Persoalan GKI Yasmin Akan Dibahas DPR

Kompas.com - 30/03/2011, 17:10 WIB
EditorInggried

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua DPR, Pramono Anung mengatakan, Pimpinan Dewan akan membahas persoalan yang dihadapi jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Taman Yasmin, Bogor, Jawa Barat. Hal itu dikatakannya, seusai bertemu tim kuasa hukum GKI Taman Yasmin di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (30/3/2011). Menurut Pramono, persoalan ini, menjadi persoalan rakyat yang membutuhkan peran wakil rakyat.

"Apa yang disampaikan kuasa hukum GKI Yasmin akan diteruskan di rapim (rapat pimpinan) DPR untuk kemudian diminta ditindaklanjuti oleh Komisi III dan komisi terkait," katanya kepada Kompas.com.

Menurutnya, rapim terdekat akan digelar pekan depan. Pramono berharap sikap pimpinan dewan sudah ada setelah rapim. Dalam pertemuan dengan kuasa hukum GKI Taman Yasmin yang didampingi oleh perwakilan Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) Jeirry Sumampow dan Konferensi Wali gereja Indonesia (KWI) Romo Benny, Pramono menerima laporan bahwa jemaat GKI Taman Yasmin masih belum dapat beribadah pascapersoalan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) rumah ibadah dengan masyarakat sekitar dan pemerintah daerah setempat.

"Mereka melaporkan sudah mendapatkan keputusan Mahkamah Agung, tapi tidak bisa dieksekusi karena IMB-nya dibatalkan walikota," tambahnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.