Umat Islam Diimbau Tak Terprovokasi

Kompas.com - 04/08/2010, 19:29 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Ulama NU, Dr KH Nuril Arifin, MBA, yang biasa disapa Gus Nuril, mengimbau agar umat Muslim di Indonesia tidak terprovokasi dengan kampanye pembakaran kitab suci Al Quran yang dilontarkan kelompok non-denominasi Dove World Outreach Center. Organisasi ini berbasis di Florida, Amerika Serikat.

"Saya mohon ke seluruh bangsa Indonesia agar tidak menyikapi gerakan ini dengan kemarahan. Dia tidak tahu, kalau kita balas dengan gerakan vandalis, rusak semua," kata Gus Nuril dalam jumpa pers bersama tokoh lintas agama, di Kantor Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia, Rabu (4/8/2010) di Jakarta.

Gus Nuril menekankan agar upaya tak beradab ini jangan sampai merusak persaudaraan antarumat beragama dan semangat pluralisme yang tumbuh di Indonesia. "Warga Muslim agar menahan diri dan tidak melakukan gerakan emosional, apalagi gerakan balasan sampai pada pembakaran," ujarnya.

Aksi yang direncanakan oleh sekelompok kecil orang Amerika, kata dia, jangan dibalas dengan melampiaskannya pada orang-orang yang tak bersalah di Tanah Air. "Ibaratnya, yang maling orang Amerika, jangan pukuli orang Indonesia. Jangan cari orang yang tidak bersalah di sini," ujarnya.

Peristiwa ini dinilainya merupakan ujian bagi umat Muslim. Menyikapinya, umat Muslim diimbau untuk menawarkan sikap perdamaian dan persaudaraan. "Saya yakin bangsa ini tidak terpengaruh dengan gerakan edan-edanan, tidak manusiawi, dan biadab ini," tegasnya.

Pemerintah juga diharapkan segera merespons rencana oleh kelompok non-denominasi di Amerika Serikat itu, sebelum meluas dan mendapatkan reaksi dari masyarakat Muslim Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan dari Parisadha Hindu Dharma Indonesia, Udayana, juga mengutuk keras rencana aksi yang ditujukan untuk memperingati sembilan tahun peristiwa WTC itu.

"Kami mengutuk gerakan yang membakar kitab suci. Sama seperti kami, kami punya Wedha. Kami juga akan berontak jika ada aksi seperti ini. Oleh karena itu, kita harus memberi solidaritas atas gerakan usaha pembakaran kitab suci saudara umat Muslim," kata Udayana.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorTri Wahono

    Terkini Lainnya

    Peneliti Litbang Kompas: Hasil Survei Masih dalam Rentang 'Margin of Error' Lembaga Lain

    Peneliti Litbang Kompas: Hasil Survei Masih dalam Rentang "Margin of Error" Lembaga Lain

    Nasional
    Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembacokan Sejumlah Warga Sawah Besar

    Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembacokan Sejumlah Warga Sawah Besar

    Megapolitan
    Menkominfo: Sebagian Pegawai Desa Gunakan Internet untuk Main Game

    Menkominfo: Sebagian Pegawai Desa Gunakan Internet untuk Main Game

    Regional
    Bawaslu: Pemantau Asing Bukan Hal yang Luar Biasa

    Bawaslu: Pemantau Asing Bukan Hal yang Luar Biasa

    Nasional
    Ternyata, Ada Bungker yang Tembus ke Stasiun Tambun di Gedung Juang

    Ternyata, Ada Bungker yang Tembus ke Stasiun Tambun di Gedung Juang

    Megapolitan
    Dari Bintaro hingga Cinere, Ini Rute Transjakarta yang Terintegrasi Stasiun MRT

    Dari Bintaro hingga Cinere, Ini Rute Transjakarta yang Terintegrasi Stasiun MRT

    Megapolitan
    Biografi Tokoh Dunia: Mahmoud Abbas, Presiden Ke-2 Negara Palestina

    Biografi Tokoh Dunia: Mahmoud Abbas, Presiden Ke-2 Negara Palestina

    Internasional
    Wagub NTT: Kalau Mau lihat Komodo yang Asli, Bayarnya Harus Mahal

    Wagub NTT: Kalau Mau lihat Komodo yang Asli, Bayarnya Harus Mahal

    Regional
    Saat Jokowi Mendadak Beli Durian di Dumai

    Saat Jokowi Mendadak Beli Durian di Dumai

    Nasional
    Satu Murid Calon Pendeta Lolos dari Pembunuhan di OKI, Polisi Tunggu Kondisinya Stabil

    Satu Murid Calon Pendeta Lolos dari Pembunuhan di OKI, Polisi Tunggu Kondisinya Stabil

    Regional
    Pertama Kali, OPD dan Camat se-Surabaya Teken Pakta Integritas Secara Elektronik

    Pertama Kali, OPD dan Camat se-Surabaya Teken Pakta Integritas Secara Elektronik

    Regional
    Wagub Sulut Ingatkan Kembali 7 Prioritas Pembangunan Sulut

    Wagub Sulut Ingatkan Kembali 7 Prioritas Pembangunan Sulut

    Regional
    Wapres Jamin Pemerintahan Berjalan Normal meski Presiden Sibuk Kampanye

    Wapres Jamin Pemerintahan Berjalan Normal meski Presiden Sibuk Kampanye

    Nasional
    Dievakuasi, Harimau Sumatera yang Terjerat di Riau Dipikul dengan Tandu Sambil Diinfus

    Dievakuasi, Harimau Sumatera yang Terjerat di Riau Dipikul dengan Tandu Sambil Diinfus

    Regional
    Instagramable, Terowongan Jalan Kendal Dipenuhi Pejalan Kaki yang Berfoto

    Instagramable, Terowongan Jalan Kendal Dipenuhi Pejalan Kaki yang Berfoto

    Megapolitan

    Close Ads X