Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Megawati dan Muhaimin Akan Bertemu, PKB: Semakin Cepat Semakin Bagus

Kompas.com - 06/07/2023, 18:57 WIB
Tatang Guritno,
Sabrina Asril

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Syaiful Huda mengatakan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar tengah diupayakan untuk bertemu dengan Ketua PDI-P Megawati Soekarnoputri.

Ia mengatakan pertemuan itu merupakan tindak lanjut dari komunikasi antara fraksi PKB dan PDI-P di DPR RI yang berlangsung Rabu (5/7/2023).

“Nanti (hasil komunikasi disampaikan) setelah terealisasi pertemuan Bu Mega bersama Gus Imin. Semakin cepat semakin bagus,” ungkap Huda di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (6/7/2023).

Huda mengatakan komunikasi antara Muhaimin dan Megawati merupakan hal yang biasa. Sebab, PKB dan PDI-P memiliki hubungan baik karena pernah bekerja sama dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 dan 2019.

Baca juga: Megawati Bakal Turun Tangan dalam Penetapan Cagub DKI dari PDI-P

“Kami berteman lama sama PDI-P, termasuk hari ini kita juga koalisi (selama) 10 tahun. Jadi kita enggak ada hambatan sama sekali sama PDI-P,” ucap dia.

Saat ini, PKB telah bekerja sama dengan Partai Gerindra dan membentuk Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR). Namun, Huda menampik jika komunikasi dengan PDI-P merupakan bagian dari manuver politik PKB untuk meninggalkan Gerindra.

Bahkan, Huda mengklaim, Gerindra juga tengah mengupayakan pertemuan antara Megawati dengan Prabowo Subianto.

“Enggak (takut dianggap manuver politik), setahu saya Pak Prabowo juga sudah sempat dijadwalkan ketemu Bu Mega juga kan, tapi juga belum terjadwal. Ya kalau Pak Prabowo enggak bisa ketemu, Cak Imin bisa ketemu lah,” imbuh dia.

Baca juga: Dibisiki Megawati di Acara Pernikahan, Mahfud: Cerita Panjang

Diketahui saat ini PDI-P dan Gerindra bergerak di poros yang berbeda. Sebab, Gerindra dan PKB ingin mengusung Prabowo sebagai bacapres. Sedangkan PDI-P telah mendeklarasikan Ganjar Pranowo sebagai bakal RI-1.

Saat ini, tengah ramai diperbincangkan publik ke mana arah dukungan Presiden Joko Widodo. Pasalnya, meski kader PDI-P, akhir-akhir ini Jokowi juga kerap menunjukan kedekatannya pada Prabowo.

Di sisi lain, Gerindra dan PDI-P masih membuka komunikasi pada parpol lain untuk menambah basis dukungan pada bacapres masing-masing.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang


Terkini Lainnya

Spesifikasi 2 Kapal Patroli Cepat Terbaru Milik TNI AL

Spesifikasi 2 Kapal Patroli Cepat Terbaru Milik TNI AL

Nasional
Jokowi Panen Ikan Nila Salin di Tambak Air Payau di Karawang

Jokowi Panen Ikan Nila Salin di Tambak Air Payau di Karawang

Nasional
Momen Hakim MK Tegur Kuasa Hukum Caleg yang Mendebatnya

Momen Hakim MK Tegur Kuasa Hukum Caleg yang Mendebatnya

Nasional
Kejar Pemerataan Dokter Spesialis, Kemenkes Luncurkan Pendidikan Dokter Spesialis Berbasis RS Pendidikan

Kejar Pemerataan Dokter Spesialis, Kemenkes Luncurkan Pendidikan Dokter Spesialis Berbasis RS Pendidikan

Nasional
Jokowi Bakal Bisiki Prabowo Anggarkan Program Budi Daya Nila Salin jika Menjanjikan

Jokowi Bakal Bisiki Prabowo Anggarkan Program Budi Daya Nila Salin jika Menjanjikan

Nasional
Ma'ruf Amin: 34 Kementerian Sudah Cukup, tetapi Bisa Lebih kalau Perlu

Ma'ruf Amin: 34 Kementerian Sudah Cukup, tetapi Bisa Lebih kalau Perlu

Nasional
Ada Gugatan Perdata dan Pidana, KPK Mengaku Harus Benar-benar Kaji Perkara Eddy Hiariej

Ada Gugatan Perdata dan Pidana, KPK Mengaku Harus Benar-benar Kaji Perkara Eddy Hiariej

Nasional
Jokowi Resmikan Modeling Budi Daya Ikan Nila Salin di Karawang

Jokowi Resmikan Modeling Budi Daya Ikan Nila Salin di Karawang

Nasional
Jokowi Naik Heli ke Karawang, Resmikan Tambak Ikan Nila dan Cek Harga Pangan

Jokowi Naik Heli ke Karawang, Resmikan Tambak Ikan Nila dan Cek Harga Pangan

Nasional
Sidang SYL, KPK Hadirkan Direktur Pembenihan Perkebunan Jadi Saksi

Sidang SYL, KPK Hadirkan Direktur Pembenihan Perkebunan Jadi Saksi

Nasional
Proyek Jet Tempur KF-21 Boramae dengan Korsel yang Belum Capai Titik Temu…

Proyek Jet Tempur KF-21 Boramae dengan Korsel yang Belum Capai Titik Temu…

Nasional
Indonesia Kecam Serangan Israel ke Rafah, Minta PBB Bertindak

Indonesia Kecam Serangan Israel ke Rafah, Minta PBB Bertindak

Nasional
Ganjar dan Anies Pilih Oposisi, Akankah PDI-P Menyusul?

Ganjar dan Anies Pilih Oposisi, Akankah PDI-P Menyusul?

Nasional
Kata Gibran soal Urgensi Adanya Kementerian Khusus Program Makan Siang Gratis

Kata Gibran soal Urgensi Adanya Kementerian Khusus Program Makan Siang Gratis

Nasional
Riwayat Gus Muhdlor: Hilang Saat OTT, Beralih Dukung Prabowo, Akhirnya Tetap Ditahan KPK

Riwayat Gus Muhdlor: Hilang Saat OTT, Beralih Dukung Prabowo, Akhirnya Tetap Ditahan KPK

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com