Potensi Wisata Air "Water Boom" di Moga

Kompas.com - 08/04/2008, 17:30 WIB

Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang, memiliki potensi wisata air yang layak dikembangkan menjadi water boom. Wisata air water boom kini sedang menjadi salah satu magnet pariwisata bagi para wisatawan.

Konsep wisata water boom merupakan perpaduan dari beberapa unsur wisata air seperti kolam renang, polo air, papan luncur/perosotan, dayung, arung jeram atau rafting, dan lain sebagainya. Dapat pula dipadukan dengan unsur olahraga dan arena outbond sehingga cocok untuk lokasi wisata keluarga.

Di Moga terdapat pemandian atau kolam renang yang airnya disuplai dari sumber mata air alami di dekatnya. Konon, sejak zaman Belanda tempat ini sudah dijadikan pemandian umum yang digandrungi masyarakat.

Tak jauh dari lokasi kolam renang alami tersebut terdapat beberapa mata air yang membentuk seperti telaga bening yang disebut Cempaka Wulung. Pesona alam di sana sungguh menawan. Pohon-pohon hijau nan rindang membentengi riak-riak telaga bening yang menawarkan kedamaian kepada siapa saja yang menyinggahinya.

Potensi wisata air di Moga tersebut sudah layak untuk ditawarkan kepada para investor untuk dikembangkan, misalnya menjadi wisata air water boom. Adanya mata air alami merupakan salah satu faktor penting dibangunnya water boom.

Sebagai contoh, pembangunan water boom tahun 2004 di Owabong , Kabupaten Purbalingga. Ide dasar pembangunan water boom Owabong tak lepas dari sumber mata air alami yang ada di dekatnya. Kini obyek wisata water boom Owabong menjadi salah satu andalan pengumpul Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar di Kabupaten Purbalingga.

Dari sisi transportasi, Moga juga merupakan jalur yang dilalui kendaraan wisata dari arah Kota Pemalang atau Randudongkal menuju obyek wisata Pemandian Air Panas Guci, di kaki Gunung Slamet, Kabupaten Tegal. Tapi sayangnya, sangat jarang kendaraan wisata itu mau singgah ke Moga atau memasukkan Moga dalam daftar paket wisata mereka.

Ladang penghasil PAD

Apabila di Moga dibangun wisata air water boom, tentu akan lain ceritanya. Moga akan menjadi salah satu list yang tertulis dalam daftar paket wisata, bahkan oleh wisatawan dari luar daerah atau luar Jawa Tengah.

Bukan tidak mungkin, Moga juga akan menjadi salah satu ladang penghasil PAD terbesar dari sektor pariwisata di Kabupaten Pemalang, sebagaimana water boom Owabong di Purbalingga.

Hal yang perlu diperhatikan tentang adanya potensi pengembangan wisata di Moga ini, pertama, sosialisasi kepada masyarakat bahwa daerah tujuan wisata akan memiliki efek domino terhadap peningkatan ekonomi masyarakat sekitarnya.

Kedua, menjalin kerja sama erat antardinas terkait juga dengan pihak swasta tentang adanya potensi tersebut. Ketiga, gencarnya promosi wisata baik melalui media massa maupun dunia maya. Dalam hal ini dapat memanfaatkan situs www.pemalangkab.go.id.

EDI WINARNO AS Lahir di Pemalang, Mahasiswa Pascasarjana Udinus, Semarang, Peserta Program Beasiswa Unggulan Departemen Pendidikan Nasional


Editor

Close Ads X