Salin Artikel

Berikut Daftar Bantuan Sosial yang Diminta Jokowi Cair Bulan Juli

Selama kebijakan tersebut berlaku, diterapkan pembatasan kegiatan pada sejumlah sektor, mulai dari usaha, pendidikan, restoran, transportasi, wisata, seni budaya, hingga sosial kemasyarakatan.

Menyusul kebijakan tersebut, pemerintah akan kembali menggulirkan berbagai bantuan sosial (bansos).

Presiden Joko Widodo pun telah menginstruksikan jajarannya agar mempercepat pencairan bansos pada bulan Juli ini.

Instruksi tersebut Jokowi sampaikan dalam sidang kabinet paripurna di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (5/7/2021).

"Perlindungan sosial ini tadi instruksi Bapak Presiden agar untuk dilakukan akselerasi pembayarannya minggu ini," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani usai sidang kabinet.

Berikut sejumlah bansos yang rencananya dicairkan bulan Juli:

1. Program Keluarga Harapan (PKH)

Sebagaimana instruksi Presiden, penyaluran PKH akan dilakukan awal Juli ini. Sri Mulyani mengatakan, pencairan PKH kuartal III ini akan dirapel tiga bulan sekaligus.

Pada kuartal II, pencairan PKH mencapai Rp 13,96 triliun dengan total 9,9 juta keluarga penerima manfaat (KPM).

Ditargetkan, penyaluran PKH kuartal III mampu menyasar 10 juta penerima.

"Sehingga bisa membantu masyarakat," kata Sri Mulyani.

2. Bantuan Sosial Tunai (BST)

Selain PKH, Jokowi meminta agar BST dicairkan pada bulan ini.

Total ada 10 juta KPM program BST. Mereka merupakan masyarakat yang tidak mampu dan keluarga miskin yang belum menerima bantuan PKH serta Kartu Sembako.

Setiap KPM akan menerima bansos BST senilai Rp 300.000 per bulan.

"Untuk bansos tunai tadi akan dibayarkan 2 bulan untuk 10 juta penerima, sehingga akan dibutuhkan Rp 6,1 triliun," ujar Sri Mulyani.

3. Kartu Sembako

Jokowi juga menginstruksikan agar penyaluran Kartu Sembako dapat dilakukan pada awal Juli.

Saat ini total penerima Kartu Sembako mencapai 15,93 juta KPM. Pemerintah berencana meningkatkan jangkauan penerimanya menjadi 18,8 juta KPM.

Setiap KPM akan menerima bantuan Kartu Sembako Rp 200.000 setiap bulan.

4. BLT dana desa

Pemerintah telah menganggarkan Rp 28,8 triliun untuk program BLT dana desa pada tahun 2021.

Penerima bantuan tersebut berupa keluarga miskin dan tidak mampu di desa. Setiap KPM akan menerima bantuan senilai Rp 300.000 per bulan.

Pemerintah telah menyalurkan BLT dana desa ke 5 juta KPM dan ditargetkan dapat ditingkatkan hingga 8 juta KPM.

"Dan saat ini bisa diakselerasi juga pada bulan Juli," kata Sri Mulyani.

5. Kartu Prakerja

Pemerintah juga berencana kembali membuka bantuan Kartu Prakerja pada bulan ini. Anggaran yang telah dialokasikan untuk program bantuan tersebut mencapai Rp 10 triliun.

Ditargetkan, program ini mampu menyasar 2,8 juta penerima.

https://nasional.kompas.com/read/2021/07/07/10270921/berikut-daftar-bantuan-sosial-yang-diminta-jokowi-cair-bulan-juli

Terkini Lainnya

Prabowo: Kami Maju dengan Kesadaran Didukung Kumpulan Tokoh Kuat, Termasuk PBNU

Prabowo: Kami Maju dengan Kesadaran Didukung Kumpulan Tokoh Kuat, Termasuk PBNU

Nasional
Prabowo: Saya Merasa Dapat Berkontribusi Beri Solusi Tantangan Bangsa

Prabowo: Saya Merasa Dapat Berkontribusi Beri Solusi Tantangan Bangsa

Nasional
Prabowo Sebut Jokowi Siapkan Dirinya Jadi Penerus

Prabowo Sebut Jokowi Siapkan Dirinya Jadi Penerus

Nasional
Prabowo mengaku Punya Kedekatan Alamiah dengan Kiai NU

Prabowo mengaku Punya Kedekatan Alamiah dengan Kiai NU

Nasional
Imigrasi Deportasi 2 WN Korsel Produser Reality Show 'Pick Me Trip in Bali'

Imigrasi Deportasi 2 WN Korsel Produser Reality Show "Pick Me Trip in Bali"

Nasional
Prabowo Berterima Kasih ke PBNU karena Komitmen Dukung Pemerintahan ke Depan

Prabowo Berterima Kasih ke PBNU karena Komitmen Dukung Pemerintahan ke Depan

Nasional
Gus Yahya: Tak Ada Peran yang Lebih Tepat bagi PBNU Selain Bantu Pemerintah

Gus Yahya: Tak Ada Peran yang Lebih Tepat bagi PBNU Selain Bantu Pemerintah

Nasional
Gus Yahya: Ini Halal Bihalal Keluarga, Prabowo-Gibran Anggota Keluarga NU

Gus Yahya: Ini Halal Bihalal Keluarga, Prabowo-Gibran Anggota Keluarga NU

Nasional
Data Penyelidikan SYL Diduga Bocor, KPK Akan Periksa Internal Setelah Febri Diansyah dkk Bersaksi di Sidang

Data Penyelidikan SYL Diduga Bocor, KPK Akan Periksa Internal Setelah Febri Diansyah dkk Bersaksi di Sidang

Nasional
Prabowo Tiba di Acara Halal Bihalal PBNU, Diantar Gibran Masuk Gedung

Prabowo Tiba di Acara Halal Bihalal PBNU, Diantar Gibran Masuk Gedung

Nasional
Gerindra Tegaskan Prabowo Belum Susun Kabinet, Minta Pendukung Tak Bingung

Gerindra Tegaskan Prabowo Belum Susun Kabinet, Minta Pendukung Tak Bingung

Nasional
Hadiri Halal Bihalal PBNU, Gibran Disambut Gus Yahya dan Gus Ipul

Hadiri Halal Bihalal PBNU, Gibran Disambut Gus Yahya dan Gus Ipul

Nasional
Gempa Garut, Tenda Pengungsian Didirikan di Halaman RS Sumedang

Gempa Garut, Tenda Pengungsian Didirikan di Halaman RS Sumedang

Nasional
Anies Diprediksi Bakal Terima Tawaran Nasdem Jadi Cagub DKI jika Tak Ada Panggung Politik Lain

Anies Diprediksi Bakal Terima Tawaran Nasdem Jadi Cagub DKI jika Tak Ada Panggung Politik Lain

Nasional
9 Kabupaten dan 1 Kota  Terdampak Gempa M 6,2 di Garut

9 Kabupaten dan 1 Kota Terdampak Gempa M 6,2 di Garut

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke