Pengacara Bersikukuh Ada Intimidasi

Kompas.com - 18/08/2011, 22:10 WIB
EditorAgus Mulyadi

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi dalam  jumpa pers khusus, membantah ada tekanan dan intimidasi. Namun sebaliknya kubu kuasa hukum Nazaruddin, tetap bersikukuh intimidasi dan tekanan terhadap kliennya tetap ada.

"Ancaman tersebut beliau belum bersedia dishare kepada publik. Intinya beliau mendapatkan tekanan dan intimidasi, tetapi bentuknya seperti apa, belum bisa di-share," kata salah satu pengacara Nazaruddin, Dhea Tungga Esti, di Jakarta, Kamis (18/8/2011).

Jumpa pers khusus di KPK, disertai penayangan video dan merilis foto pemulangan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin dari Kolombia ke Indonesia,

Saat ditanya, apakah karena tekanan dan intimidasi tersebut yang membuat Nazaruddin ingin dipindahkan dari Rutan Mako Brimob ke LP Cipinang atau Tangerang, Dhea hanya mengatakan, "Saya enggak tahu mana yang lebih mudah diintimidasi, tapi beliau menyatakan beliau menerima intimidasi di situ. Beliau merasa tertekan dan mohon untuk segera dipindahkan."

Sebelumnya, Ketua KPK Busyro Muqoddas mengatakan, ada opini yang cenderung menyesatkan publik terkait pengusutan kasus Nazaruddin. Untuk itulah KPK merilis rekaman video dan foto selama Nazaruddin dalam perjalan pulang ke Indonesia dari pelariannya di Kolombia. Selain itu, rekaman pemeriksaan pertama kali saat Nazaruddin tiba di KPK pada Sabtu hingga Minggu dini hari lalu.

"Nanti fakta-fakta itu akan kami paparkan. Masyarakat perlu dihindarkan dari opini-opini yang menyesatkan, yang datang dari siapa pun juga," kata Busyro.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Panglima Kogabwilhan Akan Dampingi Yudo Margono 'Fit And Proper Test' di DPR

3 Panglima Kogabwilhan Akan Dampingi Yudo Margono "Fit And Proper Test" di DPR

Nasional
Jelang Uji Kelayakan Calon Panglima TNI, Yudo Margono Kumpulkan Eks Panglima dan KSAL

Jelang Uji Kelayakan Calon Panglima TNI, Yudo Margono Kumpulkan Eks Panglima dan KSAL

Nasional
Richard Eliezer ke Ibunya: Saya Merasa Tersiksa, Saya Akan Bicara Jujur

Richard Eliezer ke Ibunya: Saya Merasa Tersiksa, Saya Akan Bicara Jujur

Nasional
Jokowi: Pemilu 2024 Bukan Pekerjaan Mudah

Jokowi: Pemilu 2024 Bukan Pekerjaan Mudah

Nasional
Undur Gelar Perkara Kasus Tambang Ilegal, Bareskrim Akan Tentukan Status Ismail Bolong Hari Ini

Undur Gelar Perkara Kasus Tambang Ilegal, Bareskrim Akan Tentukan Status Ismail Bolong Hari Ini

Nasional
Pengamat Pertanyakan Alasan KPK Tak Langsung Tahan Tersangka meski Sudah Resmi Diumumkan

Pengamat Pertanyakan Alasan KPK Tak Langsung Tahan Tersangka meski Sudah Resmi Diumumkan

Nasional
Jadi Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Pakuan, Dasco Paparkan Orasi Ilmiah tentang 'Pemilu Demokratis'

Jadi Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Pakuan, Dasco Paparkan Orasi Ilmiah tentang "Pemilu Demokratis"

Nasional
Ayah Richard ke Sambo: Jantanlah Bertanggung Jawab, Jangan Korbankan Anak Saya

Ayah Richard ke Sambo: Jantanlah Bertanggung Jawab, Jangan Korbankan Anak Saya

Nasional
Tertekannya Orangtua Bharada E: Melihat Seragamnya Saja Kami Menangis

Tertekannya Orangtua Bharada E: Melihat Seragamnya Saja Kami Menangis

Nasional
KPK Tepis Pendapat yang Sebut Penahanan Hakim Agung Harus atas Perintah Jaksa Agung

KPK Tepis Pendapat yang Sebut Penahanan Hakim Agung Harus atas Perintah Jaksa Agung

Nasional
Orangtua Bharada E: Dia Tulang Punggung Keluarga, Harapan Kita, Terseret Masalah Ini, Hancur Hati

Orangtua Bharada E: Dia Tulang Punggung Keluarga, Harapan Kita, Terseret Masalah Ini, Hancur Hati

Nasional
MK Atur Masa Jeda 5 Tahun buat Eks Napi Maju Caleg, Parpol Diminta Tak Calonkan Mantan Koruptor

MK Atur Masa Jeda 5 Tahun buat Eks Napi Maju Caleg, Parpol Diminta Tak Calonkan Mantan Koruptor

Nasional
Soal Ekonomi Global, Jokowi: Semua Kepala Negara Pusing, Indonesia Tidak

Soal Ekonomi Global, Jokowi: Semua Kepala Negara Pusing, Indonesia Tidak

Nasional
Jokowi: Pemilu 2024 Diselenggarakan di Tengah Situasi Tak Pasti

Jokowi: Pemilu 2024 Diselenggarakan di Tengah Situasi Tak Pasti

Nasional
Ungkap Permintaan Richard Eliezer, Orangtua: Tolong Doakan, Doakan Saya

Ungkap Permintaan Richard Eliezer, Orangtua: Tolong Doakan, Doakan Saya

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.