Petang Ini, Kementerian Agama Gelar Sidang Isbat Tentukan Awal Ramadhan - Kompas.com

Petang Ini, Kementerian Agama Gelar Sidang Isbat Tentukan Awal Ramadhan

Sandro Gatra
Kompas.com - 08/07/2013, 11:14 WIB
TRIBUN JOGJA/HASAN SAKRI GHOZALI Ilustrasi: Petugas dari Kemenag Perwakilan DI Yogyakarta melakukan pemantauan hilal di Pos Observasi Bulan (POB) Syekh Bela Belu, Parangkusumo, Bantul, DI Yogyakarta, Kamis (19/7/2012). Dalam pemantauan tersebut hilal awal bulan Ramadan tidak terlihat karena terhalang awan.


JAKARTA, KOMPAS.com
 — Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat untuk menentukan awal bulan Ramadhan 1434 H di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Senin (8/7/2013) petang. Melalui sidang isbat, Kementerian Agama atau Kemenag akan menetapkan awal puasa Ramadhan.

Seperti dikutip situs Sekretariat Kabinet, sidang isbat akan diikuti oleh para ahli astronomi dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan). Mereka akan mempresentasikan posisi bulan dari seluruh Indonesia.

Kepala Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat Kemenag Zubaidi mengatakan, melalui Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Kemenag telah mempersiapkan tim hisab dan rukyat di seluruh Indonesia. Tim pengamatan hilal disebar di berbagai titik di 33 provinsi.

Dalam pemantauan hilal, Kemenag menurut Zubaidi juga akan melibatkan tim hisab dan rukyat dari masyarakat dan ormas Islam, Nahdlatul Ulama, dan beberapa pesantren.

Hasil sidang isbat yang diharapkan selesai 19.45 WIB, tambah dia, akan langsung disosialisasikan ke masyarakat malam nanti. Pihaknya akan mengirimkan surat edaran ke semua kantor wilayah Kemenag.

Ketua MUI Pusat Umar Shihab mengatakan, MUI masih menunggu penetapan pemerintah terkait awal Ramadhan 2013. Jika terjadi perbedaan penetapan awal Ramadhan, MUI berharap hal itu tidak dibesar-besarkan lantaran umat Islam Indonesia sudah terbiasa mengalami perbedaan pelaksanaan awal Ramadhan.

Sebelumnya, dengan metode hisab, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadhan pada Selasa (9/7/2013) besok. Muhammadiyah tidak akan hadir dalam sidang isbat karena sudah menentukan awal Ramadhan. Adapun PBNU belum menentukan awal Ramadhan dan akan menggunakan metode rukyat.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    PenulisSandro Gatra
    EditorInggried Dwi Wedhaswary
    Komentar

    Close Ads X
    Close [X]
    Radio Live Streaming
    Sonora FM • Motion FM • Smart FM