KPK Harus Tindak Lanjuti Informasi MK

Kompas.com - 21/05/2011, 15:35 WIB
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com — Pengaduan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD bisa menjadi pintu masuk bagi Komisi Pemberantasan Korupsi untuk segera memeriksa Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazaruddin.

Direktur Eksekutif Pusat Hukum dan Kebijakan Indonesia Eryanto Nugroho meminta KPK untuk segera menindaklanjuti pengaduan Mahfud kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kemarin. "Menurut saya, informasi yang dibilang Mahfud harus ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum dan partai tidak boleh membiarkan kadernya melanggar hukum," ungkapnya di Warung Daun Cikini, Sabtu (21/5/2011).

Eryanto melihat, Mahfud sebagai Ketua MK sering kali berinisiatif untuk memberikan pengakuan-pengakuan yang berurusan dengan kasus-kasus hukum. Menurut dia, pola yang dilakukan Mahfud bisa terus bergulir untuk mengungkapkan kasus-kasus lain.

Namun, Eryanto tak menampik bahwa nuansa politik sangat kental terasa dalam kasus Nazaruddin, termasuk ketika diadukan oleh Mahfud. Pasalnya, Nazaruddin dalam posisi sebagai Bendahara Umum Partai Demokrat. "Tapi kita minta penegak hukum tidak terpengaruh soal (politik) ini sehingga bisa menuntaskannya dengan baik," tambahnya.

Kemarin, Mahfud mendatangi Presiden Yudhoyono untuk memberitahukan bahwa Bendahara Umum DPP Partai Demokrat M Nazaruddin ternyata pernah memberikan uang sebesar 120.000 dollar AS kepada Sekjen MJ Janedri M Gaffar. Belum diketahui apa motif pemberian uang tersebut.

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Siauw Giok Tjhan, Penggemar Cerita Detektif yang Ajak Pemuda Tionghoa Dukung Kemerdekaan RI

    Siauw Giok Tjhan, Penggemar Cerita Detektif yang Ajak Pemuda Tionghoa Dukung Kemerdekaan RI

    Nasional
    Liem Koen Hian, Partisipasi Tokoh Tionghoa di Awal Pemerintahan RI

    Liem Koen Hian, Partisipasi Tokoh Tionghoa di Awal Pemerintahan RI

    Nasional
    Mahfud MD Tolak Tawaran Bantuan Dubes AS untuk Atasi Persoalan Natuna

    Mahfud MD Tolak Tawaran Bantuan Dubes AS untuk Atasi Persoalan Natuna

    Nasional
    Bamsoet Nilai Banjir Jakarta Bawa Hikmah, Minimal Saling Kenal Tetangga

    Bamsoet Nilai Banjir Jakarta Bawa Hikmah, Minimal Saling Kenal Tetangga

    Nasional
    Bamsoet Minta Golkar Hati-hati Usung Calon pada Pilkada 2020

    Bamsoet Minta Golkar Hati-hati Usung Calon pada Pilkada 2020

    Nasional
    Jokowi Ingatkan Yasonna, Ketua MPR: Itu Berlaku untuk Semua Pejabat

    Jokowi Ingatkan Yasonna, Ketua MPR: Itu Berlaku untuk Semua Pejabat

    Nasional
    Golkar Sebut Penyederhanaan Partai di Parlemen Penting Dilakukan

    Golkar Sebut Penyederhanaan Partai di Parlemen Penting Dilakukan

    Nasional
    Masjid Agung Demak dan Pengaruh Tionghoa...

    Masjid Agung Demak dan Pengaruh Tionghoa...

    Nasional
    Mahfud MD Akan ke Malaysia, Bahas Penculikan WNI oleh Abu Sayyaf

    Mahfud MD Akan ke Malaysia, Bahas Penculikan WNI oleh Abu Sayyaf

    Nasional
    Cerita Menhan Malaysia Naik Pesawat Buatan RI ke Jakarta, Penerbangan Jadi Lebih Lama

    Cerita Menhan Malaysia Naik Pesawat Buatan RI ke Jakarta, Penerbangan Jadi Lebih Lama

    Nasional
    Ketua MPR Minta BPK Audit Menyeluruh Jiwasraya, Asabri, hingga BPJS

    Ketua MPR Minta BPK Audit Menyeluruh Jiwasraya, Asabri, hingga BPJS

    Nasional
    Menurut Mahfud MD, Indonesia dan Malaysia Sama-sama Ingin Jadi Negara Islami

    Menurut Mahfud MD, Indonesia dan Malaysia Sama-sama Ingin Jadi Negara Islami

    Nasional
    Bamsoet: Kita Hindari Pansus Jiwasraya untuk Kurangi Kegaduhan

    Bamsoet: Kita Hindari Pansus Jiwasraya untuk Kurangi Kegaduhan

    Nasional
    Bambang Widjojanto Nilai Kenaikan Indeks Persepsi Korupsi Mesti Dilihat Hati-hati

    Bambang Widjojanto Nilai Kenaikan Indeks Persepsi Korupsi Mesti Dilihat Hati-hati

    Nasional
    PDI-P: Hari Raya Imlek sebagai Hari Libur Nasional merupakan Ekspresi Semangat Kebangsaan

    PDI-P: Hari Raya Imlek sebagai Hari Libur Nasional merupakan Ekspresi Semangat Kebangsaan

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X