Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Susno Siap Bongkar Kasus DPT dan IT KPU

Kompas.com - 13/05/2010, 15:51 WIB

DEPOK, KOMPAS.com — Ibarat perang gerilya melawan kekuatan besar, mantan Kabareskrim Komjen Susno Duadji mencari waktu yang tepat guna menyerang lawan. Ia tak akan diam atas ketidakberesan para elite Jakarta yang melibatkan oknum di institusinya.

Setelah dibui, Susno kini bersiap membongkar kasus lama yang semula redup, seperti masalah daftar pemilih tetap atau DPT, hingga kasus pengadaan perangkat teknologi informasi di Komisi Pemilihan Umum dalam Pilpres 2009.

Ia bahkan mengaku tahu persis skenario penembakan Nasruddin Zulkarnaen Iskandar yang menyeret Antasari Azhar saat menjabat Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi.

"Akan ada saatnya nanti persoalan DPT, IT KPU, kenapa Antasari ditahan, kenapa Zulkarnaen ditembak, ada saatnya membongkar itu," ujar Susno seperti disampaikan kepada politisi Partai Bulan Bintang, Ali Mochtar Ngabalin, Kamis (13/5/2010).

Ali yang tak lagi jadi anggota DPR itu membesuk Susno di sel B-4, kompleks Markas Brigade Mobil di Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Menurut Ali, Susno meyakinkan kepadanya selaku Ketua Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia agar tidak meragukan konsistensi dirinya.

"Ada roh kebenaran yang beliau bawa. Dia berjanji tidak akan mungkin mempertaruhkan jabatan dan akidahnya," kata Ali. Oleh karena itu, Susno berjanji tidak akan membohongi publik sebagai hikmah di balik penahanan dan penangkapan dirinya tanpa dasar hukum yang jelas. "Semua orang menuduh kami tidak bisa menunjukkan bukti," kata Susno lagi. (Yogi Gustaman)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Prajurit TNI AL Tembak Sipil di Makassar, KSAL: Proses Hukum Berjalan, Tak Ada yang Kebal Hukum

Prajurit TNI AL Tembak Sipil di Makassar, KSAL: Proses Hukum Berjalan, Tak Ada yang Kebal Hukum

Nasional
Demokrat Tak Keberatan PKS Gabung Pemerintahan ke Depan, Serahkan Keputusan ke Prabowo

Demokrat Tak Keberatan PKS Gabung Pemerintahan ke Depan, Serahkan Keputusan ke Prabowo

Nasional
Polri Tangkap 28.861 Tersangka Kasus Narkoba, 5.049 di Antaranya Direhabilitasi

Polri Tangkap 28.861 Tersangka Kasus Narkoba, 5.049 di Antaranya Direhabilitasi

Nasional
Soal Kekerasan di STIP, Menko Muhadjir: Itu Tanggung Jawab Institusi

Soal Kekerasan di STIP, Menko Muhadjir: Itu Tanggung Jawab Institusi

Nasional
Pertamina Goes To Campus 2024 Dibuka, Lokasi Pertama di ITB

Pertamina Goes To Campus 2024 Dibuka, Lokasi Pertama di ITB

Nasional
Demokrat Sudah Beri Rekomendasi Khofifah-Emil Dardak Maju Pilkada Jawa Timur

Demokrat Sudah Beri Rekomendasi Khofifah-Emil Dardak Maju Pilkada Jawa Timur

Nasional
14 Negara Disebut Akan Ambil Bagian dalam Super Garuda Shield 2024

14 Negara Disebut Akan Ambil Bagian dalam Super Garuda Shield 2024

Nasional
Khofifah Ingin Duet dengan Emil Dardak, Gerindra: Kami Akan Komunikasi dengan Partai KIM

Khofifah Ingin Duet dengan Emil Dardak, Gerindra: Kami Akan Komunikasi dengan Partai KIM

Nasional
Wamenkeu Sebut Pemilu 2024 Berkontribusi Besar Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Wamenkeu Sebut Pemilu 2024 Berkontribusi Besar Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Nasional
Mensos Risma Janjikan 3 Hal kepada Warga Kabupaten Sumba Timur

Mensos Risma Janjikan 3 Hal kepada Warga Kabupaten Sumba Timur

Nasional
SYL Renovasi Rumah Pribadi, tapi Laporannya Rumah Dinas Menteri

SYL Renovasi Rumah Pribadi, tapi Laporannya Rumah Dinas Menteri

Nasional
Jaksa KPK Sebut Nilai Total Gratifikasi dan TPPU Gazalba Saleh Capai Rp 62,8 M

Jaksa KPK Sebut Nilai Total Gratifikasi dan TPPU Gazalba Saleh Capai Rp 62,8 M

Nasional
Ratas Evaluasi Mudik, Jokowi Minta 'Rest Area' Diperbanyak

Ratas Evaluasi Mudik, Jokowi Minta "Rest Area" Diperbanyak

Nasional
Dugaan TPPU Hakim Gazalba Saleh: Beli Alphard, Kredit Rumah Bareng Wadir RSUD di Jakarta

Dugaan TPPU Hakim Gazalba Saleh: Beli Alphard, Kredit Rumah Bareng Wadir RSUD di Jakarta

Nasional
Anggota Bawaslu Intan Jaya Mengaku Disandera KKB Jelang Pemilu, Tebus Ratusan Juta Rupiah agar Bebas

Anggota Bawaslu Intan Jaya Mengaku Disandera KKB Jelang Pemilu, Tebus Ratusan Juta Rupiah agar Bebas

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com