September, KPK Periksa Dubes untuk Kolombia

Kompas.com - 24/08/2011, 16:19 WIB
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com — Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Johan Budi mengungkapkan, Duta Besar RI untuk Kolombia Michael Menufandu akan menjalani pemeriksaan di KPK pada pertengahan September. Michael dimintai keterangan sebagai saksi terkait penyidikan kasus dugaan suap wisma atlet SEA Games yang melibatkan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin.

"Mengenai Pak Dubes, ada pembicaraan lisan, yang bersangkutan sampai akhir Agustus ini enggak bisa (diperiksa), baru mungkin pertengahan September," kata Johan di Gedung KPK Jakarta, Rabu (24/8/2011).

KPK berencana memeriksa Michael terkait alat bukti dalam tas hitam milik Nazaruddin. Tas ini sempat dititipkan Nazaruddin kepada Michael saat ia tertangkap di Cartagena, Kolombia. Tas hitam tersebut kemudian disita KPK dan isinya menjadi sebagian barang bukti penyidikan.

Namun, saat tas itu dibuka di hadapan publik, tidak ditemukan flashdisk merek SanDisk yang diklaim Nazaruddin berisi bukti tudingan-tudingannya. Juga tidak ditemukan compact disc yang menurut Nazar berisi rekaman pertemuannya dengan Wakil Ketua KPK Chandra M Hamzah.

Ketiadaan kedua benda itu menimbulkan kecurigaan terhadap KPK, yang dianggap menyembunyikan barang bukti itu. Hal ini sudah dibantah Wakil Ketua KPK M Jasin, beberapa waktu lalu.

Menurut dia, isi tas yang diperlihatkan kepada publik tersebut adalah yang sebenar-benarnya. Jika memang kedua benda itu berisi alat bukti, KPK akan berupaya mencarinya. Salah satu caranya dengan meminta keterangan Michael. Selain flashdisk dan CD, Nazaruddin juga mengklaim flashdisk SanDisk dan laptopnya itu berisi data sirkulasi keuangan Partai Demokrat dan proyek yang pernah ditangani Nazaruddin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Anggota DPR Minta Pemerintah Kaji Ulang PCR Jadi Syarat Naik Pesawat

    Anggota DPR Minta Pemerintah Kaji Ulang PCR Jadi Syarat Naik Pesawat

    Nasional
    Sebaran 15.090 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia pada 22 Oktober 2021

    Sebaran 15.090 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia pada 22 Oktober 2021

    Nasional
    Jokowi Dijadwalkan Hadiri Penutupan KTT G20 di Roma Akhir Oktober

    Jokowi Dijadwalkan Hadiri Penutupan KTT G20 di Roma Akhir Oktober

    Nasional
    Partai Ummat Kritik Keputusan Jokowi Berikan Jabatan Tambahan ke Luhut

    Partai Ummat Kritik Keputusan Jokowi Berikan Jabatan Tambahan ke Luhut

    Nasional
    UPDATE 22 Oktober: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 31,84 Persen

    UPDATE 22 Oktober: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 31,84 Persen

    Nasional
    Bareskrim Tangkap Pendana Pinjol Ilegal yang Sebabkan IRT di Wonogiri Gantung Diri

    Bareskrim Tangkap Pendana Pinjol Ilegal yang Sebabkan IRT di Wonogiri Gantung Diri

    Nasional
    Pasca Penerbangan Internasional Dibuka, Menparekraf Pastikan Bali dan Kepulauan Riau Kondusif

    Pasca Penerbangan Internasional Dibuka, Menparekraf Pastikan Bali dan Kepulauan Riau Kondusif

    Nasional
    UPDATE 22 Oktober: Bertambah 33 Kasus Kematian Covid-19 Jadi 143.153

    UPDATE 22 Oktober: Bertambah 33 Kasus Kematian Covid-19 Jadi 143.153

    Nasional
    UPDATE 22 Oktober: 6.556 Suspek Covid-19 di Tanah Air

    UPDATE 22 Oktober: 6.556 Suspek Covid-19 di Tanah Air

    Nasional
    Profil Paulus Waterpauw, Jenderal Bintang Tiga Polri yang Jabat Deputi BNPP Kemendagri

    Profil Paulus Waterpauw, Jenderal Bintang Tiga Polri yang Jabat Deputi BNPP Kemendagri

    Nasional
    UPDATE: 15.090 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

    UPDATE: 15.090 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

    Nasional
    UPDATE 22 Oktober: 4.080.351 Kasus Covid-19 Sembuh di Indonesia

    UPDATE 22 Oktober: 4.080.351 Kasus Covid-19 Sembuh di Indonesia

    Nasional
    UPDATE: 250.740 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 1,35 Persen

    UPDATE: 250.740 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 1,35 Persen

    Nasional
    Polemik PCR Jadi Syarat Penerbangan, Puan: Masyarakat Anggap Ini Nodai Prinsip Keadilan

    Polemik PCR Jadi Syarat Penerbangan, Puan: Masyarakat Anggap Ini Nodai Prinsip Keadilan

    Nasional
    UPDATE 22 Oktober: Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 4.238.594, Bertambah 760

    UPDATE 22 Oktober: Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 4.238.594, Bertambah 760

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.