Gubernur: Semoga Jemaah Ahmadiyah Insaf

Kompas.com - 07/02/2011, 22:07 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah berharap, sekitar 1.120 Jemaah Ahmadiyah yang tersebar di enam kecamatan di Banten dapat segera bertobat. Pemda Banten bersama dengan MUI dan Kementerian Agama terus melakukan upaya pembinaan terhadap Jemaah Ahmadiyah. Tak kurang dari 3.014 penyuluh agama diterjunkan.

"Saat ini sudah ada 24 jemaah yang insaf, dan kembali mengikuti ajaran Islam yang benar. Saya berharap yang lain juga bisa. Kami lakukan pembinaan sampai mereka betul-betul insaf," ujar Ratu Atut usai mengikuti rapat terbatas di Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Jakarta, Senin (7/2/2011).

Turut hadir dapat rapat yang dipimpin Menko Polhukam Djoko Suyanto tersebut, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Kepala Polri Jenderal Timur Pradopo, Jaksa Agung Basrief Arief, Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf, Kapolda Banten Brigjen Agus Kusnadi, Kapolda Jawa Barat Irjen Suparno Parto, dan Pangdam III Siliwangi Mayjen Moeldoko.

Dirinci Ratu Atut, sekitar 1.120 Jemaah Ahmadiyah itu terbagi menjadi tiga kategori, yaitu jemaah aktif, pasif, dan insaf. Di Kecamatan Cikeusik sendiri, kata Ratu Atut, jumlah Jemaah Ahmadiyah mencapai 25 orang. Semuanya dikategorikan sebagai jemaah aktif.

Gubernur Banten mengatakan, Pemda bersama Muspida dan jajaran lainnya juga telah melakukan sosialisasi Surat Keputusan Bersama 3 Menteri dengan baik. "Kami sudah menginformasikan, apabila masyarakat melakukan tindakan anarkis, akan terkena sanksi," kata Ratu Atut.

Terkait insiden yang terjadi di Cikeusik, Ratu Atut menyebutnya sebagai musibah dan di luar kekuasaan manusia. "Sesungguhnya ini di luar dugaan. TNI dan Polri telah dengan sigap mengamankan keberadaan Ahmadiyah. Awalnya sudah diperkirakan tidak ada lagi warga Ahmadiyah di rumah (pemimpin Ahmadiyah) yang telah dilakukan evakuasi. Tapi ternyata di dalamnya itu ada Jemaah Ahmadiyah. Awalnya, kalau itu kosong, tidak akan terjadi insiden," kata Ratu Atut.

Dengan kata lain, Ratu Atut menyayangkan kehadiran warga Ahmadiyah pada  6 Februari tengah malam ke rumah pemimpin Jemaah Ahmadiyah di Cikeusik.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorI Made Asdhiana

    Terkini Lainnya

    Direktur Penyidikan Jadi Plt Deputi Penindakan KPK

    Direktur Penyidikan Jadi Plt Deputi Penindakan KPK

    Nasional
    Kata KPK soal Keluhan Tahanan Terkait Pemborgolan hingga Penyitaan Pemanas Makanan

    Kata KPK soal Keluhan Tahanan Terkait Pemborgolan hingga Penyitaan Pemanas Makanan

    Nasional
    Kata Moeldoko soal Bagi-bagi Jabatan di Pemerintahan Jokowi Periode Kedua

    Kata Moeldoko soal Bagi-bagi Jabatan di Pemerintahan Jokowi Periode Kedua

    Nasional
    Menhan Pertimbangkan Penangguhan Penahanan Kivlan Zen, Ini Kata Polri

    Menhan Pertimbangkan Penangguhan Penahanan Kivlan Zen, Ini Kata Polri

    Nasional
    Budiman Sudjatmiko: Jokowi Harus Bisa Lahirkan Pemimpin yang Lebih Baik dari Dirinya

    Budiman Sudjatmiko: Jokowi Harus Bisa Lahirkan Pemimpin yang Lebih Baik dari Dirinya

    Nasional
    Jaksa KPK Soroti Disposisi Staf Pribadi Menpora dalam Proposal Dana Hibah KONI

    Jaksa KPK Soroti Disposisi Staf Pribadi Menpora dalam Proposal Dana Hibah KONI

    Nasional
    Politisi PDI-P Sebut Perlu Ada Partai di Luar Pemerintahan

    Politisi PDI-P Sebut Perlu Ada Partai di Luar Pemerintahan

    Nasional
    Mantan Deputi Penindakan KPK Brigjen Firli Ditarik Kembali ke Polri

    Mantan Deputi Penindakan KPK Brigjen Firli Ditarik Kembali ke Polri

    Nasional
    Pengacara Sebut Polisi yang Diduga Terlibat Kasus Novel Pernah Halangi OTT KPK

    Pengacara Sebut Polisi yang Diduga Terlibat Kasus Novel Pernah Halangi OTT KPK

    Nasional
    SBY Tengah Siapkan Buku dan Lagu tentang Ani Yudhoyono

    SBY Tengah Siapkan Buku dan Lagu tentang Ani Yudhoyono

    Nasional
    BPN Anggap KPU Terlalu Pede Hanya Hadirkan Satu Ahli di MK

    BPN Anggap KPU Terlalu Pede Hanya Hadirkan Satu Ahli di MK

    Nasional
    Ahli KPU yang Tak Hadir pada Sidang di MK Jelaskan soal BUMN dan Anak Perusahaan BUMN

    Ahli KPU yang Tak Hadir pada Sidang di MK Jelaskan soal BUMN dan Anak Perusahaan BUMN

    Nasional
    Moeldoko Klarifikasi soal Materi Pelatihan TKN 'Kecurangan Bagian dari Demokrasi'

    Moeldoko Klarifikasi soal Materi Pelatihan TKN "Kecurangan Bagian dari Demokrasi"

    Nasional
    KPK Sebut Pemeriksaan Novel Hanya Pengulangan, Tak Ada Hal Baru

    KPK Sebut Pemeriksaan Novel Hanya Pengulangan, Tak Ada Hal Baru

    Nasional
    KPU Pertanyakan Keaslian Amplop yang Dibawa Saksi 02

    KPU Pertanyakan Keaslian Amplop yang Dibawa Saksi 02

    Nasional

    Close Ads X