Marzuki Alie Tak Cerdas

Kompas.com - 02/08/2011, 17:58 WIB
EditorAgus Mulyadi

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Adnan Buyung Nasution, menyebut Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Marzuki Alie, tak cerdas karena mengungkapkan ide soal pembubaran Komisi Pemberantasan Korupsi.

Bagi Buyung, ini makin menunjukkan rendahnya kualitas kader Partai Demokrat.

"Apa yang dikatakan Marzuki Alie, menurut saya satu bukti lagi bahwa kader-kader Partai Demokrat ini memang perlu ditinjau kembali oleh SBY. Karena sebelum ini sudah beberapa kali kader-kader Partai Demokrat yang menduduki jabatan publik memberikan statemen yang kontroversial dan kadang berbohong, tetapi tidak meminta maaf atas kesalahannya," kata Buyung, saat menghadiri acara buka bersama di Komisi Yudisial, Selasa (2/8/2011) di Jakarta.

Buyung mengatakan, tidak pantas Marzuki sebagai Ketua DPR mengeluarkan pernyataan tentang pembubaran KPK. Semestinya, jika memang Marzuki terselip lidah saat menyatakan pembubaran KPK, jika melihat integritas pemimpinnya dipertanyakan, maka harusnya dia meminta maaf ke publik. Bukan malah mengatakan dia tidak takut dengan siapa pun kecuali Tuhan.

"Kalau memang dia omongannya hanya slip of the tongue, dia seharusnya minta maaf pada masyarakat. Tetapi dia dengan angkuhnya mengatakan, saya tidak takut dengan siapa pun kecuali sama Tuhan. Ini menunjukkan kualitas orang ini, kecerdasan otaknya maupun kearifannya tidak ada. Tidak pantas jadi ketua DPR. Sebab ketua parlemen di negara demokratis mana pun seimbang dengan presiden," katanya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Dedikasi Toeti Heraty: Guru Besar, Penyair, dan Pendiri Jurnal Perempuan

    Dedikasi Toeti Heraty: Guru Besar, Penyair, dan Pendiri Jurnal Perempuan

    Nasional
    Mengenang Sosok Toeti Heraty: Profesor, Penyair, hingga Demonstran

    Mengenang Sosok Toeti Heraty: Profesor, Penyair, hingga Demonstran

    Nasional
    Survei SMRC: Jika Pileg Digelar Sekarang, PDI-P Raih Suara Tertinggi

    Survei SMRC: Jika Pileg Digelar Sekarang, PDI-P Raih Suara Tertinggi

    Nasional
    YLBHI: Yang Tidak Berwawasan Kebangsaan Itu Firli Bahuri

    YLBHI: Yang Tidak Berwawasan Kebangsaan Itu Firli Bahuri

    Nasional
    Survei SMRC: Prabowo Subianto Terpilih Jadi Presiden jika Pemilihan Digelar Hari Ini

    Survei SMRC: Prabowo Subianto Terpilih Jadi Presiden jika Pemilihan Digelar Hari Ini

    Nasional
    Ketua MPR Minta Sri Mulyani Batalkan Rencana Pajak Sembako dan Pendidikan

    Ketua MPR Minta Sri Mulyani Batalkan Rencana Pajak Sembako dan Pendidikan

    Nasional
    Cerita LBH Semarang Sempat Alami Gangguan ‘Intel’ Saat Nobar Film ‘The End Game’ KPK

    Cerita LBH Semarang Sempat Alami Gangguan ‘Intel’ Saat Nobar Film ‘The End Game’ KPK

    Nasional
    Warga Jabodetabek Gugat Juliari Batubara Terkait Korupsi Bansos

    Warga Jabodetabek Gugat Juliari Batubara Terkait Korupsi Bansos

    Nasional
    Toeti Heraty, Pendiri Jurnal Perempuan Sekaligus Guru Besar UI Meninggal Dunia

    Toeti Heraty, Pendiri Jurnal Perempuan Sekaligus Guru Besar UI Meninggal Dunia

    Nasional
    YLBHI: TWK Pegawai KPK Itu Litsus di Pemerintahan Saat Ini

    YLBHI: TWK Pegawai KPK Itu Litsus di Pemerintahan Saat Ini

    Nasional
    Marak Pekerja Anak di Indonesia, Ini Langkah Kemenaker Mengatasinya

    Marak Pekerja Anak di Indonesia, Ini Langkah Kemenaker Mengatasinya

    Nasional
    Panglima TNI Ingatkan Pangdam Jaya hingga Kepala RSD Wisma Atlet Antisipasi Lonjakan Covid-19 di Jakarta

    Panglima TNI Ingatkan Pangdam Jaya hingga Kepala RSD Wisma Atlet Antisipasi Lonjakan Covid-19 di Jakarta

    Nasional
    Penambahan Covid-19 dan Tingginya Lonjakan Kasus di Pulau Jawa

    Penambahan Covid-19 dan Tingginya Lonjakan Kasus di Pulau Jawa

    Nasional
    Ini Kata Novel Baswedan soal TWK KPK yang Dikaitkan dengan Pilpres 2024

    Ini Kata Novel Baswedan soal TWK KPK yang Dikaitkan dengan Pilpres 2024

    Nasional
    [POPULER NASIONAL] Sidang Etik Lili Pintauli jika Cukup Bukti | Megawati Dicap Komunis

    [POPULER NASIONAL] Sidang Etik Lili Pintauli jika Cukup Bukti | Megawati Dicap Komunis

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X