KPK Harus Mulai Sentuh Kasus "Big Fish"

Kompas.com - 24/11/2010, 21:04 WIB
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Calon pengganti pimpinan KPK Bambang Widjojanto mengatakan, KPK periode mendatang harus mulai menyentuh kasus-kasus big fish, atau yang menyebabkan kerugian uang negara yang sangat besar. "Ini membutuhkan dukungan yang besar. Ada kekuatan politik di situ," kata Bambang pada uji kepatutan dan kelayakan yang digelar di Komisi III, Rabu (24/11/2010).

Sebelumnya, pada periode pertama, KPK lebih menitikberatkan pada quick win, atau penuntasan kasus-kasus yang pembuktiannya mudah demi memperoleh kepercayaan publik. Terkait kasus-kasus besar, KPK dapat menerapkan strategi pemberantasan korupsi follow the money. Maksudnya, KPK dapat memberikan pengawasan yang ekstra pada lembaga-lembaga yang mengelola keuangan negara yang besar, seperti di bidang pendidikan, infrastruktur, pertahanan, dan kesehatan.

"Sekitar 30 sampai 40 persen dari anggaran digunakan untuk pengadaan barang dan jasa. KPK bisa fokus di bidang pengawasan pengadaan barang dan jasa," kata Bambang.

Selain itu, KPK juga dapat fokus di sektor-sektor penerimaan negara. Dicontohkan, 70 persen dari penerimaan negara berasal dari pajak, 20 persen dari sumber daya alam, dan 5-8 persen dari TKI.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Planas PRB Harap Konsep Konvergensi Cegah Ketidakefisienan Sumber Daya Pencegahan Bencana

    Planas PRB Harap Konsep Konvergensi Cegah Ketidakefisienan Sumber Daya Pencegahan Bencana

    Nasional
    Waketum PKB: Minimal Ada 3 Menteri yang Di-reshuffle

    Waketum PKB: Minimal Ada 3 Menteri yang Di-reshuffle

    Nasional
    Soal Reshuffle Kabinet, Gerindra: Itu Hak Presiden, Kita Tak Ikut Campur

    Soal Reshuffle Kabinet, Gerindra: Itu Hak Presiden, Kita Tak Ikut Campur

    Nasional
    Ilham Saputra Resmi Jadi Ketua KPU Definitif Gantikan Arief Budiman

    Ilham Saputra Resmi Jadi Ketua KPU Definitif Gantikan Arief Budiman

    Nasional
    Polri: Total 31 Tersangka Teroris Terkait Aksi Bom Bunuh Diri Makassar Sudah Ditangkap

    Polri: Total 31 Tersangka Teroris Terkait Aksi Bom Bunuh Diri Makassar Sudah Ditangkap

    Nasional
    Zulkifli Hasan: Persoalan Impor Beras Tak Sesederhana yang Dibayangkan

    Zulkifli Hasan: Persoalan Impor Beras Tak Sesederhana yang Dibayangkan

    Nasional
    Formappi: Pembentukan Satgas BLBI adalah Pengakuan Pentingnya RUU Perampasan Aset

    Formappi: Pembentukan Satgas BLBI adalah Pengakuan Pentingnya RUU Perampasan Aset

    Nasional
    ICW: Komitmen Pemerintah dalam Pemberantasan Korupsi Tak Bisa Dipercaya

    ICW: Komitmen Pemerintah dalam Pemberantasan Korupsi Tak Bisa Dipercaya

    Nasional
    SAFEnet Sebut Kondisi Kebebasan Berekspresi di Indonesia Memburuk pada 2020

    SAFEnet Sebut Kondisi Kebebasan Berekspresi di Indonesia Memburuk pada 2020

    Nasional
    Polri Tangkap Lagi Satu Terduga Teroris Terkait Bom Bunuh Diri di Makassar

    Polri Tangkap Lagi Satu Terduga Teroris Terkait Bom Bunuh Diri di Makassar

    Nasional
    Ramadhan Masih di Tengah Pandemi, Zulkifli Hasan Minta Pemerintah Kendalikan Harga Pangan

    Ramadhan Masih di Tengah Pandemi, Zulkifli Hasan Minta Pemerintah Kendalikan Harga Pangan

    Nasional
    Perludem: Masa Jabatan Presiden 3 Periode Inkonstitusional

    Perludem: Masa Jabatan Presiden 3 Periode Inkonstitusional

    Nasional
    Wacana Perpanjangan Masa Jabatan Presiden Dinilai Bertentangan dengan Semangat Reformasi

    Wacana Perpanjangan Masa Jabatan Presiden Dinilai Bertentangan dengan Semangat Reformasi

    Nasional
    Aplikasi Perpanjang SIM dari Rumah Diapresiasi, Kompolnas: Menekan Potensi Pungli

    Aplikasi Perpanjang SIM dari Rumah Diapresiasi, Kompolnas: Menekan Potensi Pungli

    Nasional
    UPDATE: Sebaran 5.656 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi Jawa Barat 1.568

    UPDATE: Sebaran 5.656 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi Jawa Barat 1.568

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X