional
    KPK Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Eks Bupati Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip

    KPK Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Eks Bupati Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip

    Nasional
    UPDATE 6 Mei: 8.317.944 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua, 12.995.710 Dosis Pertama

    UPDATE 6 Mei: 8.317.944 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua, 12.995.710 Dosis Pertama

    Nasional
    Bio Farma: 1 Juta Dosis Vaksin Sinopharm Sudah Diterima, Setengahnya Donasi dari UEA

    Bio Farma: 1 Juta Dosis Vaksin Sinopharm Sudah Diterima, Setengahnya Donasi dari UEA

    Nasional
    UPDATE 6 Mei: Sebaran 5.647 Kasus Baru Covid-19, Terbanyak di Jawa Barat

    UPDATE 6 Mei: Sebaran 5.647 Kasus Baru Covid-19, Terbanyak di Jawa Barat

    Nasional
    Pelabelan Teroris pada KKB Dinilai Tak Akan Bermasalah di Dunia Internasional

    Pelabelan Teroris pada KKB Dinilai Tak Akan Bermasalah di Dunia Internasional

    Nasional
    Komnas HAM: Dialog Damai sebagai Strategi Mengakhiri Siklus Kekerasan di Papua

    Komnas HAM: Dialog Damai sebagai Strategi Mengakhiri Siklus Kekerasan di Papua

    Nasional
    5 Provinsi Catat Kenaikan Kasus Covid-19 dan Penurunan Kepatuhan Protokol Kesehatan

    5 Provinsi Catat Kenaikan Kasus Covid-19 dan Penurunan Kepatuhan Protokol Kesehatan

    Nasional
    Satgas Minta Perusahaan Angkutan Umum Kembalikan Pemudik yang Nekat ke Tempat Asalnya

    Satgas Minta Perusahaan Angkutan Umum Kembalikan Pemudik yang Nekat ke Tempat Asalnya

    Nasional
    Soal Shalat Id di Zona Hijau dan Kuning, Menag: Wajib Koordinasi Pemda hingga Satgas Covid-19

    Soal Shalat Id di Zona Hijau dan Kuning, Menag: Wajib Koordinasi Pemda hingga Satgas Covid-19

    Nasional
    Menag Larang Kegiatan Takbir Keliling dan Batasi Jumlah Orang Saat Malam Takbiran di Masjid

    Menag Larang Kegiatan Takbir Keliling dan Batasi Jumlah Orang Saat Malam Takbiran di Masjid

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X