Pengamat: Teroris Justru Orang Rasional

Kompas.com - 20/04/2011, 17:17 WIB
EditorInggried

JAKARTA, KOMPAS.com — Selama ini aksi terorisme kerap dikaitkan dengan "cuci otak" sebagai bagian dari pola rekrutmen para teroris. Namun, menurut peneliti senior International Crisis Group Working to Prevent Conflict Worldwide, Sidney Jones, pola itu tak sepenuhnya benar jika ditilik dari latar belakang para pelaku terorisme atau aksi bom bunuh diri yang sudah tertangkap.

"Cuci otak kurang pas kalau dikaitkan dengan terorisme karena orang yang bergabung dengan kelompok-kelompok teror adalah orang yang sangat rasional," ungkapnya dalam diskusi di Gedung DPD, Jakarta, Rabu (20/4/2011).

Selain itu, Sidney juga memastikan bahwa tak ada kaitannya terorisme dengan tingkat kemiskinan di Indonesia. Pada faktanya, latar belakang para pelaku menunjukkan mereka adalah orang-orang terpelajar dengan tingkat ekonomi menengah.

"Saya tak yakin karena beberapa faktanya banyak teroris yang sudah tertangkap, perakit bom adalah orang-orang yang berpendidikan tinggi, ada dari UGM, ITB, dan sebagainya. Ada yang ahli teknis, ada yang ahli kedokteran hewan. Bom bunuh diri bukan karena frustrasi. Dalam wasiat atau apa yang disampaikan kepada orangtuanya bukan karena frustasi, tetapi karena sebaliknya," ujarnya.

Menurut Sidney, para pelaku justru melihat aksi bom bunuh diri sebagai tindakan yang idealis karena bersedia mengorbankan diri untuk menolong orang-orang yang tertindas di dunia atau rekan seagamanya.

"Saya tidak melihat ada hubungannya ekonomi yang menurun di Indonesia dengan radikalisme. Lihat sebelum reformasi, ada bom natal, dan sebagainya," tandasnya. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Satgas: Covid-19 Kembali Melonjak di Sejumlah Negara dengan Kasus Aktif di Bawah 1 Persen

    Satgas: Covid-19 Kembali Melonjak di Sejumlah Negara dengan Kasus Aktif di Bawah 1 Persen

    Nasional
    Dukung Indonesia Jadi Pusat Vaksin Global, Anggota Komisi IX Harap Ada Manfaat bagi Bidang Farmasi

    Dukung Indonesia Jadi Pusat Vaksin Global, Anggota Komisi IX Harap Ada Manfaat bagi Bidang Farmasi

    Nasional
    Raker dengan DPD, Risma Paparkan 2 Pilar Strategi Kemensos Tangani Kemiskinan

    Raker dengan DPD, Risma Paparkan 2 Pilar Strategi Kemensos Tangani Kemiskinan

    Nasional
    Pihak Kemenag Akan ke Arab Saudi untuk Diplomasi soal Umrah

    Pihak Kemenag Akan ke Arab Saudi untuk Diplomasi soal Umrah

    Nasional
    Aturan Lengkap PPKM Level 2 di Luar Jawa-Bali hingga 4 Oktober 2021

    Aturan Lengkap PPKM Level 2 di Luar Jawa-Bali hingga 4 Oktober 2021

    Nasional
    UPDATE 21 September: Ada 393.404 Suspek Terkait Covid-19

    UPDATE 21 September: Ada 393.404 Suspek Terkait Covid-19

    Nasional
    Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal, Satgas: Jika Tak Mendesak Lebih Baik di Rumah

    Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal, Satgas: Jika Tak Mendesak Lebih Baik di Rumah

    Nasional
    Kasus Korupsi Asabri, Kejagung Periksa 8 Saksi

    Kasus Korupsi Asabri, Kejagung Periksa 8 Saksi

    Nasional
    Satgas: Saat ini Pandemi Covid-19 di Indonesia Terkendali

    Satgas: Saat ini Pandemi Covid-19 di Indonesia Terkendali

    Nasional
    Panglima TNI Pimpin Sertijab Dankodiklat, Aster, Kapuskes, dan Kasetum

    Panglima TNI Pimpin Sertijab Dankodiklat, Aster, Kapuskes, dan Kasetum

    Nasional
    Jusuf Kalla Sebut Sudah 50.000 Orang Jadi Donor Plasma Konvalesen

    Jusuf Kalla Sebut Sudah 50.000 Orang Jadi Donor Plasma Konvalesen

    Nasional
    SBY Kenang Ibu Ageng sebagai Sosok yang Miliki Darah Pejuang

    SBY Kenang Ibu Ageng sebagai Sosok yang Miliki Darah Pejuang

    Nasional
    UPDATE 21 September: 3.263 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 34 Provinsi, Jawa Timur Terbanyak

    UPDATE 21 September: 3.263 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 34 Provinsi, Jawa Timur Terbanyak

    Nasional
    UPDATE: 45,8 Juta Orang Sudah Terima Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

    UPDATE: 45,8 Juta Orang Sudah Terima Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

    Nasional
    Kementerian PPPA: Kejahatan Online Berdampak Jangka Panjang dan Rugikan Perempuan serta Anak

    Kementerian PPPA: Kejahatan Online Berdampak Jangka Panjang dan Rugikan Perempuan serta Anak

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.