Meutia Hatta: Saya Tak Mau Gegabah

Kompas.com - 15/01/2008, 10:49 WIB

JAKARTA, KCM- Ketua umum antarwaktu Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Meutia Hatta Swasono mengaku tidak mau gegabah, dan akan menjadikan pembangunan partainya itu sebagai prioritas, dibanding pencalonan dirinya sebagai presiden 2009. "Saya tidak mau gegabah, saya ingin partai ini besar dulu. Itu tanggung jawab saya yang pertama," ujar Meutia saat ditemui dalam acara Musyawarah Pimpinan Nasional IV dan Hari Ulang Tahun IX PKPI di Hotel Kartika Chandra, Jakarta. Selasa (15/1). Semalam, putri proklamator Indonesia ini, terpilih menjadi Ketua Umum antarwaktu PKPI.

Lebih lanjut Meutia menegaskan, sampai tahun 2009, PKPI merupakan aliansi resmi pendukung pasangan Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla. Sementara, berkaitan dengan kesediaannya menjadi ketua umum partai, ia mengaku ia tak pernah bermimpi atau mencita-citakannya. Namun, sebagai Menteri Pemberdayaan Wanita, ia ingin memberi contoh bahwa perempuan pun mampu masuk dalam dunia politik. "Saya harus memberi contoh. Susah kalau saya tidak sama antara perbuatan dan perkataan," katanya lagi.

Meutia ditetapkan sebagai ketua umum partai PKPI paruh waktu, semalam (Senin, 14/1), karena periode 2005-2010 merupakan periode almarhum Eddy Sudrajat. "Karena beliau (Eddy Sudrajat) meninggal 1 Desember, PKP Indonesia mencari pengganti beliau, jadi kembali ke saya. Saya juga dulu menjadi salah satu deklarator berdirinya partai," tutur Meutia. (DIV)


Editor

Terkini Lainnya

Beredar Pesan Berantai soal Difteri Serang 600 Warga di Solo, Ini Penjelasan Dinkes

Beredar Pesan Berantai soal Difteri Serang 600 Warga di Solo, Ini Penjelasan Dinkes

Regional
Berbagai Alasan Sirkus Hewan Masih Ditemukan, Salah Satunya Regulasi Lemah

Berbagai Alasan Sirkus Hewan Masih Ditemukan, Salah Satunya Regulasi Lemah

Nasional
KPU Dorong Pemilih yang Pindah TPS Ajukan Uji Materi ke MK

KPU Dorong Pemilih yang Pindah TPS Ajukan Uji Materi ke MK

Nasional
LSI Sebut Elektabilitas di Bawah 1 Persen, PSI Masih Optimistis Lolos ke Parlemen

LSI Sebut Elektabilitas di Bawah 1 Persen, PSI Masih Optimistis Lolos ke Parlemen

Nasional
 2 Guru SD yang Tertangkap Nyabu di Rumah Dinas Tak Pernah Bermasalah di Sekolah

2 Guru SD yang Tertangkap Nyabu di Rumah Dinas Tak Pernah Bermasalah di Sekolah

Regional
Pura-pura Ambeien Saat Akan Diperiksa, Kurir Buang Sabu ke Tong Sampah Toilet Bandara

Pura-pura Ambeien Saat Akan Diperiksa, Kurir Buang Sabu ke Tong Sampah Toilet Bandara

Regional
Selasa Pekan Depan, KPU Tentukan Moderator Debat Ketiga Pilpres

Selasa Pekan Depan, KPU Tentukan Moderator Debat Ketiga Pilpres

Nasional
Ketika Ganjar Ajak Pengemis Makan Siang dan Selawat Bersama

Ketika Ganjar Ajak Pengemis Makan Siang dan Selawat Bersama

Nasional
Ratusan Anak di Bawah Umur Terlibat Kecelakaan Setiap Tahun

Ratusan Anak di Bawah Umur Terlibat Kecelakaan Setiap Tahun

Regional
Pencuri Gagal Bawa Kabur Mobil Ferrari karena Tak Tahu Cara Mengemudikannya

Pencuri Gagal Bawa Kabur Mobil Ferrari karena Tak Tahu Cara Mengemudikannya

Internasional
BPN Prabowo Sebut Elektabilitas Jokowi di Jateng Turun, Ini Kata Wakil Ketua TKN

BPN Prabowo Sebut Elektabilitas Jokowi di Jateng Turun, Ini Kata Wakil Ketua TKN

Nasional
Moeldoko Klaim Pemerintah Sudah Tekan Kebakaran Hutan dan Lahan

Moeldoko Klaim Pemerintah Sudah Tekan Kebakaran Hutan dan Lahan

Nasional
'Kami Pun Muak dengan Komentar yang Dibuat oleh Shamima'

"Kami Pun Muak dengan Komentar yang Dibuat oleh Shamima"

Internasional
Gunung Agung Erupsi, Tinggi Kolom Abu Mencapai 700 Meter

Gunung Agung Erupsi, Tinggi Kolom Abu Mencapai 700 Meter

Regional
Polisi Tangkap Kurir yang Hendak Selundupkan Sabu di Selangkangan Via Bandara di Palembang

Polisi Tangkap Kurir yang Hendak Selundupkan Sabu di Selangkangan Via Bandara di Palembang

Regional

Close Ads X